BGN Perketat Standar Layanan, 1.152 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Masih Berbenah

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana(foto: herald.id)

Kepala BGN, Dadan Hindayana(foto: herald.id)

Sisipublik.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), diperketat Standar Operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dapur MBG masih menjalani penghentian sementara sebanyak 1.152 untuk proses perbaikan layanan.

Sejak awal 2025, BGN menghentikan sementara operasional 4.581 SPPG guna meningkatkan kualitas dan menyesuaikan standar nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.429 dapur telah menyelesaikan pembenahan dan kembali melayani masyarakat.

Baca Juga :  HP Anti Air Baterai Awet 7000mAh, 3 Pilihan Smartphone Tangguh untuk Pekerja Lapangan

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pihaknya menjaga kualitas program tanpa pengecualian. Menurutnya, setiap SPPG wajib memenuhi seluruh ketentuan agar layanan tetap aman, sehat, dan berkualitas.

BGN memberikan surat peringatan kepada sejumlah SPPG karena beberapa kendala, seperti fasilitas yang belum memenuhi standar, belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca Juga :  Jadwal KRL Jogja Solo, yang Perlu Diketahui Penumpang

Dadan memastikan mitra yang menyelesaikan perbaikan dapat kembali beroperasi. Ia juga mengapresiasi kontribusi para pengelola SPPG yang telah mendukung pelaksanaan awal Program MBG.

Melalui proses pembinaan ini, BGN berharap seluruh dapur MBG dapat memberikan layanan yang semakin baik dan sesuai standar nasional. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru