BGN Perketat Standar Layanan, 1.152 Dapur Program Makan Bergizi Gratis Masih Berbenah

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BGN, Dadan Hindayana(foto: herald.id)

Kepala BGN, Dadan Hindayana(foto: herald.id)

Sisipublik.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), diperketat Standar Operasionalnya oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Dapur MBG masih menjalani penghentian sementara sebanyak 1.152 untuk proses perbaikan layanan.

Sejak awal 2025, BGN menghentikan sementara operasional 4.581 SPPG guna meningkatkan kualitas dan menyesuaikan standar nasional. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3.429 dapur telah menyelesaikan pembenahan dan kembali melayani masyarakat.

Baca Juga :  Indonesia Bertahan di Krisis 2008, Ini Kata SBY

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan pihaknya menjaga kualitas program tanpa pengecualian. Menurutnya, setiap SPPG wajib memenuhi seluruh ketentuan agar layanan tetap aman, sehat, dan berkualitas.

BGN memberikan surat peringatan kepada sejumlah SPPG karena beberapa kendala, seperti fasilitas yang belum memenuhi standar, belum tersedianya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), serta belum mendaftarkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Baca Juga :  Malaysia Siapkan Pesawat dan Helikopter untuk Bantu Indonesia Tangani Karhutla

Dadan memastikan mitra yang menyelesaikan perbaikan dapat kembali beroperasi. Ia juga mengapresiasi kontribusi para pengelola SPPG yang telah mendukung pelaksanaan awal Program MBG.

Melalui proses pembinaan ini, BGN berharap seluruh dapur MBG dapat memberikan layanan yang semakin baik dan sesuai standar nasional. (j/*)

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar
Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin
Syarikat Islam Perkuat Dakwah Ekonomi, Bidik Pasar Koperasi Desa
Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Berita Terbaru