Peluang Kerja Indonesia di Jerman Kian Menjanjikan, Ini yang Sedang Dipersiapkan

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peluang Kerja Indonesia di Jerman Kian Menjanjikan, Ini yang Sedang Dipersiapkan (foto: ekon)

Peluang Kerja Indonesia di Jerman Kian Menjanjikan, Ini yang Sedang Dipersiapkan (foto: ekon)

Sisipublik.com – Peluang Kerja Indonesia di Jerman semakin terbuka setelah delegasi bisnis Jerman melakukan serangkaian pertemuan dengan pemerintah dan pelaku usaha nasional. Selain menjajaki investasi baru, Jerman juga menunjukkan minat besar untuk merekrut tenaga kerja Indonesia guna memenuhi kebutuhan sumber daya manusia yang terus meningkat.

Pertemuan tersebut berlangsung setelah agenda bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier di Istana Merdeka. Selanjutnya, delegasi bisnis Jerman berdiskusi dengan pemerintah serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengenai berbagai peluang kerja sama ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, Peluang Kerja Indonesia di Jerman menjadi salah satu topik yang mendapat perhatian khusus. Menurutnya, Jerman menghadapi tantangan demografi karena jumlah generasi muda terus menurun. Kondisi itu mendorong kebutuhan tenaga kerja dari negara mitra, termasuk Indonesia.

Selain itu, delegasi Jerman juga menyoroti kesiapan sumber daya manusia Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung berbagai sektor industri di negara tersebut.

Peluang Kerja Indonesia di Jerman Masuk Agenda Joint Commission

Airlangga menjelaskan pemerintah segera menindaklanjuti peluang tersebut melalui forum Joint Commission on Industry and Economy yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.

Baca Juga :  Bansos PKH BPNT Triwulan 3 Mulai 20 Juli, Kemensos Rampungkan Pembaruan Data Penerima

Melalui forum itu, kedua negara akan membahas rencana penempatan tenaga kerja, program pelatihan, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Pemerintah juga mendorong keterlibatan dunia usaha agar proses persiapan berjalan lebih efektif.

Karena itu, Airlangga meminta Kadin Indonesia mengoordinasikan langkah strategis bersama sektor industri guna menyambut peluang kerja sama tersebut. Langkah ini diharapkan mampu membuka akses yang lebih luas bagi tenaga kerja Indonesia ke pasar kerja Jerman.

Investasi Jerman Fokus pada Mineral Kritis dan Manufaktur

Di sisi lain, pembahasan juga mencakup peluang investasi baru. Delegasi bisnis Jerman menanyakan sejumlah sektor yang berpotensi memperkuat hubungan ekonomi kedua negara.

Pemerintah melihat mineral kritis sebagai salah satu sektor yang paling menarik perhatian investor Jerman. Rare earth dan nikel menjadi komoditas utama karena berperan penting dalam industri kendaraan listrik, baterai, serta teknologi energi bersih.

Namun demikian, pemerintah mengingatkan agar investasi baru tidak masuk ke sektor yang berpotensi memperbesar kelebihan kapasitas produksi global. Oleh sebab itu, Indonesia mendorong investasi pada bidang yang masih memiliki ruang pertumbuhan dan nilai tambah tinggi.

Baca Juga :  Program Scorpène Jadi Ruang Penguatan Industri Kapal Selam Indonesia

Kadin Nilai Antusiasme Dunia Usaha Jerman Sangat Tinggi

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menilai dunia usaha Jerman menunjukkan antusiasme besar terhadap Indonesia. Menurutnya, kesepakatan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) membuka peluang perdagangan yang lebih luas antara Indonesia dan Uni Eropa.

Selain perdagangan, investor Jerman juga berencana meningkatkan investasi langsung pada sektor strategis seperti mineral kritis, energi transisi, dan manufaktur maju.

Lebih lanjut, Anindya mengungkapkan bahwa pihak Jerman mendukung program pertukaran pekerja antara kedua negara. Program tersebut tidak hanya mempererat hubungan masyarakat, tetapi juga mempercepat transfer pengetahuan dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.

Dengan dukungan pemerintah dan dunia usaha, kerja sama Indonesia dan Jerman berpotensi menghasilkan manfaat yang lebih luas. Tidak hanya melalui investasi dan perdagangan, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mampu bersaing di tingkat global. (j/*)

Berita Terkait

Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Bantuan Pertanian Jatim Rp3 Triliun, Pembibitan Ayam Jadi Fokus Tambahan Anggaran
Kredibilitas Fiskal Jadi Modal Indonesia Perluas Kerja Sama dengan Bank Dunia
Revitalisasi Museum 2026 Sasar Lebih dari 200 Situs Budaya di Indonesia
Gaji Pensiunan ASN Lewat Koperasi Masih Dikaji, Kemenkop Tegaskan Belum Ada Keputusan
Pelatihan Kerja Sukabumi Siapkan 1.600 Peserta, 11 Jenis Keterampilan Dibuka
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:15 WIB

Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Bantuan Pertanian Jatim Rp3 Triliun, Pembibitan Ayam Jadi Fokus Tambahan Anggaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Revitalisasi Museum 2026 Sasar Lebih dari 200 Situs Budaya di Indonesia

Berita Terbaru