Bantuan Logistik Gempa NTT Terus Bertambah, Pemerintah Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan, air minum, obat-obatan, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur pada hari kedua penanganan bencana. (foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet)

Petugas mendistribusikan bantuan logistik berupa makanan, air minum, obat-obatan, tenda, dan kebutuhan dasar lainnya ke sejumlah wilayah terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur pada hari kedua penanganan bencana. (foto: BPMI Setpres/Unggahan Akun Media Sosial @sekretariat.kabinet)

Sisipublik.com – Bantuan logistik gempa NTT terus mengalir ke berbagai wilayah terdampak pada hari kedua setelah bencana. Pemerintah mengirim tambahan 25 ton logistik pada Minggu (16/8/2026) untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan, tambahan bantuan tersebut melengkapi distribusi logistik yang telah dilakukan sejak hari pertama penanganan gempa. Dengan penambahan itu, total bantuan yang sudah dikirim mencapai 52 ton.

Bantuan logistik gempa NTT menjadi fokus utama pemerintah dalam upaya mempercepat penanganan dampak bencana. Selain memperkuat distribusi kebutuhan pokok, pemerintah juga mengoordinasikan pengiriman bantuan agar seluruh wilayah terdampak dapat menerima pasokan secara tepat waktu.

“Pada hari ini, Minggu, 16 Agustus 2026, di hari kedua penanganan bencana, tambahan 25 ton logistik telah tiba. Dengan demikian, total 52 ton logistik telah dikirimkan untuk membantu masyarakat terdampak,” tulis Seskab Teddy dalam keterangan tertulisnya.

Bantuan Logistik Gempa NTT Disalurkan ke Sejumlah Wilayah

Seskab Teddy menjelaskan, bantuan yang dikirim mencakup makanan siap saji, air minum, sembako, obat-obatan, peralatan kesehatan, tenda, serta pasokan air bersih untuk masyarakat terdampak.

Baca Juga :  Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional

Selanjutnya, petugas mendistribusikan seluruh bantuan melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter agar proses penyaluran berjalan lebih cepat ke berbagai daerah yang membutuhkan.

“Seluruh bantuan selanjutnya didistribusikan melalui jalur darat, pesawat, dan helikopter ke sejumlah wilayah terdampak, meliputi Labuan Bajo, Maumere, Manggarai, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Sikka, Ende, dan Nagekeo,” tulis Seskab.

Pemerintah Percepat Penanganan Pascabencana

Selain mengirim logistik, pemerintah juga menempatkan sejumlah pejabat terkait di berbagai lokasi terdampak sejak hari pertama kejadian. Langkah tersebut bertujuan mempercepat koordinasi penanganan sekaligus memastikan setiap kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi.

Baca Juga :  206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis

Menurut Seskab Teddy, kehadiran pemerintah di lapangan menjadi bagian dari komitmen untuk mempercepat distribusi bantuan hingga menjangkau seluruh wilayah terdampak.

“Pemerintah terus bergerak memastikan kebutuhan masyarakat terdampak terpenuhi dan bantuan tiba hingga ke lokasi,” pungkasnya.

Lebih lanjut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat mulai dari masa tanggap darurat hingga proses pemulihan. Dengan langkah tersebut, warga terdampak diharapkan memperoleh perlindungan, layanan dasar, dan bantuan yang dibutuhkan selama proses penanganan bencana berlangsung.

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru