Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

- Jurnalis

Kamis, 15 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Klub Jantung Sehat dan komunitas Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia mengikuti kegiatan Rabu Bugar di halaman kantor Kemenpora, Jakarta (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Anggota Klub Jantung Sehat dan komunitas Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia mengikuti kegiatan Rabu Bugar di halaman kantor Kemenpora, Jakarta (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Sisipublik.com – Kemenpora mendorong kebiasaan olahraga rutin melalui program Rabu Bugar yang melibatkan Klub Jantung Sehat (KJS) dan komunitas Asosiasi Dong Yue Taiji Quan Indonesia (ADYTI) di halaman kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga, Jakarta, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB ini mengajak masyarakat menjaga kebugaran melalui aktivitas fisik bersama.

Asisten Deputi Pengelolaan Jasa, Sarana, dan Prasarana Olahraga Kemenpora, Tri Winarno, membuka kegiatan tersebut. Hadir pula Ketua Harian DPP ADYTI Hermina Hasibuan dan Asisten Deputi Olahraga Masyarakat Kemenpora Yayat Suyatna yang mengampu program Rabu Bugar.

Melalui Rabu Bugar Kemenpora, pemerintah ingin memperluas partisipasi masyarakat dalam aktivitas fisik sekaligus mendorong organisasi olahraga berkontribusi dalam membangun kebiasaan hidup aktif. Karena itu, Kemenpora membuka ruang kolaborasi bagi berbagai organisasi olahraga dan kepemudaan untuk mengembangkan kegiatan kebugaran.

Rabu Bugar Kemenpora Buka Ruang Kolaborasi Komunitas Olahraga

Tri Winarno menjelaskan bahwa aktivitas fisik secara rutin menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kebugaran masyarakat. Menurutnya, program Rabu Bugar dapat menjadi pemicu agar masyarakat semakin terbiasa berolahraga.

Kemenpora juga mengajak induk organisasi olahraga, komunitas kebugaran, dan organisasi kepemudaan memanfaatkan fasilitas serta kesempatan kolaborasi untuk memperluas kegiatan olahraga masyarakat.

Selain mengikuti kegiatan bersama di kantor Kemenpora, masyarakat diharapkan melanjutkan kebiasaan berolahraga di lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan demikian, aktivitas fisik tidak hanya berlangsung saat ada acara, tetapi menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

Baca Juga :  Dukungan Pemprov DKI Jakarta Perkuat Persiapan FIFA ASEAN Cup 2026

Tri juga berharap ADYTI dapat mengambil peran dalam menggerakkan masyarakat agar lebih aktif. Kolaborasi antarkomunitas dinilai dapat membuka kesempatan bagi lebih banyak orang untuk mengenal dan mengikuti aktivitas olahraga sesuai minat mereka.

Peserta Lansia Menjaga Kebugaran Lewat Senam Rutin

Manfaat kegiatan tersebut dirasakan Bambang Subandriasto, 76 tahun, instruktur Klub Jantung Sehat. Ia telah bergabung dengan KJS selama sekitar 15 tahun dan menjalankan peran sebagai instruktur selama delapan tahun.

Bambang mengaku rutin mengikuti Rabu Bugar Kemenpora. Baginya, kegiatan ini memberi kesempatan kepada masyarakat lanjut usia untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebugaran melalui olahraga bersama.

Ia menilai aktivitas seperti senam dapat membantu orang seusianya mempertahankan kebiasaan bergerak. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan kegiatan kebugaran sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan.

Yulia Ichsan, 59 tahun, yang juga menjadi pengurus KJS, turut merasakan manfaat setelah mengikuti senam. Ia mengatakan tubuhnya terasa lebih nyaman setelah berolahraga.

Yulia mengingatkan bahwa masyarakat lanjut usia tetap perlu menjaga aktivitas fisik sesuai kemampuan masing-masing. Menurutnya, olahraga tidak harus selalu berupa latihan berat karena berjalan kaki pun dapat menjadi pilihan untuk mempertahankan kebiasaan bergerak.

Komunitas Tai Chi Dorong Masyarakat Aktif Bergerak

Selain anggota KJS, kegiatan Rabu Bugar Kemenpora melibatkan anggota ADYTI dari Kosambi Baru, Cengkareng, Jakarta Barat. Kehadiran komunitas ini memperkenalkan Tai Chi sebagai salah satu pilihan aktivitas fisik yang dapat dilakukan masyarakat.

Baca Juga :  Veda Ega Raih Finis Delapan Besar pada Moto3 Italia 2026 di Mugello

Salah satu peserta, Rokia Wiratan, 64 tahun, mengaku merasakan manfaat Tai Chi bagi kebugarannya. Berdasarkan pengalamannya, latihan tersebut membantunya mengurangi keluhan peradangan otot. Ia juga menikmati kesempatan untuk bersosialisasi dan bertemu orang-orang baru melalui komunitas olahraga.

Rokia mendorong masyarakat dari berbagai kelompok usia untuk bergabung dengan komunitas olahraga di sekitar tempat tinggal. Menurutnya, lingkungan yang mendukung dapat membantu seseorang mempertahankan motivasi untuk terus bergerak aktif.

Keikutsertaan KJS dan ADYTI memperlihatkan bahwa kegiatan kebugaran dapat menghadirkan beragam pilihan olahraga sekaligus mempertemukan masyarakat dengan minat yang sama.

Kemenpora Ajak Masyarakat Jadikan Olahraga Kebiasaan

Melalui Rabu Bugar, Kemenpora berupaya memperluas budaya olahraga masyarakat, bukan sekadar menyelenggarakan kegiatan rutin di lingkungan kementerian. Partisipasi komunitas dan pengalaman peserta menjadi bagian dari upaya mengenalkan aktivitas fisik kepada kelompok usia yang beragam.

Masyarakat dapat memulai kebiasaan tersebut melalui kegiatan sederhana, seperti senam bersama, berjalan kaki, atau mengikuti latihan yang sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Konsistensi menjadi hal penting agar aktivitas fisik dapat terus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Kemenpora berharap semakin banyak komunitas dan masyarakat di berbagai daerah ikut mengembangkan kegiatan serupa. Dengan dukungan lingkungan dan partisipasi bersama, kebiasaan bergerak aktif diharapkan tumbuh sejak usia muda dan terus terjaga hingga usia lanjut.

Berita Terkait

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
ISS 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp17 Miliar, Peluang Investasi Tembus Rp1,12 Triliun
PSSI Perkuat Standar Medis Sepak Bola, Dokter dan Fisioterapis Disiapkan Jadi Penggerak Perubahan
MotoGP Mandalika 2026 Catat 157.875 Penonton, Dampak Ekonomi Daerah Jadi Sorotan
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

Berita Terbaru