Sekolah Rakyat Permanen Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare di Batuan

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ekolah Rakyat Permanen Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare di Batuan (foto: kementerian sosial)

ekolah Rakyat Permanen Sumenep Siapkan Lahan 7,1 Hektare di Batuan (foto: kementerian sosial)

Sisipublik.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyiapkan lahan seluas 7,1 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat permanen. Pemkab mengalokasikan lahan tersebut sebagai bagian dari dukungan terhadap program pendidikan dan pengentasan kemiskinan yang menjadi prioritas pemerintah.

Lokasi lahan berada di Desa Gunggung, Kecamatan Batuan, tepat di seberang Universitas Wiraraja. Sebelumnya, tanah milik Pemkab Sumenep tersebut direncanakan untuk pembangunan sport center.

Sekolah Rakyat Permanen Sumenep Berada di Lahan Pemkab

Kabid Linjamsos Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumenep, R Erwien Hendra Laksmono, menjelaskan bahwa lokasi tersebut menjadi lahan kedua yang Pemkab ajukan. Sebelumnya, pemerintah daerah mengusulkan lokasi lain, tetapi lahan itu belum memenuhi persyaratan.

“Status lahan milik Pemkab dengan luas 7,1 hektare,” ujarnya saat meninjau lokasi bersama Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai, Kabid Tata Ruang Dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Sumenep Hariyanto Effendi, serta rombongan di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu (8/8/2026).

Selain itu, Pemkab Sumenep telah menyiapkan dokumen pengajuan. Pemerintah daerah juga berencana mengirimkan proposal secara langsung ke Sekretariat Bersama Sekolah Rakyat di kantor Kementerian Sosial.

“Proposal akan langsung dikirim. Kepala dinas sosial dan PU akan segera ke Jakarta,” jelas Erwien.

Ia berharap proses tersebut dapat berjalan lancar sehingga pembangunan Sekolah Rakyat permanen bisa mulai pada tahun ini.

Baca Juga :  Irigasi perpipaan Bantu Petani Cirebon Hadapi Musim Kemarau

Kondisi Lahan Mendukung Pembangunan

Berdasarkan peninjauan di lapangan, lokasi yang disiapkan memiliki akses cukup mudah. Lahan tersebut berada tidak jauh dari Jalan Trunojoyo yang menjadi bagian dari jalur jalan nasional.

Kondisi tanah juga relatif datar. Selain itu, jalan desa sudah tersedia sehingga kendaraan dapat mencapai area yang akan menjadi lokasi pembangunan.

“Tinggal diuruk dan diperluas saja,” kata Erwien.

Dengan kondisi tersebut, Pemkab Sumenep tinggal menyiapkan sejumlah pekerjaan pendukung sebelum pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan.

Dukungan untuk Program Prioritas Pemerintah

Staf Khusus Menteri Sosial Ishaq Zubaedi Raqib mengapresiasi langkah Pemkab Sumenep yang menyiapkan lahan untuk Sekolah Rakyat permanen. Ia menilai dukungan tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjalankan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Ishaq, Pemkab Sumenep bahkan mengalihkan rencana pemanfaatan lahan yang sebelumnya untuk sport center menjadi lokasi Sekolah Rakyat.

“Sumenep sudah ikhtiar siapkan lahan yang awalnya untuk sport center di ubah untuk Sekolah Rakyat, ini iktikad baik Pak Bupati terlibat secara aktif memastikan program prioritas Presiden. Bupati Sumenep telah berjuang sekuat tenaga, mudah mudahaan ini jadi legacy beliau yang sudah habis-habisan memperjuangan SR,” katanya.

Dukungan pemerintah daerah tersebut di harapkan dapat memperluas akses pendidikan gratis sekaligus membantu upaya pengentasan kemiskinan di Sumenep.

Baca Juga :  Menkeu Soroti Disiplin Anggaran dan Evaluasi Program Strategis di Jawa Barat

Sekretariat Bersama Dinilai Percepat Koordinasi

Sementara itu, Tenaga Ahli Menteri Ahmad Rifai menyarankan Pemkab Sumenep membentuk sekretariat bersama untuk memperlancar koordinasi pengajuan lahan Sekolah Rakyat permanen.

Menurutnya, keberadaan sekretariat bersama akan memudahkan berbagai organisasi perangkat daerah dalam melengkapi persyaratan dan menyatukan proses pengajuan.

“Sekber akan mempercepat koordinasi dinas PU, dinas pendidikan, dinas sosial, dinas pertanian dan Katim PKH. Jadi konsolidasi nanti enak lengkap, konsolidasi persyaratan bisa cepat,” katanya.

Karena itu, pembentukan sekretariat bersama dapat menjadi salah satu langkah untuk mempercepat proses administrasi dan koordinasi antarlembaga.

Sekolah Rakyat Permanen Disiapkan untuk Siswa SRT 49

Nantinya, Sekolah Rakyat permanen tersebut akan mendukung kebutuhan pendidikan siswa yang saat ini mengikuti Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 49 Sumenep.

SRT 49 telah beroperasi sejak 2025 di Gedung SKB Kecamatan Batuan. Saat ini, program tersebut menampung 76 siswa pada jenjang SD dan SMP.

Namun, status SRT 49 masih dalam tahap rintisan dan kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di gedung SKB. Kondisi tersebut membuat daya tampung ruang pendidikan masih terbatas.

Dengan adanya lahan untuk Sekolah Rakyat permanen, Pemkab Sumenep berharap fasilitas pendidikan bagi para siswa dapat berkembang dan memiliki tempat belajar yang lebih memadai.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru