Merek Mobil Cina Makin Ramai di Indonesia, Gaikindo Dorong Komitmen Bangun Pabrik Lokal

Pasar Otomotif RI Dinilai Masih Menarik di Mata Investor Global

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Merek Mobil Cina Makin Ramai di Indonesia, Gaikindo Dorong Komitmen Bangun Pabrik Lokal (foto: tempo)

Merek Mobil Cina Makin Ramai di Indonesia, Gaikindo Dorong Komitmen Bangun Pabrik Lokal (foto: tempo)

Sisipublik.com – Merek mobil asal China semakin agresif masuk ke Tanah Air. Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) meminta para pemain baru tidak hanya fokus memasarkan produk, tetapi juga menunjukkan komitmen investasi melalui pembangunan fasilitas produksi lokal.

Ketua Umum Gaikindo, Putu Juli Ardika, menilai derasnya kedatangan merek otomotif China menjadi sinyal positif bagi industri nasional. Menurut dia, kondisi itu memperlihatkan pasar Indonesia masih memiliki daya tarik kuat di mata investor internasional sekaligus membuka ruang pertumbuhan yang besar untuk sektor otomotif.

Putu mengatakan kehadiran merek baru bukan sekadar menambah pilihan kendaraan bagi konsumen. Di sisi lain, langkah tersebut juga membuka peluang investasi yang lebih luas dan memperkuat ekosistem industri otomotif dalam negeri.

Gaikindo pun menyambut baik jika para pemegang merek baru mengambil langkah lebih jauh dengan membangun fasilitas manufaktur di Indonesia. Kehadiran pabrik lokal di nilai bisa memperkuat rantai pasok nasional, menciptakan lapangan kerja, sekaligus memperbesar peluang ekspor kendaraan dari Indonesia ke pasar global.

Baca Juga :  Innova Crysta 2026 Hadir Lebih Segar, Apa Saja Pembaruan yang Dibawa MPV Andalan Toyota Ini?

Sejumlah merek asal China di pastikan meramaikan pasar domestik tahun ini. Nama-nama seperti BAW, Changan, iCar, Leapmotor, hingga Farizon akan tampil dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2026 yang berlangsung pada 30 Juli sampai 9 Agustus 2026 di ICE BSD City.

Dari beberapa nama tersebut, Changan dan Leapmotor akan masuk melalui Indomobil Group. Keduanya juga telah menyiapkan produksi lokal dengan skema completely knocked down (CKD) di fasilitas National Assemblers di Purwakarta, Jawa Barat.

Sementara itu, BYD juga memperkuat langkah investasinya di Indonesia. Perusahaan tersebut tengah membangun pabrik di Subang, Jawa Barat, dengan kapasitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun.

Baca Juga :  Yamaha MX King Terbaru 2026 Bikin Penasaran, Kini Punya Traction Control dan Fitur Motor Sport

Nilai investasi pembangunan fasilitas BYD di perkirakan mencapai Rp11,2 triliun. Kehadiran pabrik itu di harapkan ikut memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu basis produksi kendaraan di kawasan.

Di tengah masuknya pemain baru, kinerja penjualan mobil nasional juga menunjukkan tren positif. Data Gaikindo mencatat distribusi wholesales sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 289.787 unit. Angka itu tumbuh 12,5 persen di banding periode yang sama tahun lalu yang tercatat 257.647 unit.

Penjualan ritel juga ikut naik 6,9 persen menjadi 287.581 unit pada empat bulan pertama tahun ini.

Meski begitu, pelaku industri menilai pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya mencerminkan pemulihan daya beli masyarakat secara merata. GIIAS 2026  bisa menjadi momentum untuk mendongkrak minat beli konsumen sekaligus menjaga laju pertumbuhan industri otomotif nasional sepanjang tahun ini. (j/*)

Berita Terkait

Kopi RI Tembus Pasar Maroko & China, Permintaan Dunia terhadap Kopi Indonesia Terus Meningkat
Pemilik Minimarket O!Save Makin Dicari, Ini Profil Perusahaan dan Konsep Harga Hematnya
Yamaha MX King Terbaru 2026 Bikin Penasaran, Kini Punya Traction Control dan Fitur Motor Sport
Sport Tourism Jadi Sumber Pendapatan, Erick Thohir Dorong Olahraga Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
VinFast Perluas Mobilitas Listrik ke Indonesia, Produksi 1 Juta E-Motorcycle
Hilirisasi Nikel Hadapi Tantangan Teknologi Baru, Indonesia Perlu Diversifikasi Industri Baterai EV
Kredit Usaha Rakyat BRI Capai Rp84,36 Triliun, Sektor Ini Ternyata Menjadi Penerima Terbesar
Ekspor Kopi Teh dan Kakao Jabar Tembus Rp25 Miliar, WIITEX 2026 Perluas Pasar Global

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 05:00 WIB

Kopi RI Tembus Pasar Maroko & China, Permintaan Dunia terhadap Kopi Indonesia Terus Meningkat

Sabtu, 18 Juli 2026 - 10:00 WIB

Pemilik Minimarket O!Save Makin Dicari, Ini Profil Perusahaan dan Konsep Harga Hematnya

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Yamaha MX King Terbaru 2026 Bikin Penasaran, Kini Punya Traction Control dan Fitur Motor Sport

Jumat, 3 Juli 2026 - 08:00 WIB

Sport Tourism Jadi Sumber Pendapatan, Erick Thohir Dorong Olahraga Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 07:00 WIB

VinFast Perluas Mobilitas Listrik ke Indonesia, Produksi 1 Juta E-Motorcycle

Berita Terbaru