Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026, Pengendara Perlu Siapkan Jalur Alternatif

- Jurnalis

Sabtu, 13 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026, Pengendara Perlu Siapkan Jalur Alternatif (foto: finishers)

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026, Pengendara Perlu Siapkan Jalur Alternatif (foto: finishers)

Sisipublik.com – Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026 mulai berlaku pada akhir pekan ini seiring pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon 2026. Sejumlah ruas utama di ibu kota mengalami pengaturan arus kendaraan selama kegiatan berlangsung.

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026 diterapkan oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026, pukul 03.00-07.30 WIB. Sementara pada Minggu, 14 Juni 2026, pengaturan berlangsung lebih lama, yakni pukul 03.00-11.00 WIB.

Dishub DKI Jakarta mengimbau masyarakat memanfaatkan jalur alternatif agar aktivitas tetap berjalan lancar selama ajang olahraga internasional tersebut berlangsung.

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026 di Sejumlah Kawasan

Dinas Perhubungan telah menyiapkan sejumlah jalur pengganti bagi pengguna jalan dari arah selatan menuju Jakarta Pusat.

Pengendara dari Blok M menuju Tugu Tani dapat melintasi Jalan Trunojoyo, Jalan Senopati, Jalan Suryo, Jalan Kapten Tendean, Jalan Terusan Rasuna Said, Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Jalan Dr GSSJ Ratulangi, lalu menuju Jalan Menteng Raya.

Sementara itu, masyarakat yang menuju kawasan Harmoni dari Blok M dapat menggunakan Jalan Panglima Polim, Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Gatot Subroto, Jalan KS Tubun, Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, hingga Jalan Majapahit.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Raih Bonus Rp900 Juta, Apresiasi Juara AVC Men's Cup 2026 dan Target Lebih Tinggi

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026 Akses GBK Tetap Terbuka

Meski sejumlah ruas mengalami pengaturan, akses menuju Stadion Gelora Bung Karno masih tersedia.

Pengguna jalan dari arah Pattimura dapat melintasi Jalan Sisingamangaraja, Jalan Kyai Maja, Jalan Pati Unus, Jalan Pakubuwono VI, Jalan Hang Lekir II, Jalan Hang Lekir I, Jalan Asia Afrika, kemudian masuk melalui Pintu Satu Senayan.

Adapun pengendara dari Blok M juga dapat menggunakan rute serupa menuju kawasan GBK.

Jalur Alternatif Kawasan Thamrin, Menteng, dan Tanah Abang

Selanjutnya, arus kendaraan dari Harmoni menuju Menteng dapat melalui Jalan MH Thamrin dan Jalan Imam Bonjol.

Pengguna jalan dari Menteng menuju Tanah Abang dapat memanfaatkan Jalan Imam Bonjol, Jalan KH Wahid Hasyim, serta Jalan KH Mas Mansyur.

Baca Juga :  Layanan Antar Jemput Bandara Gratis Garuda Indonesia Resmi Hadir, Simak Syarat dan Cara Mendapatkannya

Sementara itu, perjalanan dari Tanah Abang menuju Manggarai dapat melalui Jalan KH Mas Mansyur, Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan Jalan Sultan Agung.

Sebaliknya, kendaraan dari Manggarai menuju Harmoni dapat melintasi Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan RM Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, kemudian kembali menuju Jalan KH Mas Mansyur.

Selain itu, pengendara dari Cawang menuju Blok M dapat memilih Jalan Kapten Tendean, Jalan Wolter Monginsidi, dan Jalan Trunojoyo.

Pengguna Jalan Di sarankan Mengecek Kondisi Sebelum Berangkat

Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Marathon 2026 di perkirakan menarik ribuan peserta dan pendukung yang tersebar di berbagai titik lintasan.

Selain memanfaatkan aplikasi navigasi, pengguna jalan juga dapat menentukan rute alternatif sejak awal. Dengan demikian, perjalanan tetap nyaman dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan lebih lancar selama ajang marathon berlangsung. (j/*)

Berita Terkait

Petani Pala Papua Barat Belajar Bahasa Inggris untuk Buka Akses Pasar Global
JIAT Jadi Sumber Air Alternatif, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Bertani Saat Kering
Kementerian Transmigrasi Dorong Ekonomi Lokal Domande Usai Bangun 100 Rumah
Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 08:00 WIB

Petani Pala Papua Barat Belajar Bahasa Inggris untuk Buka Akses Pasar Global

Jumat, 11 September 2026 - 07:00 WIB

JIAT Jadi Sumber Air Alternatif, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Bertani Saat Kering

Kamis, 10 September 2026 - 19:00 WIB

Kementerian Transmigrasi Dorong Ekonomi Lokal Domande Usai Bangun 100 Rumah

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Berita Terbaru