MagangHub Buka Pendaftaran Mitra Batch 2, Perusahaan Bisa Ajukan Program Pemagangan

- Jurnalis

Senin, 24 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemnaker membuka pendaftaran mitra penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II pada 21–31 Agustus 2026 (Ilustrasi AI: sisipublik.com)

Kemnaker membuka pendaftaran mitra penyelenggara MagangHub Batch 2 Angkatan II pada 21–31 Agustus 2026 (Ilustrasi AI: sisipublik.com)

Sisipublik.com – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran MagangHub Batch 2 Angkatan II bagi perusahaan serta kementerian/lembaga yang ingin menjadi mitra penyelenggara pemagangan tahun 2026.

Pendaftaran berlangsung pada 21–31 Agustus 2026. Program tersebut menyasar lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi yang membutuhkan pengalaman kerja sekaligus penguatan kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja.

MagangHub Batch 2 Perluas Kesempatan Pengalaman Kerja

Melalui MagangHub Batch 2, Kemnaker mendorong lebih banyak perusahaan dan instansi pemerintah terlibat sebagai penyelenggara pemagangan. Keterlibatan mitra menjadi salah satu bagian penting untuk memperluas akses pengalaman kerja bagi lulusan pendidikan tinggi.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, program tersebut juga bertujuan mempertemukan kompetensi lulusan dengan kebutuhan dunia kerja. Karena itu, Kemnaker mengajak perusahaan serta kementerian/lembaga ikut menyediakan program pemagangan yang relevan.

“Program ini diharapkan memperluas kesempatan bagi lulusan perguruan tinggi dan pendidikan profesi untuk memperoleh pengalaman kerja dan meningkatkan kompetensi,” ujar Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Sabtu (22/8/2026).

Baca Juga :  PLTS 100 GWp Jadi Langkah Besar Pemerintah Perkuat Energi Surya Nasional

Syarat Perusahaan Menjadi Mitra MagangHub

Untuk mengikuti pendaftaran, calon mitra perlu memiliki akun SIAPKerja. Selain itu, perusahaan harus menunjuk seorang pegawai yang sudah terdaftar dalam Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP) sebagai admin penyelenggara pemagangan.

Selanjutnya, admin melakukan pendaftaran secara mandiri melalui laman resmi MagangHub. Calon mitra juga perlu menyiapkan beberapa dokumen dan data pendukung.

Persyaratan tersebut mencakup Nomor Induk Berusaha (NIB) atau kode pendaftaran WLKP, data pimpinan perusahaan, surat penunjukan admin, serta surat pernyataan kesediaan menjadi mitra penyelenggara pemagangan.

Selain persyaratan administrasi, perusahaan juga perlu mengusulkan program pemagangan. Usulan tersebut harus menjelaskan posisi yang tersedia, persyaratan program studi, lokasi, kebutuhan peserta, serta deskripsi pekerjaan.

Perusahaan juga perlu mencantumkan jumlah hari pemagangan dan hari libur dalam satu minggu. Dengan demikian, peserta dapat mengetahui gambaran program sebelum mengikuti proses seleksi.

Baca Juga :  MTQ Nasional XXXI Perluas Partisipasi, Menag Tekankan Persaudaraan dan Kepedulian

Jadwal Verifikasi hingga Penetapan Peserta

Setelah masa pendaftaran berakhir, Kemnaker akan melakukan verifikasi terhadap calon mitra pada 1–3 September 2026. Hasil verifikasi tersebut menjadi dasar penetapan mitra penyelenggara.

Kemnaker kemudian mengumumkan mitra yang lolos melalui laman MagangHub. Setelah itu, proses berlanjut ke tahap pendaftaran peserta yang berlangsung pada 3–8 September 2026.

Berikutnya, mitra penyelenggara melakukan rekrutmen dan mengusulkan peserta pada 9–15 September 2026. Peserta yang masuk dalam usulan kemudian mengikuti seleksi dan penetapan pada 16–18 September 2026.

Kemnaker menjadwalkan pengumuman hasil seleksi peserta pada 18 September 2026. Dengan rangkaian tersebut, perusahaan yang berminat perlu memastikan persyaratan administrasi dan program pemagangan telah lengkap sebelum batas pendaftaran.

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Swasembada Beras Perkuat Ketahanan Pangan, Pemerintah Benahi Distribusi Pupuk
Transformasi PLN Jadi Prioritas, Prabowo Dorong Efisiensi dan Energi Surya 100 GW
Berita ini 17 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:27 WIB

SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan

Berita Terbaru