Motor Listrik Operasional PLN Kian Masif, Ada Target Lingkungan yang Ingin Dicapai

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Motor Listrik Operasional PLN Kian Masif, Ada Target Lingkungan yang Ingin Dicapai (foto: otorider)

Motor Listrik Operasional PLN Kian Masif, Ada Target Lingkungan yang Ingin Dicapai (foto: otorider)

Sisipublik.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur memperkuat transformasi energi bersih melalui penggunaan motor listrik operasional PLN di berbagai wilayah layanan. Sebanyak 500 unit Polytron FOX 350 akan mendukung mobilitas petugas lapangan dan petugas baca meter guna meningkatkan efisiensi layanan kelistrikan kepada masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung target pengurangan emisi karbon. Selain meningkatkan efisiensi operasional, penggunaan kendaraan listrik juga memperkuat upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan yang lebih ramah lingkungan.

General Manager PLN UID Jawa Timur Ahmad Mustaqir menegaskan bahwa motor listrik operasional PLN merupakan bentuk aksi nyata perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih. Menurutnya, perubahan menuju masa depan rendah emisi harus dimulai dari langkah konkret yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga :  Indonesia dan Maroko Jajaki Kerja Sama Budaya Lewat Musik Tradisional

“Perjalanan menuju bebas emisi harus di mulai dari aksi nyata di lapangan. Kami ingin masyarakat melihat bahwa kendaraan listrik dapat mendukung pekerjaan sehari-hari secara aman dan andal,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Motor Listrik Operasional PLN Diperluas ke Berbagai Wilayah

PLN akan mendistribusikan kendaraan listrik tersebut secara bertahap sesuai kebutuhan operasional di sejumlah daerah strategis di Jawa Timur.

Wilayah penerima mencakup kawasan metropolitan seperti Surabaya hingga daerah dengan cakupan layanan yang luas, termasuk Jember dan Kediri. Dengan distribusi tersebut, petugas lapangan dapat menjangkau pelanggan secara lebih efisien sekaligus mendukung program elektrifikasi yang berkelanjutan.

Selain itu, penggunaan motor listrik di nilai mampu mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil yang selama ini mendominasi kendaraan operasional lapangan.

Baca Juga :  Pajak Keberangkatan Jepang Naik Mulai 1 Juli 2026, Wisatawan Perlu Siapkan Biaya Tambahan

Pengurangan Emisi Karbon Jadi Manfaat Utama

Selain mendukung operasional lapangan, program ini memberikan dampak positif terhadap lingkungan. PLN memperkirakan penggunaan kendaraan listrik dapat menekan emisi karbon secara signifikan dalam jangka panjang.

Berdasarkan perhitungan perusahaan, penggantian penggunaan bensin dengan kendaraan listrik selama lima tahun berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 28.814,4 ton CO2.

Angka tersebut berasal dari perhitungan konsumsi bahan bakar petugas lapangan yang sebelumnya menggunakan rata-rata dua liter bensin per hari. Jika di kalikan jumlah petugas dan periode operasional selama lima tahun, pengurangan emisi yang di hasilkan menjadi cukup besar. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru