Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BWS Sumatera VI Jambi mendukung penanganan karhutla melalui penyediaan air untuk pemadaman dan pendinginan di Muaro Jambi. (foto: kementerian pu)

Tim BWS Sumatera VI Jambi mendukung penanganan karhutla melalui penyediaan air untuk pemadaman dan pendinginan di Muaro Jambi. (foto: kementerian pu)

Sisipublik.com – Kementerian PU memasok air untuk mendukung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Pematang Gajah, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi. Dukungan tersebut dilakukan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VI Jambi bersama Satgas Karhutla.

Kebakaran terjadi pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Hasil asesmen Posko Karhutla Provinsi Jambi memperkirakan area terdampak mencapai sekitar 20 hektare. Lahan tersebut memiliki karakteristik gambut dan menghadapi kondisi cuaca kering selama musim kemarau.

Kementerian PU Pasok Air untuk Karhutla Muaro Jambi

Untuk memperkuat operasi di lapangan, BWS Sumatera VI Jambi mengerahkan dua tandon air portabel dengan kapasitas total 2.000 liter. Petugas mengisi kembali persediaan air dari sumber terdekat agar kebutuhan pemadaman dan pendinginan tetap tersedia.

Selain itu, BPBD turut mengerahkan satu mobil tangki berkapasitas 5.000 liter. Manggala Agni Kementerian Lingkungan Hidup juga menyiapkan satu mobil tangki berkapasitas 4.000 liter.

Sementara itu, tim BWS Sumatera VI Jambi bekerja bersama BPBD, TNI, Polri, Manggala Agni, dan unsur Satgas Karhutla lainnya. Koordinasi lintas lembaga tersebut mendukung pemadaman sekaligus proses pendinginan di area terdampak.

Baca Juga :  Karhutla Kalteng: Prabowo Tambah Armada Udara dan Perkuat Pencegahan Titik Api

Api di lokasi telah berhasil dipadamkan. Namun, petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Langkah tersebut penting karena lahan gambut memiliki risiko kembali terbakar jika masih menyimpan panas atau bara.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan kementeriannya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kekeringan dan karhutla selama musim kemarau 2026. Menurut dia, Kementerian PU memanfaatkan infrastruktur serta sumber daya air untuk mendukung penanganan bencana.

Dengan demikian, pemerintah belum menghentikan dukungan di lokasi meski api utama telah padam. BWS Sumatera VI Jambi masih berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan Satgas Karhutla sampai lokasi berada dalam kondisi aman.

Dukungan Pasokan Air Juga Menjangkau Berau

Selain Muaro Jambi, Kementerian PU memberikan dukungan pasokan air untuk penanganan karhutla di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. BWS Kalimantan V menjalankan dukungan tersebut pada Senin (24/8/2026) di Kecamatan Sambaliung.

Baca Juga :  Karhutla Ancam Kelompok Rentan, Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan di Tujuh Provinsi

Dukungan berlangsung di Kampung Sukan SP1 dan Kampung Bangun. Dalam operasi tersebut, BWS Kalimantan V mengerahkan dua unit water supply dan satu kendaraan operasional.

Petugas juga bekerja bersama dua kendaraan penanggulangan karhutla BPBD Kabupaten Berau, satu ambulans PMI, serta satu kendaraan peralatan TNI. Dukungan tersebut memperkuat ketersediaan air dan sarana operasional bagi tim di lapangan.

Berdasarkan data pemantauan BWS Kalimantan V, wilayah Berau juga tercatat mengalami kondisi cuaca yang bervariasi pada 24 Agustus. Data pos hujan menunjukkan beberapa wilayah Berau mengalami hujan, sementara lokasi lain mencatat kondisi tanpa hujan pada periode pemantauan.

Dua kegiatan tersebut menunjukkan pemanfaatan sarana sumber daya air untuk mendukung respons terhadap karhutla. Pemerintah juga mengandalkan koordinasi lintas instansi agar kebutuhan air dan dukungan operasional dapat bergerak sesuai kondisi di lapangan.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Budaya Kesultanan Ternate: Viva Yoga Dorong Pelestarian Tradisi Pulau Hiri
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru