Pasokan Suplemen Ibu Hamil Diperkuat, Pabrik Bayer Bidik Kebutuhan Nasional dan Ekspor

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) di pabrik Bayer Cimanggis, Depok, Jawa Barat (foto: bkip kementerian kesehatan)

produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) di pabrik Bayer Cimanggis, Depok, Jawa Barat (foto: bkip kementerian kesehatan)

Sisipublik.com – Pasokan suplemen ibu hamil mendapat penguatan melalui peningkatan kapasitas produksi di fasilitas manufaktur PT Bayer Indonesia, Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Federal Jerman dan Bayer mendorong produksi lokal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan mikronutrien selama kehamilan.

Penguatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses nutrisi bagi ibu hamil. Selain memenuhi kebutuhan dalam negeri, fasilitas Cimanggis juga memiliki kapasitas untuk memasok pasar internasional.

Pasokan Suplemen Ibu Hamil Diperkuat dari Produksi Lokal

Pasokan suplemen ibu hamil menjadi salah satu fokus dalam kunjungan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dan Menteri Federal Jerman untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan Reem Alabali Radovan ke fasilitas Bayer Cimanggis pada Selasa, 18 Agustus 2026.

Bayer menginvestasikan Rp99 miliar untuk meningkatkan kemampuan manufaktur serta pengembangan riset dan pengembangan di fasilitas tersebut. Investasi itu membuat kapasitas produksi Multiple Micronutrient Supplements (MMS) mencapai hingga 1,2 miliar tablet per tahun.

Menurut informasi Kementerian Kesehatan, kapasitas tersebut dapat mendukung kebutuhan pasar Indonesia sekaligus pasokan ke 42 negara lainnya. Pemerintah menargetkan akses MMS dapat menjangkau sekitar 4,9 juta ibu hamil setiap tahun.

MMS Mengandung Beragam Mikronutrien

MMS merupakan suplemen untuk ibu hamil yang mengacu pada standar UNIMMAP. Formula tersebut menyediakan 15 vitamin dan mineral esensial untuk membantu memenuhi kebutuhan mikronutrien selama masa kehamilan.

Baca Juga :  Minyak Atsiri Nusantara Jadi Fokus BRIN, Kemenyan dan Rempah Lokal Bernilai Tinggi

Kemenkes sebelumnya juga mendorong pemenuhan kebutuhan berbagai mikronutrien pada ibu hamil. Pemerintah mengaitkan pemenuhan gizi selama kehamilan dengan upaya mencegah berbagai masalah kesehatan ibu dan anak, termasuk faktor yang berkaitan dengan stunting.

Karena itu, penguatan produksi lokal tidak hanya berkaitan dengan kapasitas industri. Langkah tersebut juga menyentuh aspek ketersediaan produk kesehatan bagi kelompok sasaran di berbagai daerah.

Investasi Bayer Perkuat Industri Kesehatan

Dante menilai ketersediaan produksi lokal dapat membantu pemerintah menjaga pasokan MMS secara lebih konsisten. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama pemerintah dan sektor industri untuk mendukung program kesehatan nasional.

Di sisi lain, Reem Alabali Radovan melihat fasilitas Cimanggis sebagai contoh investasi yang menghubungkan penguatan industri, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan. Dalam kunjungannya, delegasi Jerman turut melihat fasilitas produksi MMS serta infrastruktur energi terbarukan di kompleks tersebut.

Selain memenuhi kebutuhan domestik, pabrik Cimanggis juga berperan dalam jaringan produksi global Bayer. Kapasitas hingga 1,2 miliar tablet per tahun membuka ruang bagi Indonesia untuk memperkuat posisi sebagai basis manufaktur produk kesehatan.

Pabrik Cimanggis Gunakan Energi Surya

Pengembangan fasilitas tersebut berjalan bersamaan dengan penerapan energi terbarukan. Pabrik Bayer Cimanggis memiliki instalasi panel surya atap seluas sekitar 1,66 hektare dengan kapasitas 2.054 kWp.

Baca Juga :  Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal untuk Kepala Daerah lewat Ajang Regional

Sistem tersebut mampu memenuhi sekitar 43 persen kebutuhan energi fasilitas. Bayer juga menyebut penggunaan energi surya dapat mengurangi emisi karbon hingga 2.073 ton per tahun.

Dengan demikian, pengembangan produksi MMS berjalan bersama agenda efisiensi energi di fasilitas manufaktur. Pemerintah berharap peningkatan kapasitas industri dapat memperkuat ketersediaan suplemen bagi ibu hamil sekaligus mendukung upaya perbaikan gizi pada masa awal kehidupan.

Fokus Pemerintah pada Akses yang Merata

Pemerintah kini menghadapi tantangan berikutnya, yakni memastikan produk yang tersedia dari fasilitas produksi dapat menjangkau kelompok sasaran secara merata.

Kapasitas produksi yang besar menjadi modal penting, tetapi distribusi dan kesinambungan program tetap menentukan manfaatnya bagi masyarakat. Dengan produksi dalam negeri, pemerintah memiliki basis pasokan yang dapat mendukung kebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekspor produk kesehatan.

Langkah tersebut menempatkan industri manufaktur sebagai salah satu bagian dari strategi penguatan kesehatan ibu dan anak. Pada saat yang sama, kerja sama Indonesia, Jerman, dan Bayer menunjukkan bahwa agenda pemenuhan gizi dapat berjalan beriringan dengan pengembangan industri dan teknologi kesehatan.

Berita Terkait

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu
25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis
Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK
Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi
206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis
CKG Banten Tembus 5,9 Juta Peserta, Kemenkes Siapkan Model untuk Daerah Lain
Rumah Sakit Lapangan Ruteng Jadi Penopang Layanan Operasi Pascagempa NTT
Cek Kesehatan Gratis Anak Jadi Fokus Pemerintah untuk Tuntaskan Temuan Kesehatan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 08:00 WIB

SATUSEHAT RME Integrasikan Data Pasien Nasional, Akses Medis Kini Berbasis Individu

Rabu, 2 September 2026 - 10:00 WIB

25 Prodi PPDS Hospital-Based Dibuka, Pemerintah Bidik Pemerataan Dokter Spesialis

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Ayah Siaga Jadi Kunci Cegah Stunting pada 1.000 HPK

Jumat, 28 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:00 WIB

206 Relawan TCK Dikirim ke NTT, Enam Wilayah Terdampak Gempa Dapat Penguatan Medis

Berita Terbaru