Rumah Sakit Lapangan Ruteng Jadi Penopang Layanan Operasi Pascagempa NTT

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkes menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Ruteng, untuk menjaga pelayanan kesehatan (foto: kementerian kesehatan)

Kemenkes menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal, Ruteng, untuk menjaga pelayanan kesehatan (foto: kementerian kesehatan)

Sisipublik.com – Rumah sakit lapangan Ruteng mulai disiapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk menjaga layanan kesehatan tetap berjalan setelah gempa berdampak pada fasilitas RSUD Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kemenkes menempatkan fasilitas sementara tersebut di Stadion Golo Dukal, Manggarai. Pemerintah menyiapkan fasilitas itu bukan hanya untuk perawatan pasien, tetapi juga untuk menangani kebutuhan operasi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meninjau persiapan rumah sakit lapangan Ruteng pada Selasa, 18 Agustus 2026. Ia memastikan fasilitas tersebut dapat mendukung pelayanan pasien ketika bangunan rumah sakit utama belum dapat digunakan secara optimal.

Rumah Sakit Lapangan Ruteng Disiapkan dengan Ruang Operasi

Kemenkes menyiapkan sejumlah tenda untuk mendukung pelayanan medis. Fasilitas tersebut mencakup area perawatan pasien, instalasi gawat darurat (IGD), serta ruang operasi.

Keberadaan ruang operasi menjadi bagian penting dari fasilitas tersebut. Pasien dengan kondisi yang membutuhkan tindakan pembedahan dapat memperoleh penanganan tanpa menunggu seluruh fasilitas RSUD Ruteng kembali berfungsi.

Baca Juga :  Seleksi PPIH Kesehatan 2027 Resmi Dibuka, Ini Syarat dan Tahapannya

Ruang operasi menggunakan tenda khusus yang dapat diisolasi. Kemenkes juga menyiapkan proses pembersihan dan sterilisasi sebelum ruangan digunakan untuk tindakan medis.

Fasilitas itu mencakup lampu operasi, meja operasi, serta area untuk menyiapkan dan memasukkan peralatan medis. Dengan fasilitas tersebut, tim kesehatan dapat menangani kebutuhan bedah di lokasi terdampak.

Kapasitas Perawatan Ditargetkan Mencapai 100 Tempat Tidur

Selain ruang operasi, Kemenkes terus memperkuat kapasitas rawat inap. Fasilitas awal menyediakan puluhan tempat tidur melalui tenda perawatan pasien.

Selanjutnya, pemerintah mengirim tambahan tenda dari Bali. Penambahan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas pelayanan hingga sedikitnya 100 tempat tidur sesuai kebutuhan di lapangan.

Kemenkes juga memperhatikan kondisi lingkungan pasien. Area perawatan menggunakan lantai khusus yang membantu mobilisasi pasien dan peralatan medis.

Baca Juga :  Air Bersih Pascagempa NTT Jadi Prioritas, Kementerian PU Jangkau Warga Ende dan RSUD Aeramo

Selain itu, desain lantai membantu menjaga kebersihan area perawatan. Fasilitas tersebut juga membantu mengurangi risiko air masuk ke dalam tenda ketika hujan.

Kemenkes Siapkan Replikasi di Nagekeo

Langkah pemerintah tidak berhenti di Manggarai. Kemenkes juga menyiapkan rumah sakit lapangan di Kabupaten Nagekeo sebagai bagian dari respons kesehatan pascagempa.

Kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pelayanan di wilayah yang fasilitas kesehatan rujukannya ikut terdampak. Dengan demikian, masyarakat tetap memiliki akses terhadap pelayanan medis ketika fasilitas permanen mengalami gangguan.

Kemenkes juga memobilisasi tenaga kesehatan, termasuk dokter spesialis, untuk mendukung penanganan pasien yang membutuhkan pelayanan lanjutan.

Dengan kombinasi rumah sakit lapangan, tenaga medis, dan dukungan logistik, pemerintah berupaya menjaga kesinambungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa di NTT.

Berita Terkait

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu
25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis
Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK
Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi
206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis
CKG Banten Tembus 5,9 Juta Peserta, Kemenkes Siapkan Model untuk Daerah Lain
Pasokan Suplemen Ibu Hamil Diperkuat, Pabrik Bayer Bidik Kebutuhan Nasional dan Ekspor
Cek Kesehatan Gratis Anak Jadi Fokus Pemerintah untuk Tuntaskan Temuan Kesehatan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu

Rabu, 2 September 2026 - 10:00 WIB

25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis

Berita Terbaru