Menhan Tekankan Kesiapan Yonif TP 922/UT untuk Jaga Perbatasan dan Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 922/UT saat mengunjungi Marshalling Area di Betayau, Tana Tidung, Kalimantan Utara (foto: kementerian pertahanan)

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memberikan pengarahan kepada prajurit Yonif TP 922/UT saat mengunjungi Marshalling Area di Betayau, Tana Tidung, Kalimantan Utara (foto: kementerian pertahanan)

Sisipublik.com – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menekankan kesiapan prajurit Yonif TP 922/Upun Taka (UT) dalam menjalankan tugas di kawasan perbatasan. Pesan itu ia sampaikan saat mengunjungi Marshalling Area Yonif TP 922/UT di Betayau, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, Sabtu (3/10/2026).

Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi agenda untuk melihat kondisi satuan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi Menhan untuk memberikan arahan langsung kepada prajurit. Selain itu, ia meninjau sarana dan prasarana yang mendukung pelaksanaan tugas Yonif TP 922/UT di wilayah penugasan.

Kesiapan Yonif TP 922/UT Perlu Beriringan dengan Peran Sosial

Kesiapan Yonif TP 922/UT juga berkaitan dengan kemampuan prajurit menghadirkan rasa aman bagi masyarakat. Menhan mengingatkan bahwa tugas personel di perbatasan tidak berhenti pada penjagaan wilayah, tetapi juga mencakup peran sebagai pelindung masyarakat di sekitar satuan.

Baca Juga :  Pendaftaran Bintara PK Pria TNI AL 2026 Dibuka, Lulusan SMA Bisa Daftar, ini syaratnya

Karena itu, prajurit perlu menjalankan tugas secara profesional sekaligus membangun hubungan yang baik dengan warga. Kehadiran satuan di kawasan perbatasan diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Prajurit di perbatasan adalah benteng terdepan kedaulatan bangsa sekaligus pelindung rakyat,” ujar Sjafrie.

Menhan menyampaikan arahan tersebut setelah makan siang bersama prajurit Yonif TP 922/UT. Dengan pendekatan itu, komunikasi antara pimpinan dan personel berlangsung secara langsung sebelum kegiatan berlanjut pada peninjauan kesiapan satuan.

Peninjauan Sarana Menjadi Bagian dari Evaluasi Satuan

Selanjutnya, Menhan menerima paparan dari Wakil Komandan Yonif TP 922/UT mengenai kondisi satuan. Ia kemudian meninjau sejumlah fasilitas di Marshalling Area untuk melihat kesiapan sarana dan prasarana pendukung tugas.

Langkah tersebut menjadi bagian penting karena satuan yang bertugas di kawasan perbatasan membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai. Dengan demikian, kesiapan personel dapat berjalan bersama dengan kesiapan lingkungan kerja dan fasilitas satuan.

Baca Juga :  Efisiensi Anggaran Perlindungan Sosial lewat Digitalisasi Bansos

Selain agenda internal, kunjungan Menhan juga diawali pertemuan dengan Bupati Tana Tidung Ibrahim Ali. Pertemuan itu menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan unsur pertahanan dan TNI di wilayah tersebut.

Sinergi Pemerintah dan TNI Diperkuat

Dalam kunjungan tersebut, Sjafrie didampingi Wakil Panglima TNI, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Kepala Badan Logistik Pertahanan Kemhan, serta Panglima Kodam VI/Mulawarman.

Dengan demikian, kunjungan ke Yonif TP 922/UT tidak hanya berfokus pada motivasi personel, tetapi juga mencakup pengecekan kesiapan satuan dan penguatan koordinasi dengan pemerintah daerah. Langkah itu mendukung pelaksanaan tugas prajurit dalam menjaga kedaulatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan perbatasan.

Berita Terkait

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Bantuan Pertanian Jatim Rp3 Triliun, Pembibitan Ayam Jadi Fokus Tambahan Anggaran
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk

Berita Terbaru