Listrik di Jakarta Padam 13 Juni, Pemprov Ajak Warga Hemat Energi dan Peduli Lingkungan

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Listrik di Jakarta Padam 13 Juni, Pemprov Ajak Warga Hemat Energi dan Peduli Lingkungan (foto: synergysolusi)

Listrik di Jakarta Padam 13 Juni, Pemprov Ajak Warga Hemat Energi dan Peduli Lingkungan (foto: synergysolusi)

Sisipublik.com – Listrik di Jakarta Padam 13 Juni menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mengajak masyarakat lebih peduli terhadap penggunaan energi. program tersebut bertujuan mendorong penghematan energi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Kegiatan ini akan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, mulai pukul 20.30 WIB hingga 21.30 WIB sebagai rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, menjelaskan bahwa Karena itu, pemerintah mengajak warga berpartisipasi dengan mematikan lampu yang tidak digunakan selama 60 menit.

Listrik di Jakarta Padam 13 Juni, Gedung Pemerintah dan Swasta Ikut Berpartisipasi

Selanjutnya, Pemprov DKI Jakarta akan mematikan penerangan di sejumlah kantor pemerintahan, termasuk kompleks perkantoran milik pemerintah daerah. Di sisi lain, berbagai bangunan swasta seperti pusat perbelanjaan, hotel, restoran, dan apartemen juga turut berpartisipasi dalam program tersebut.

Meski demikian, pemerintah tetap memastikan layanan publik penting berjalan normal. Oleh sebab itu, fasilitas kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan klinik tidak termasuk dalam program pemadaman lampu sementara tersebut.

Kebijakan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara penghematan energi dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY

Listrik di Jakarta Padam 13 Juni, Sejumlah Jalan Utama Akan Gelap Sementara

Sementara itu, sejumlah ruas jalan utama di berbagai wilayah Jakarta juga akan mengalami pemadaman lampu selama satu jam.

Di Jakarta Pusat, pemadaman mencakup Jalan Jenderal Sudirman dari kawasan Dukuh Atas hingga Gedung Sampoerna Strategic, Jalan MH Thamrin, kawasan Medan Merdeka, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, hingga area Balai Kota dan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

Kemudian di Jakarta Utara, pemadaman berlangsung di Jalan Yos Sudarso, Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Utara, serta Jalan Perintis Kemerdekaan.

Adapun di Jakarta Timur, lampu akan dipadamkan di Jalan Dr. Sumarno, Jalan Perintis Kemerdekaan, dan Kompleks Kantor Wali Kota Jakarta Timur.

Berikutnya, Jakarta Barat meliputi Jalan Daan Mogot, Jalan Kemanggisan Raya di depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat, serta kompleks kantor pemerintahan setempat.

Sedangkan di Jakarta Selatan, pemadaman berlangsung di Jalan Prapanca Raya, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Asia Afrika, Jalan Jenderal Sudirman hingga kawasan Patung Pemuda, Gedung Wali Kota Jakarta Selatan, serta Jalan Rasuna Said.

Ikon Kota Jakarta Turut Mendukung Gerakan Hemat Energi

Tidak hanya ruas jalan dan gedung perkantoran, sejumlah ikon kota Jakarta juga akan mematikan penerangannya selama program berlangsung.

Baca Juga :  Megawati Hangestri Masuk Daftar Pevoli Putri Terpopuler Dunia Jelang Debut Bersama Hyundai Hillstate

Beberapa lokasi yang ikut berpartisipasi antara lain Monumen Nasional (Monas), Bundaran Hotel Indonesia, Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Patung Arjuna Wijaya, Patung Pemuda, Patung Pahlawan, dan Patung Jenderal Sudirman.

Dengan melibatkan berbagai landmark kota, pemerintah berharap pesan mengenai penghematan energi dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.

Penghematan Energi Tahun Sebelumnya Tunjukkan Hasil Positif

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta mencatat hasil yang cukup menggembirakan dari kegiatan serupa yang berlangsung saat peringatan Hari Bumi pada April 2025.

Saat itu, pemerintah berhasil menghemat konsumsi listrik hingga 96,91 megawatt hour (MWh). Selain itu, nilai penghematan ekonomi mencapai lebih dari Rp140 juta.

Tak hanya memberikan manfaat ekonomi, program tersebut juga membantu menekan emisi karbon hingga 77,53 ton CO2e. Capaian tersebut menjadi dorongan bagi pemerintah untuk terus mengembangkan gerakan hemat energi yang melibatkan masyarakat secara luas.

Karena itu, melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta berharap kesadaran terhadap efisiensi energi dan pelestarian lingkungan semakin meningkat di tengah aktivitas perkotaan yang terus berkembang. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru