Insentif Film Nasional Perkuat Industri Kreatif, DKI Jakarta Wujudkan Kota Sinema

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Insentif Film Nasional Perkuat Industri Kreatif, DKI Jakarta Wujudkan Kota Sinema (foto: sindonews)

Insentif Film Nasional Perkuat Industri Kreatif, DKI Jakarta Wujudkan Kota Sinema (foto: sindonews)

Sisipublik.com – Insentif film nasional menjadi langkah baru yang di tempuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat industri perfilman Tanah Air. Melalui kebijakan terbaru, Pemprov DKI memberikan keringanan pajak sebesar 50 persen bagi jasa kesenian dan hiburan berupa tontonan film nasional. Langkah ini sekaligus menjadi upaya mendorong Jakarta sebagai pusat perfilman Indonesia.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 531 Tahun 2026 tentang Pemberian Keringanan Pokok Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Jasa Kesenian dan Hiburan untuk Tontonan Film Nasional. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung telah menandatangani aturan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan industri kreatif.

Selain itu, kebijakan insentif film nasional lahir setelah Pemprov DKI Jakarta melakukan pembahasan bersama asosiasi produser film dan Gabungan Pengusaha Bioskop Seluruh Indonesia (GPBSI). Pemerintah daerah berharap langkah tersebut dapat meningkatkan gairah produksi film di ibu kota.

Baca Juga :  Kartu Pekerja Jakarta Beri Akses Transportasi Gratis dan Pangan Murah bagi Puluhan Ribu Pekerja

Insentif Film Nasional Diharapkan Tingkatkan Produksi

Pramono Anung menegaskan, keringanan pajak itu bertujuan meningkatkan jumlah produksi film nasional sekaligus menarik lebih banyak rumah produksi untuk berkarya di Jakarta.

Menurutnya, dukungan fiskal tersebut dapat memacu semangat pelaku industri kreatif. Dengan demikian, Jakarta memiliki peluang lebih besar untuk berkembang menjadi kota sinema sekaligus pusat perfilman nasional.

“Pemprov DKI Jakarta memutuskan memberi keringanan 50 persen atas barang dan jasa tertentu atas jasa kesenian dan hiburan untuk tontonan film nasional,” ujar Pramono di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu (21/6/2026).

Insentif Film Nasional Perkuat Ekosistem Perfilman Jakarta

Sementara itu, pemerintah daerah tetap menerima sebagian pendapatan pajak yang masuk ke kas daerah. Dana tersebut nantinya akan mendukung pengembangan ekosistem perfilman secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Pramono menjelaskan, pemerintah akan mengarahkan penerimaan pajak tersebut untuk membangun infrastruktur serta menjalankan berbagai program penguatan industri film nasional.

Baca Juga :  Anjasmara Bangun Merek Body Care, Fokus Hadirkan Produk yang Nyaman Digunakan

Karena itu, keberadaan kebijakan insentif film nasional tidak hanya membantu pelaku usaha perfilman, tetapi juga memperkuat fondasi industri kreatif di Jakarta dalam jangka panjang.

“Sebanyak 50 persen pajak yang kembali kepada Bapenda DKI Jakarta akan di gunakan sepenuhnya untuk ekosistem perfilman, baik pembangunan infrastruktur maupun program penguatan film nasional,” katanya.

Jakarta Dibidik Menjadi Pusat Perfilman Nasional

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta ingin menghadirkan lingkungan yang semakin ramah bagi industri perfilman. Pemerintah berharap semakin banyak sineas dan rumah produksi memilih Jakarta sebagai lokasi produksi.

Apabila target tersebut tercapai, Jakarta berpotensi menjadi kota sinema yang mampu menopang perkembangan industri kreatif nasional sekaligus memperluas kontribusi ekonomi sektor perfilman. (j/*)

Berita Terkait

Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor, 10.200 Pelari dari 17 Negara Ramaikan Sport Tourism Yogyakarta
Pertanian Modern Banten Jadi Magnet Baru, Pemuda Diajak Kelola Lahan dengan Teknologi
SPMB Jabar Tahap 1 Berakhir, Disdik Minta Calon Siswa Segera Daftar Ulang
Minapadi Salin BRIN Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Pesisir di Batang
Rekomendasi Drama Korea Populer, Tiga Judul yang Sedang Digemari Penonton Korea Selatan
Wajah Urban Jakarta tampil Cultural Clashing Fukuoka, Begini Cara Seniman Indonesia Memikat Publik Jepang
Sinopsis Drama China Sweet Teeth: Kisah Romansa Manis Dokter Gigi dan Pustakawan yang Berawal dari Salah Paham
Momen Romantis My Royal Nemesis, 7 Adegan Couple yang Bikin Gemas dan Terbawa Perasaan
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:30 WIB

Insentif Film Nasional Perkuat Industri Kreatif, DKI Jakarta Wujudkan Kota Sinema

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:30 WIB

Mandiri Jogja Marathon 2026 Catat Rekor, 10.200 Pelari dari 17 Negara Ramaikan Sport Tourism Yogyakarta

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:30 WIB

Pertanian Modern Banten Jadi Magnet Baru, Pemuda Diajak Kelola Lahan dengan Teknologi

Minggu, 21 Juni 2026 - 06:00 WIB

SPMB Jabar Tahap 1 Berakhir, Disdik Minta Calon Siswa Segera Daftar Ulang

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:16 WIB

Minapadi Salin BRIN Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Pesisir di Batang

Berita Terbaru