Sisipublik.com – Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 menempati posisi ke-53 dalam daftar 100 kota terbaik dunia, Berdasarkan laporan World’s Best Cities 2026 yang dirilis Resonance Consultancy, perusahaan riset yang berbasis di Brussels, Belgia. Posisi tersebut menempatkan Jakarta di atas Washington DC, Amerika Serikat, yang berada di peringkat 57 serta Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, di posisi ke-86.
Pencapaian tersebut menunjukkan daya saing Jakarta yang semakin kuat sebagai kota metropolitan modern. Meskipun masih berada di bawah Kuala Lumpur dan Guangzhou, ibu kota Indonesia itu terus memperkuat daya tariknya melalui pembangunan infrastruktur dan perkembangan ekonomi.
Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 Di dukung Popularitas Digital
Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 juga mendapat dorongan dari tingginya popularitas kota ini di ranah digital. President & CEO Resonance Consultancy, Chris Fair, menjelaskan bahwa perkembangan transportasi dan eksistensi Jakarta di media sosial menjadi faktor penting yang meningkatkan peringkat kota tersebut.
Menurutnya, Jakarta menempati peringkat kesembilan dunia untuk unggahan Instagram dan peringkat kedelapan dunia untuk konten TikTok. Tidak hanya itu, Jakarta juga masuk jajaran 10 besar dunia pada kategori pusat perbelanjaan serta destinasi wisata ramah keluarga.
Dengan capaian tersebut, Jakarta semakin di kenal sebagai kota yang menawarkan berbagai pilihan hiburan dan aktivitas bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kawasan Ikonik Menjadi Magnet Daya Tarik Kota
Sementara itu, sejumlah kawasan populer turut berkontribusi meningkatkan daya tarik Jakarta. Kawasan Kota Tua yang telah diperbarui, area Sudirman Central Business District (SCBD), hingga kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menjadi destinasi favorit yang mendongkrak skor daya tarik atau lovability hingga menempati posisi ke-28 dunia.
Di sisi lain, Resonance Consultancy menilai perpindahan ibu kota negara ke Nusantara tidak akan mengurangi peran Jakarta sebagai pusat ekonomi nasional. Chris Fair menilai pusat aktivitas bisnis tetap berada di Jakarta meskipun status ibu kota berpindah.
Infrastruktur dan Investasi Memperkuat Posisi Jakarta
Kekuatan ekonomi Jakarta semakin terlihat melalui investasi besar di sektor teknologi dan properti perkantoran. Pembangunan pusat data di koridor Bekasi-Cikarang serta hadirnya gedung perkantoran premium di kawasan Sudirman, Kuningan, dan TB Simatupang memperkuat peran Jakarta sebagai pusat ekonomi regional.
Selanjutnya, sektor transportasi juga mengalami peningkatan yang signifikan. Integrasi LRT Jabodebek, pembangunan MRT Jakarta Fase 2, serta akses Kereta Bandara Soekarno-Hatta membantu mobilitas masyarakat menjadi lebih efisien.
Pemeringkatan World’s Best Cities 2026 menggunakan metode Place Power Score dengan 46 indikator penilaian. Aspek yang di nilai mencakup kenyamanan hidup, daya tarik kota, dan tingkat kemakmuran.
Selain memakai data kuantitatif, lembaga tersebut juga menggabungkan hasil survei persepsi publik global yang melibatkan lebih dari 21 ribu responden dari 31 negara melalui Ipsos. Hasil tersebut memperlihatkan bahwa Jakarta semakin mendapat pengakuan sebagai salah satu kota berpengaruh di dunia. (j/*)










Komentar