Sisipublik.com – Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 melintasi sejumlah wilayah Eropa, termasuk Spanyol, pada Rabu (12/8/2026). European Space Agency (ESA) turut menyiarkan fenomena tersebut secara langsung dari Observatorio Astrofísico de Javalambre di Teruel, Spanyo.
Menurut jadwal yang telah di umumkan, siaran langsung berlangsung mulai pukul 00.30 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026 atau pukul 19.30 CEST pada Rabu, 12 Agustus 2026. ESA akan menayangkan pengamatan dari Observatorio Astrofísico de Javalambre di Teruel, Spanyol. Selain itu, penyelenggara menggunakan bahasa Inggris selama siaran dan akan membagikan informasi mengenai tautan tayangan beserta rangkaian acara dalam waktu dekat.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Jadi Momentum Astronomi di Spanyol
Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 menjadi fenomena astronomi penting bagi Spanyol karena menjadi gerhana matahari total pertama yang terlihat dari daratan utama negara tersebut sejak 1912. ESA kemudian menghadirkan siaran langsung dari Observatorio Astrofísico de Javalambre untuk memperlihatkan fenomena tersebut kepada penonton di berbagai negara.
Saat fase totalitas berlangsung, Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari. Akibatnya, korona Matahari atau lapisan atmosfer terluarnya akan tampak jelas. Kondisi tersebut tidak hanya memikat para pengamat langit, tetapi juga memberikan kesempatan penting bagi ilmuwan untuk melakukan berbagai penelitian astronomi.
ESA Gelar Acara Publik Gratis di Spanyol
Sementara itu, ESA telah menyediakan rekaman resmi siaran Gerhana Matahari Total 2026. Rekaman tersebut berasal dari Observatorio Astrofísico de Javalambre dan berdurasi sekitar 1 jam 10 menit.
Kegiatan ini menghadirkan ilmuwan, insinyur, serta pakar astronomi yang akan mengajak pengunjung memahami proses terjadinya gerhana melalui lokakarya, eksperimen sains, diskusi ilmiah, hingga pengamatan langsung. Menariknya, seluruh masyarakat dapat mengikuti acara tersebut tanpa biaya maupun pendaftaran.
Jadwal Siaran dan Pengamatan dalam WIB
Berikut jadwal kegiatan yang telah di konversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB):
- 00.30 WIB, Kamis (13/8/2026): Area pengamatan luar ruangan mulai di buka.
- 01.30 WIB: Program utama di mulai dengan penjelasan ilmiah sekaligus pendampingan pengamatan hingga fase totalitas.
Dengan adanya siaran langsung ini, masyarakat Indonesia tetap memiliki kesempatan menikmati Gerhana Matahari Total 12 Agustus secara daring. Selain menghadirkan pemandangan langit yang langka, tayangan tersebut juga memberikan edukasi mengenai proses ilmiah di balik salah satu fenomena alam paling spektakuler di dunia. (j/*)











Komentar