Wantimpres Mulai Kerja, Keragaman Perspektif Jadi Modal Beri Masukan kepada Prabowo

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) usai pengangkatan 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta (foto: kementerian sekretaris negara)

Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) usai pengangkatan 26 anggota Wantimpres di Istana Negara, Jakarta (foto: kementerian sekretaris negara)

Sisipublik.com – Wantimpres mulai bekerja setelah Presiden Prabowo Subianto mengangkat 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Komposisi baru tersebut membawa latar belakang dan pengalaman yang beragam untuk mendukung Presiden melalui saran, masukan, dan pertimbangan sesuai mandat peraturan perundang-undangan.

Pengangkatan itu berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 107/P Tahun 2026. Presiden Prabowo kemudian mengambil sumpah jabatan para anggota Wantimpres yang terdiri atas Pratikno sebagai ketua, Hatta Rajasa sebagai wakil ketua, Muhammad Qodari sebagai sekretaris, serta 23 anggota lainnya.

Wantimpres Mulai Kerja dengan Beragam Perspektif

Ketua Wantimpres Pratikno menilai keberagaman pengalaman, keahlian, profesi, dan latar belakang para anggota menjadi modal penting dalam menjalankan tugas. Karena itu, Wantimpres akan menghimpun berbagai pengetahuan untuk menghasilkan pertimbangan yang relevan bagi Presiden.

Pratikno menegaskan bahwa tugas utama lembaga tersebut berfokus pada pemberian saran dan pertimbangan kepada Kepala Negara. Dengan komposisi yang berasal dari berbagai bidang, ia melihat Wantimpres memiliki sumber perspektif yang luas untuk menjalankan amanah tersebut.

Baca Juga :  Peta Jalan Riset Nasional Jadi Kompas Indonesia Menuju 2045, Ini Strategi Besarnya

Sementara itu, Wakil Ketua Wantimpres Hatta Rajasa menyatakan para anggota akan berupaya menyusun masukan berdasarkan pengetahuan dan perspektif yang mereka miliki. Namun, ia mengingatkan bahwa isi nasihat kepada Presiden bersifat rahasia sesuai ketentuan undang-undang.

Pertimbangan Tidak Hanya Melihat Persoalan Jangka Pendek

Anggota Wantimpres Rocky Gerung menjelaskan bahwa Presiden Prabowo menempatkan Wantimpres pada posisi yang lebih bersifat etis daripada teknis. Karena itu, para anggota perlu melihat konsekuensi kebijakan secara lebih luas, bukan hanya merespons persoalan yang muncul dalam keseharian.

Menurut Rocky, proses tersebut membutuhkan evaluasi dan perenungan agar Wantimpres dapat memberikan pandangan mengenai arah kebijakan serta dampaknya terhadap masyarakat. Dengan demikian, fungsi pertimbangan tidak berhenti pada persoalan teknis, tetapi juga menyentuh perspektif yang lebih panjang.

Baca Juga :  Kemenkeu Buka 1.084 Lowongan Magang Mahasiswa di Seluruh Indonesia

Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa Wantimpres memiliki ruang untuk menghadirkan evaluasi dari berbagai sudut pandang. Namun, keputusan dan pelaksanaan kebijakan tetap berada pada kewenangan Presiden dan pemerintahan.

Keberagaman Menjadi Bagian dari Komposisi Wantimpres

Anggota Wantimpres Budi Tanuwibowo turut menyoroti keberagaman dalam susunan lembaga tersebut. Ia melihat keterwakilan berbagai latar belakang sebagai bagian dari semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Bagi Budi, kesempatan tersebut juga memiliki arti khusus karena ia menjadi bagian dari komunitas Konghucu yang memperoleh ruang dalam komposisi Wantimpres. Ia berharap keberagaman dapat memperkuat kerukunan sekaligus mendukung kemajuan Indonesia.

Dengan demikian, setelah pelantikan 26 anggota, Wantimpres menghadapi tugas untuk mengolah beragam pengalaman dan pengetahuan menjadi pertimbangan bagi Presiden. Pada saat yang sama, kerahasiaan nasihat kepada Presiden tetap menjadi bagian dari pelaksanaan tugas lembaga tersebut.

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Berita Terbaru