Harga BBM Subsidi Tetap Jadi Prioritas, Prabowo Minta Tidak Ada Kenaikan

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harga BBM Subsidi Tetap Jadi Prioritas, Prabowo Minta Tidak Ada Kenaikan (foto: presidenri)

Harga BBM Subsidi Tetap Jadi Prioritas, Prabowo Minta Tidak Ada Kenaikan (foto: presidenri)

Sisipublik.com – Harga BBM Subsidi tetap menjadi prioritas pemerintah di tengah fluktuasi harga minyak mentah dunia. Presiden Prabowo Subianto mengarahkan jajaran pemerintah agar tidak menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi meskipun harga minyak global masih bergerak dinamis.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyampaikan arahan tersebut setelah mengikuti rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (4/8/2026). Menurutnya, pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan energi yang tetap terukur.

Harga BBM Subsidi Tetap Dipertahankan

Harga BBM Subsidi menjadi salah satu fokus pembahasan dalam rapat tersebut. Bahlil menjelaskan bahwa Presiden meminta pemerintah mempertahankan harga BBM bersubsidi dan tidak melakukan penyesuaian ke atas meskipun harga minyak mentah dunia mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Peluang 50 Ribu Lulusan Baru Segera Dimulai

Ia menegaskan, pemerintah terus memantau perkembangan harga minyak global. Namun, kebijakan untuk BBM bersubsidi tetap mengutamakan kepentingan masyarakat sehingga harga tidak berubah.

Sementara itu, pemerintah membuka peluang penyesuaian untuk BBM nonsubsidi. Apabila harga Indonesian Crude Price (ICP) di pasar internasional mengalami penurunan, pemerintah akan mempertimbangkan penyesuaian harga agar mengikuti kondisi pasar.

Bahlil menambahkan bahwa kebijakan tersebut bertujuan memberikan manfaat kepada masyarakat. Dengan demikian, ketika harga minyak dunia turun, masyarakat juga dapat merasakan penyesuaian harga BBM nonsubsidi.

Pemerintah Percepat Hilirisasi Pertambangan

Selain membahas sektor energi, rapat terbatas juga menyoroti perkembangan program hilirisasi pertambangan. Bahlil melaporkan bahwa sejumlah perusahaan nasional yang memperoleh perpanjangan izin dari Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) memiliki kewajiban membangun fasilitas hilirisasi.

Baca Juga :  Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Menurutnya, Presiden Prabowo meminta seluruh perusahaan menjalankan kewajiban tersebut sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah itu bertujuan meningkatkan nilai tambah sumber daya alam sekaligus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Presiden juga mengingatkan agar seluruh pihak mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Pemerintah akan mengambil langkah yang terukur apabila menemukan pelanggaran, sehingga pengelolaan sumber daya alam tetap sejalan dengan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945. (j/*)

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Berita Terbaru