Sisipublik.com – Gerhana Matahari Total 12 Agustus dapat disaksikan masyarakat di berbagai negara, termasuk Indonesia, tanpa harus bepergian ke Eropa. European Space Agency (ESA) menyiapkan siaran langsung melalui ESA Web TV dan kanal YouTube resminya agar publik dapat mengikuti salah satu fenomena astronomi paling menarik pada 2026 dari mana saja.
Menurut jadwal yang telah di umumkan, siaran langsung berlangsung mulai pukul 00.30 WIB pada Kamis, 13 Agustus 2026 atau pukul 19.30 CEST pada Rabu, 12 Agustus 2026. ESA akan menayangkan pengamatan dari Observatorio Astrofísico de Javalambre di Teruel, Spanyol. Selain itu, penyelenggara menggunakan bahasa Inggris selama siaran dan akan membagikan informasi mengenai tautan tayangan beserta rangkaian acara dalam waktu dekat.
Gerhana Matahari Total 12 Agustus Menjadi Fenomena Astronomi Langka
Gerhana Matahari Total 12 Agustus menjadi salah satu peristiwa langit yang paling di nantikan sepanjang 2026. Fase totalitas hanya melintasi sejumlah wilayah tertentu, yakni Greenland, Islandia, Spanyol bagian utara, serta sebagian kecil kawasan timur laut Portugal. Oleh karena itu, siaran daring menjadi pilihan bagi masyarakat dunia yang berada di luar jalur gerhana.
Saat fase totalitas berlangsung, Bulan akan menutupi seluruh piringan Matahari. Akibatnya, korona Matahari atau lapisan atmosfer terluarnya akan tampak jelas. Kondisi tersebut tidak hanya memikat para pengamat langit, tetapi juga memberikan kesempatan penting bagi ilmuwan untuk melakukan berbagai penelitian astronomi.
ESA Gelar Acara Publik Gratis di Spanyol
Sementara itu, ESA bekerja sama dengan Pemerintah Kota León dan University of Leon untuk menyelenggarakan kegiatan publik di Palacio de Exposiciones y Congresos de León, Spanyol.
Kegiatan ini menghadirkan ilmuwan, insinyur, serta pakar astronomi yang akan mengajak pengunjung memahami proses terjadinya gerhana melalui lokakarya, eksperimen sains, diskusi ilmiah, hingga pengamatan langsung. Menariknya, seluruh masyarakat dapat mengikuti acara tersebut tanpa biaya maupun pendaftaran.
Jadwal Siaran dan Pengamatan dalam WIB
Berikut jadwal kegiatan yang telah di konversi ke Waktu Indonesia Barat (WIB):
- 00.30 WIB, Kamis (13/8/2026): Area pengamatan luar ruangan mulai di buka.
- 01.30 WIB: Program utama di mulai dengan penjelasan ilmiah sekaligus pendampingan pengamatan hingga fase totalitas.
Dengan adanya siaran langsung ini, masyarakat Indonesia tetap memiliki kesempatan menikmati Gerhana Matahari Total 12 Agustus secara daring. Selain menghadirkan pemandangan langit yang langka, tayangan tersebut juga memberikan edukasi mengenai proses ilmiah di balik salah satu fenomena alam paling spektakuler di dunia. (j/*)











Komentar