AAV M-35 Marinir Perkuat Mobilitas Pasukan dari Laut ke Daratan

- Jurnalis

Selasa, 29 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kendaraan tempur amfibi AAV M-35 Korps Marinir TNI AL saat penerimaan 12 unit tahap pertama di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan (foto: kementerian pertahanan)

Kendaraan tempur amfibi AAV M-35 Korps Marinir TNI AL saat penerimaan 12 unit tahap pertama di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan (foto: kementerian pertahanan)

Sisipublik.com – AAV M-35 Marinir mulai memperkuat kemampuan mobilitas pasukan Korps Marinir TNI Angkatan Laut setelah 12 unit kendaraan tempur amfibi tersebut tiba dalam pengadaan tahap pertama. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyerahkan kendaraan itu dalam acara penerimaan di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (28/9/2026).

Kendaraan tersebut memiliki fungsi utama untuk mendukung pergerakan pasukan dalam operasi amfibi. Dengan sistem penggerak roda rantai, AAV M-35 dapat bergerak di perairan sekaligus melanjutkan perjalanan menuju pantai dan wilayah daratan.

AAV M-35 Marinir Mendukung Pergerakan Pasukan

AAV M-35 Marinir merupakan varian AAV-7A1 yang dikembangkan dari AAV7A1 RAM/RS untuk memenuhi kebutuhan operasi Korps Marinir. Kendaraan ini membawa hingga 21 prajurit dan tiga awak, yakni komandan kendaraan, pengemudi, serta penembak.

Baca Juga :  TNI Fair 2026 Buka Akses Publik untuk Kenal Alutsista dan Teknologi Pertahanan

Selain itu, penamaan M-35 memiliki arti khusus dalam struktur Korps Marinir. Huruf “M” merujuk pada Marinir, angka “3” menggambarkan tiga awak kendaraan, sedangkan angka “5” menunjukkan kemampuan menghadapi kondisi laut hingga Sea State 5.

Kemampuan tersebut membuat kendaraan ini memiliki peran penting dalam mobilitas pasukan dari laut menuju pantai. Setelah mencapai daratan, AAV M-35 juga dapat melanjutkan pergerakan pasukan menuju sasaran di wilayah darat.

Tahap Pertama Pengadaan 35 Unit

Penerimaan 12 unit pada Senin merupakan tahap awal dari pengadaan AAV M-35 untuk TNI AL. ANTARA melaporkan TNI AL akan menerima total 35 unit kendaraan tersebut, dengan 23 unit berikutnya dijadwalkan menyusul.

Sementara itu, Kemhan menyebut penerimaan tahap pertama tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kemampuan operasi amfibi Korps Marinir dalam menjalankan tugas pertahanan negara.

Baca Juga :  Purbaya Optimistis Kondisi Ekonomi Membaik, Masyarakat Diproyeksi Semakin Sejahtera

Pada acara penerimaan, Sjafrie menyerahkan miniatur AAV M-35 kepada Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. Selanjutnya, Panglima TNI menyerahkan miniatur tersebut kepada KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali dan kemudian kepada Panglima Korps Marinir Letjen TNI (Mar) Endi Supardi.

Rangkaian acara juga mencakup tradisi pemecahan kendi dan penyiraman air kembang sebagai bagian dari penerimaan resmi kendaraan tempur tersebut ke jajaran Korps Marinir.

Dengan kemampuan bergerak di laut dan darat, kehadiran AAV M-35 menambah sarana mobilitas pasukan pendarat Korps Marinir. Pengadaan secara bertahap itu sekaligus menjadi bagian dari penguatan kemampuan operasi amfibi TNI AL.

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Berita Terbaru