Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan Jadi Fokus Kemendagri, Ribka Haluk Tegaskan Dukungan Penuh

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan Jadi Fokus Kemendagri, Ribka Haluk Tegaskan Dukungan Penuh (foto: sawitindonesia)

Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan Jadi Fokus Kemendagri, Ribka Haluk Tegaskan Dukungan Penuh (foto: sawitindonesia)

Sisipublik.com – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri dalam mendukung Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan. Dukungan tersebut di wujudkan melalui penguatan perencanaan pembangunan daerah, sinkronisasi kebijakan lintas sektor, serta peningkatan komunikasi dengan masyarakat.

Menurut Ribka, langkah tersebut penting untuk memastikan program strategis nasional di Papua Selatan berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri Rapat Penetapan Wilayah Kawasan Sentra Produksi Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN) di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.

Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan Didukung Tata Ruang yang Jelas

Selain memperkuat koordinasi, Kemendagri juga mendorong kesiapan regulasi sebagai fondasi pembangunan kawasan. Ribka menjelaskan bahwa pemerintah telah menyelesaikan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Papua Selatan Tahun 2025–2029.

Dokumen tersebut menjadi acuan penting dalam mengarahkan pembangunan kawasan secara terpadu. Dengan adanya RTRW, pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait dapat mempercepat langkah dari sisi tata ruang, regulasi, hingga aspek teknis.

Baca Juga :  Ramai Soal Iuran BPJS Terbaru, BPJS Kesehatan Pastikan Belum Ada Perubahan

Lebih lanjut, Percepatan Pembangunan KSPEAN Papua Selatan juga sejalan dengan pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan KSPEAN. Karena itu, Kemendagri terus melakukan sinkronisasi program bersama pemerintah daerah agar seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.

Ribka menilai keberadaan RTRW memberikan kepastian arah pembangunan. Selain itu, dokumen tersebut memudahkan koordinasi antarlembaga dalam mendukung pengembangan sentra pangan dan energi di Papua Selatan.

Komunikasi dengan Masyarakat Menjadi Kunci

Di sisi lain, Ribka menekankan pentingnya pendekatan sosial dalam pelaksanaan program pembangunan. Ia meminta seluruh pihak mengedepankan komunikasi aktif dengan masyarakat, terutama para pemilik hak ulayat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada kesiapan teknis dan regulasi. Pemerintah juga perlu membangun kepercayaan, keterbukaan informasi, dan pemahaman bersama dengan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung

Ia mengingatkan bahwa kurangnya komunikasi dapat memunculkan kesalahpahaman yang berpotensi menghambat pelaksanaan program. Oleh sebab itu, Kemendagri terus mendorong pemerintah daerah memperkuat dialog dan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan.

Sinergi Diperkuat untuk Percepat Realisasi Program

Selanjutnya, Ribka berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut di nilai penting untuk mempercepat realisasi KSPEAN sebagai salah satu proyek strategis nasional.

Program ini di harapkan mampu mendukung ketahanan pangan, memperkuat ketahanan energi, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di kawasan timur Indonesia. Karena itu, Kemendagri berkomitmen memberikan fasilitasi dan pendampingan kepada pemerintah daerah.

Ribka menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal komunikasi dengan masyarakat agar seluruh proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata. Dengan dukungan semua pihak, di harapkan mampu menghadirkan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah dalam jangka panjang. (j/*)

Berita Terkait

Gus Ipul Dorong SDM Sekolah Rakyat Perkuat Akurasi Data Bansos
11 Kapal Gabungan Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda
Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia, Amanah Merah Putih Dibawa ke Asian Games 2026
11 Fasilitas Waste-to-Energy Ditargetkan Rampung 2028, Pemerintah Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu
Kinerja Pertanian Jadi Penopang, Amran Puncaki Penilaian Menteri Kabinet Merah Putih
Pemerintah Tambah 1 Juta Ton SPHP, Strategi Jaga Stabilitas Beras di Tengah El Nino
Perlindungan Hari Tua Pekerja Informal Mengemuka, Literasi Dana Pensiun Baru 22 Persen
Pemulihan Flores Mulai Bergerak, Aktivitas Warga Kembali Normal Pascagempa
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:00 WIB

Gus Ipul Dorong SDM Sekolah Rakyat Perkuat Akurasi Data Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 15:00 WIB

11 Kapal Gabungan Cari Lima Jurnalis yang Hilang Kontak di Selat Sunda

Kamis, 10 September 2026 - 14:08 WIB

Prabowo Lepas 432 Atlet Indonesia, Amanah Merah Putih Dibawa ke Asian Games 2026

Kamis, 10 September 2026 - 08:00 WIB

11 Fasilitas Waste-to-Energy Ditargetkan Rampung 2028, Pemerintah Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah dari Hulu

Rabu, 9 September 2026 - 20:00 WIB

Kinerja Pertanian Jadi Penopang, Amran Puncaki Penilaian Menteri Kabinet Merah Putih

Berita Terbaru