Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Asian Games 2026 Setelah Bintang Alami Cedera Pergelangan Kaki

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangan atlet voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, menyumbangkan medali perak pada ajang Asian Games (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Pasangan atlet voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, menyumbangkan medali perak pada ajang Asian Games (foto: kementerian pemuda dan olahraga)

Sisipublik.com – Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar dan Sofyan Rachman Efendi, Bintang/Sofyan raih medali perak Asian Games 2026 setelah melalui final penuh tekanan melawan pasangan Qatar, Cherif Samba dan Ahmed Janko, di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Jepang, Sabtu (3/10/2026).

Bintang/Sofyan mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Mereka mampu mengendalikan perolehan angka dan menutup set pertama dengan kemenangan 21-19. Namun, pasangan Qatar kemudian meningkatkan tekanan sehingga Indonesia kehilangan momentum pada set kedua.

Situasi tersebut membuat Bintang/Sofyan raih medali perak setelah Qatar memaksakan pertandingan ke set penentuan. Samba/Janko memenangkan set kedua dengan skor 21-16 sebelum akhirnya mengunci kemenangan pada set ketiga dengan skor 15-8.

Cedera Bintang Mengubah Jalannya Final

Masalah muncul ketika pertandingan memasuki fase penentuan. Bintang mengalami benturan dengan pemain Qatar sehingga bagian pergelangan kakinya mengalami cedera. Tim Indonesia kemudian memberikan perawatan dan melakukan tapping agar ia dapat kembali melanjutkan pertandingan.

Baca Juga :  Padel Asian Games 2026: Indonesia Kuasai Dua Podium, Fitriani/Fadona Bawa Pulang Perak

Sofyan menjelaskan bahwa cedera tersebut turut memengaruhi permainan pasangan Indonesia. Menurut dia, kondisi Bintang membuat konsentrasi keduanya menurun, meskipun peluang untuk merebut emas masih terbuka.

“Kita sebenarnya bisa melawan mereka, cuma sedikit ada goyang,” ujar Sofyan setelah pertandingan.

Setelah pertandingan kembali berjalan, Qatar langsung memanfaatkan keterbatasan pergerakan Bintang. Samba dan Janko terus memberikan tekanan hingga Indonesia kesulitan mengembangkan serangan dan akhirnya kehilangan set ketiga.

Bintang/Sofyan Raih Medali Perak dan Lanjutkan Tradisi Indonesia

Meski gagal memenuhi target emas, Bintang/Sofyan raih medali perak yang bernilai penting bagi voli pantai Indonesia. Raihan tersebut sekaligus melanjutkan tradisi Indonesia meraih medali di cabang tersebut pada Asian Games.

Baca Juga :  IPL 2026 Jadi Langkah Baru Perkuat Kompetisi dan Pembinaan Padel Indonesia

Indonesia terakhir kali memperoleh medali perak voli pantai pada Asian Games 2018 melalui pasangan Ade Candra Rahmawan dan Muhammad Ashfiya. Karena itu, pencapaian Bintang/Sofyan kembali menempatkan voli pantai putra Indonesia di podium Asian Games.

Sofyan pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang memberikan dukungan selama perjuangan mereka di Asian Games 2026.

“Terima kasih dukungan semua pihak, bersyukur bisa mendapatkan medali perak,” kata Sofyan.

Hasil tersebut sekaligus menjadi modal penting bagi pasangan Indonesia untuk mengevaluasi penampilan mereka, terutama dalam menghadapi situasi pertandingan ketika kondisi fisik salah satu pemain mengalami kendala.

Berita Terkait

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Asian Para Games 2026, Indonesia Bidik 7 Emas dan Posisi 10 Besar
ISS 2026 Hasilkan Perputaran Ekonomi Rp17 Miliar, Peluang Investasi Tembus Rp1,12 Triliun
PSSI Perkuat Standar Medis Sepak Bola, Dokter dan Fisioterapis Disiapkan Jadi Penggerak Perubahan
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun

Berita Terbaru