Energi Hijau Jadi Prioritas, Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Ketahanan Energi Nasional

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Energi Hijau Jadi Prioritas, Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Penguatan Ketahanan Energi Nasional (foto: setneg)

Energi Hijau Jadi Prioritas, Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Penguatan Ketahanan Energi Nasional (foto: setneg)

Sisipublik.com – Energi Hijau Jadi Prioritas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Pertemuan yang turut di hadiri Solihin Jusuf Kalla itu membahas langkah memperkuat ketahanan energi nasional melalui percepatan pembangunan pembangkit listrik berbasis energi bersih untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, pembahasan juga menyoroti kebutuhan energi yang terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah memandang ketersediaan pasokan listrik sebagai faktor penting untuk mendukung aktivitas industri dan kebutuhan masyarakat.

Energi Hijau Jadi Prioritas dalam strategi pembangunan nasional yang di siapkan pemerintah. Jusuf Kalla menjelaskan, dirinya bersama Solihin Jusuf Kalla berdiskusi cukup lama dengan Presiden Prabowo serta di dampingi Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet. Mereka membahas peningkatan kapasitas energi guna mendukung target swasembada energi Indonesia.

Baca Juga :  Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar

Jusuf Kalla menyebut pihaknya telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas 1.500 megawatt. Selanjutnya, mereka menyiapkan pembangunan tambahan sebesar 2.000 megawatt yang mencakup pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).

Energi Hijau Jadi Prioritas untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi

Menurut Jusuf Kalla, kebutuhan energi nasional akan terus bertambah sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang berada di kisaran 5 hingga 8 persen. Karena itu, pengembangan energi bersih menjadi langkah strategis agar Indonesia memiliki pasokan energi yang kuat dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo mendukung percepatan pembangunan energi nasional berbasis ramah lingkungan. Ketersediaan energi yang memadai di nilai mampu memperkuat fondasi pembangunan sekaligus menjaga laju pertumbuhan ekonomi.

Jusuf Kalla menegaskan, pembangunan sektor energi memerlukan dukungan investasi yang besar. Ia memperkirakan kebutuhan dana untuk proyek tersebut mencapai Rp60 triliun hingga Rp70 triliun.

Baca Juga :  Teknologi Pengendalian Rayap BRIN Bantu Warga Lindungi Bangunan dan Aset Kayu

Investasi dan Lokasi Proyek Sudah Disiapkan

Lebih lanjut, Jusuf Kalla menjelaskan bahwa desain proyek dan lokasi pembangunan telah tersedia. Oleh sebab itu, tahap berikutnya akan berfokus pada pembahasan teknis agar proses investasi dapat berjalan lebih cepat.

Presiden Prabowo, kata Jusuf Kalla, menyetujui percepatan realisasi proyek tersebut. Langkah ini di harapkan dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi nasional.

Pertemuan Juga Membahas Isu Internasional

Selain sektor energi, Presiden Prabowo dan Jusuf Kalla turut bertukar pandangan mengenai sejumlah perkembangan internasional. Keduanya membahas situasi perdamaian di Thailand Selatan serta dinamika yang berkembang di Pakistan dan Afghanistan.

Pembahasan tersebut menunjukkan perhatian pemerintah terhadap berbagai isu regional yang memiliki pengaruh terhadap stabilitas dan kerja sama internasional. (j/*)

Berita Terkait

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Bantuan Pertanian Jatim Rp3 Triliun, Pembibitan Ayam Jadi Fokus Tambahan Anggaran
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk

Berita Terbaru