Prabowo dan Menhan Qatar Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka

- Jurnalis

Senin, 1 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo dan Menhan Qatar Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka (foto: kemhan)

Prabowo dan Menhan Qatar Bahas Penguatan Kemitraan Strategis di Istana Merdeka (foto: kemhan)

Sisipublik.com – Kunjungan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Negara Urusan Pertahanan Qatar, Sheikh Saoud bin Abdulrahman bin Hassan bin Ali Al-Thani, di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (1/6/2026) di sambut presiden Prabowo Subianto.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Kedua pihak memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkuat komunikasi serta mempererat hubungan kerja sama yang telah terjalin antara Indonesia dan Qatar.

Dalam pertemuan itu, Sheikh Saoud menyampaikan pesan dari Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani, kepada Presiden Prabowo. Presiden menyambut baik pesan tersebut dan menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mengembangkan hubungan bilateral yang saling menguntungkan.

Baca Juga :  Peluang Kerja Indonesia di Jerman Kian Menjanjikan, Ini yang Sedang Dipersiapkan

Selain membahas hubungan diplomatik, kedua negara juga meninjau perkembangan sejumlah program kerja sama  serta peluang kolaborasi di berbagai bidang strategis.

Hubungan Indonesia dan Qatar sebelumnya semakin kuat setelah kedua negara menandatangani Memorandum Saling Pengertian tentang Dialog Strategis pada April 2025. Presiden Prabowo dan Emir Qatar turut menyaksikan langsung penandatanganan kesepakatan tersebut.

Baca Juga :  Verifikasi BPHTB Pemerintah Daerah Kini Maksimal Tiga Hari, Balik Nama Ditargetkan Selesai 10 Hari

Melalui dialog strategis itu, Indonesia dan Qatar mendorong peningkatan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari hubungan internasional, stabilitas kawasan, pengembangan ekonomi, perdagangan, investasi, hingga pertukaran budaya.

Pertemuan di Istana Merdeka kembali menunjukkan kesamaan komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan yang konstruktif dan berorientasi pada kerja sama jangka panjang. Suasana diskusi berlangsung produktif dengan semangat saling menghormati dan memperkuat kemitraan yang telah terbangun selama ini. (j/*)

Berita Terkait

Penguatan Pelatih Guru Jadi Strategi Kemenag Perluas Pembelajaran Numerasi Madrasah
BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Pelatih Guru Jadi Strategi Kemenag Perluas Pembelajaran Numerasi Madrasah

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Berita Terbaru