Percepat Antrean Haji, Prabowo Minta Kemenhaj Siapkan Formula Baru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Percepat Antrean Haji, Prabowo Minta Kemenhaj Siapkan Formula Baru (foto: presidenri)

Percepat Antrean Haji, Prabowo Minta Kemenhaj Siapkan Formula Baru (foto: presidenri)

Sisipublik.com – Percepat Antrean Haji menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah meminta Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyusun strategi baru agar masa tunggu keberangkatan jamaah haji reguler dapat semakin singkat. Evaluasi sistem dan birokrasi penyelenggaraan haji menjadi fokus utama dalam beberapa tahun mendatang.

Langkah tersebut muncul setelah Presiden Prabowo memberikan arahan kepada jajaran Kemenhaj agar memperbaiki tata kelola penyelenggaraan ibadah haji. Pemerintah ingin menghadirkan pelayanan yang lebih efektif sekaligus memberikan kepastian bagi masyarakat yang telah mendaftar.

Percepat Antrean Haji Jadi Fokus Evaluasi

Percepat Antrean Haji kembali menjadi prioritas pemerintah dalam pembahasan evaluasi penyelenggaraan haji 2027 atau 1448 Hijriah. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan hal itu saat menyambut Kloter 16 Kualanamu di Asrama Haji Medan, Sabtu (20/6).

Dahnil menjelaskan, Presiden meminta kementerian mencari formula yang mampu memangkas masa tunggu jamaah. Kemenhaj pun mulai melakukan berbagai pembenahan agar sistem keberangkatan semakin tertata dan merata di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, ESDM Beberkan Faktor Global yang Mendorong Penyesuaian

Sebelumnya, masa tunggu haji antarwilayah sangat beragam. Beberapa daerah mencatat antrean hingga puluhan tahun, sementara daerah lain memiliki masa tunggu yang lebih singkat. Kini, pemerintah telah menyamakan masa tunggu secara administratif menjadi 26 tahun di seluruh provinsi.

Masa Tunggu Faktual Lebih Cepat

Meski secara administratif tercatat 26 tahun, kondisi di lapangan menunjukkan waktu tunggu aktual jauh lebih singkat. Dahnil mengungkapkan bahwa rata-rata masa tunggu faktual berada pada kisaran 13 hingga 14 tahun.

Bahkan, sebagian besar jamaah yang berangkat saat ini memiliki masa tunggu sekitar 10 sampai 12 tahun. Namun demikian, pemerintah tetap berupaya menekan angka tersebut agar masyarakat memperoleh kesempatan beribadah lebih cepat.

Baca Juga :  Motor Listrik Operasional PLN Kian Masif, Ada Target Lingkungan yang Ingin Dicapai

Menurut Dahnil, arahan Presiden mendorong Kemenhaj untuk terus memaksimalkan berbagai upaya dalam memperpendek antrean. Karena itu, kementerian akan melanjutkan pembenahan secara bertahap dan berkelanjutan.

Pelayanan dan Kenyamanan Jamaah Tetap Menjadi Prioritas

Selain membahas masa tunggu, Presiden Prabowo juga memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan jamaah haji Indonesia selama berada di Tanah Suci. Menurutnya, jamaah Indonesia dikenal tertib dan mampu menjaga nama baik bangsa.

Selanjutnya, Presiden meminta Kemenhaj terus meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat perlindungan bagi jamaah. Kementerian juga menempatkan keselamatan dan kenyamanan sebagai prioritas utama.

Dahnil menegaskan bahwa Kemenhaj akan menjalankan fungsi pelayanan secara maksimal sesuai amanat Presiden. Dengan demikian, seluruh hak jamaah dapat terpenuhi dan pelaksanaan ibadah haji berlangsung dengan aman serta nyaman. (j/*)

Berita Terkait

Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 Masuk Peringkat 53, Lampaui Washington DC dan Abu Dhabi
Diskon Tarif Transportasi 30 Persen Hadir Saat Libur Sekolah, Ini Daftar Lengkapnya
Inovasi Perwira Pertamina Dorong Efisiensi dan Energi Berkelanjutan di APQ Awards 2026
Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Tiga Menteri Sepakati Aturan Baru untuk Perluas Akses MBR
Integrasi Data Coretax Makin Luas, DJP Hubungkan Sistem dengan PLN, Bank, dan Telkom
Teknologi Pengendalian Rayap BRIN Bantu Warga Lindungi Bangunan dan Aset Kayu
Sukses Haji 2026, Prabowo Sampaikan Apresiasi untuk Petugas dan Jemaah
Atmosfer Piala Dunia 2026 Masuk KRL, Penumpang Serasa Berada di Tengah Stadion
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 09:36 WIB

Jakarta Kota Terbaik Dunia 2026 Masuk Peringkat 53, Lampaui Washington DC dan Abu Dhabi

Minggu, 21 Juni 2026 - 07:00 WIB

Diskon Tarif Transportasi 30 Persen Hadir Saat Libur Sekolah, Ini Daftar Lengkapnya

Minggu, 21 Juni 2026 - 05:01 WIB

Percepat Antrean Haji, Prabowo Minta Kemenhaj Siapkan Formula Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:00 WIB

Inovasi Perwira Pertamina Dorong Efisiensi dan Energi Berkelanjutan di APQ Awards 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:00 WIB

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Tiga Menteri Sepakati Aturan Baru untuk Perluas Akses MBR

Berita Terbaru