Sisipublik.com – Sapaan hangat mahasiswa Indonesia mewarnai kedatangan Presiden Prabowo Subianto di Vladivostok, Federasi Rusia, Rabu (2/9/2026), saat menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11. Kehadiran kepala negara disambut antusias oleh pelajar Tanah Air yang mengibarkan bendera Merah Putih dan menyapa langsung di sela agenda kunjungan.
Kunjungan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari diplomasi ekonomi Indonesia di kawasan Asia Pasifik, tetapi juga menghadirkan momen emosional antara Presiden dan diaspora Indonesia di Rusia.
Mahasiswa Indonesia Sambut Langsung Presiden
Sapaan hangat mahasiswa Indonesia terlihat dari antusiasme para pelajar yang telah lama menetap di Vladivostok. Salah satunya, Andini Yuliasari, mahasiswa yang telah menempuh pendidikan selama empat tahun di kota tersebut, mengaku pertemuan itu menjadi pengalaman yang berkesan.
“Saya gugup sekaligus bangga bisa bertemu langsung Presiden,” ujarnya.
Menurut Andini, kehadiran Presiden di Vladivostok memberi rasa kedekatan tersendiri antara masyarakat Indonesia di luar negeri dengan Tanah Air, sekaligus mencerminkan perhatian negara terhadap warganya di perantauan.
Antusiasme Diaspora di Perantauan
Mahasiswa lainnya, Kiki Rizki Agustiani, juga mengungkapkan antusiasmenya. Ia mengaku baru pertama kali melihat langsung Presiden Indonesia selama tinggal di Rusia.
“Kunjungan ini jadi momen penting bagi kami yang jauh dari Indonesia,” kata Kiki.
Ia berharap kehadiran Presiden dalam forum internasional tersebut dapat memperkuat hubungan Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang ekonomi dan pendidikan.
Sapaan hangat mahasiswa Indonesia dalam kunjungan ini menjadi simbol kuatnya ikatan kebangsaan di perantauan. Di tengah jarak ribuan kilometer dari Tanah Air, interaksi singkat dengan Presiden meninggalkan kesan mendalam sekaligus mempertegas semangat nasionalisme yang tetap terjaga di kalangan diaspora.











Komentar