Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenpora Taufik Hidayat bertemu Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono dan jajaran di Kemenpora, Jakarta, untuk membahas pengembangan olahraga daerah dan kesejahteraan atlet. (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Wamenpora Taufik Hidayat bertemu Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono dan jajaran di Kemenpora, Jakarta, untuk membahas pengembangan olahraga daerah dan kesejahteraan atlet. (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Sisipublik.com – Pembinaan atlet Jawa Timur menjadi perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam upaya memperkuat prestasi olahraga daerah sekaligus menjamin kesejahteraan atlet setelah pensiun. Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat menilai Jawa Timur memiliki potensi besar, terutama pada cabang olahraga unggulan seperti bulu tangkis.

Taufik menyampaikan pandangan tersebut saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, bersama jajaran di Kemenpora, Jakarta, Selasa (13/10). Pertemuan itu membahas pengembangan olahraga daerah, kesinambungan pembinaan atlet, serta peluang kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah.

Selain mendorong peningkatan prestasi, pembinaan atlet Jawa Timur juga perlu mendapat dukungan kebijakan yang berkelanjutan. Taufik menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur dan DPRD setempat agar program pembinaan cabang olahraga prioritas berjalan konsisten.

Pembinaan Atlet Jawa Timur Membutuhkan Dukungan Berkelanjutan

Taufik menilai Jawa Timur memiliki modal kuat untuk mengembangkan atlet berprestasi. Namun, potensi tersebut membutuhkan pembinaan terarah, kompetisi yang berkesinambungan, serta dukungan anggaran dan fasilitas yang memadai.

Menurut dia, prestasi olahraga tidak dapat dibangun dalam waktu singkat. Atlet membutuhkan latihan rutin dan kesempatan bertanding agar mampu menjaga performa serta meningkatkan kemampuan.

Baca Juga :  Indonesia ke Final AVC Men’s Cup 2026! Tim Merah Putih Tantang Korea Selatan usai mengalahkan India

Karena itu, Kemenpora mendorong pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan program pembinaan. Kolaborasi antara Dispora dan DPRD juga berperan penting dalam menentukan prioritas pengembangan olahraga sesuai kebutuhan daerah.

Kemenpora Dorong Sekolah Mendukung Atlet Muda

Selain memperkuat pembinaan di daerah, Kemenpora menyiapkan langkah untuk memperluas kesempatan bagi atlet muda. Salah satunya melalui kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) untuk mempermudah perizinan sekolah bagi siswa yang mengikuti kegiatan olahraga.

Kemenpora juga ingin meningkatkan kapasitas guru olahraga agar mereka dapat membimbing siswa menggunakan materi dan teknik yang tepat. Langkah ini sekaligus menjawab tantangan keterbatasan fasilitas olahraga di sejumlah sekolah dasar.

Taufik menilai sekolah memiliki peran strategis dalam menemukan dan mengembangkan bakat sejak dini. Dengan dukungan tenaga pendidik dan akses latihan yang lebih baik, siswa berpotensi mengembangkan kemampuan olahraga tanpa mengabaikan pendidikan formal.

Skema Dana Pensiun Atlet Masuk Agenda Kemenpora

Di sisi lain, Kemenpora tengah menyiapkan skema dana pensiun atlet sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan kesejahteraan setelah mereka mengakhiri karier kompetitif.

Taufik juga menyoroti pentingnya literasi keuangan bagi atlet. Bekal tersebut dapat membantu atlet mengelola pendapatan dan merencanakan kehidupan setelah tidak lagi aktif bertanding.

Baca Juga :  Megawati Hangestri Jadi Pemain Pertama, Hyundai Hillstate Susun Skuad Jelang V League 2026/2027

Pembahasan kesejahteraan atlet turut mendapat perhatian DPRD Jawa Timur. Deni Wicaksono mengapresiasi langkah Kemenpora dan berharap koordinasi kedua pihak menghasilkan program konkret, terutama untuk mendukung kehidupan atlet setelah pensiun.

Meski demikian, Kemenpora masih menyiapkan skema tersebut. Karena itu, rincian mengenai mekanisme, persyaratan, dan waktu penerapan dana pensiun belum dijelaskan dalam pertemuan tersebut.

Industri Olahraga Berpeluang Menggerakkan Ekonomi Daerah

Selain pembinaan dan perlindungan atlet, Taufik mendorong keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan olahraga nasional. Menurut dia, industri olahraga dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas apabila mendapat dukungan penyelenggaraan dan investasi.

Ia mencontohkan ajang MotoGP di Mandalika yang berpotensi menggerakkan berbagai sektor, mulai dari penerbangan dan penginapan hingga usaha kuliner.

Bagi Jawa Timur, pengembangan ekosistem olahraga dapat membuka peluang serupa melalui kompetisi, pembinaan klub, penyelenggaraan acara olahraga, dan kemitraan dengan pelaku usaha. Namun, realisasi manfaat ekonomi tersebut membutuhkan perencanaan, infrastruktur, serta kerja sama antarpemangku kepentingan.

Pertemuan Kemenpora dan DPRD Jawa Timur pun menjadi kesempatan untuk menyelaraskan agenda peningkatan prestasi dengan perlindungan kesejahteraan atlet. Ke depan, konsistensi pembinaan, dukungan pendidikan, dan kepastian program pascakarier akan menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Berita Terkait

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
ISS 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp17 Miliar, Peluang Investasi Tembus Rp1,12 Triliun
PSSI Perkuat Standar Medis Sepak Bola, Dokter dan Fisioterapis Disiapkan Jadi Penggerak Perubahan
MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, Dampak Ekonomi Daerah Jadi Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

Berita Terbaru