Persatuan Potensi Bangsa Jadi Kunci, Prabowo Dorong Lompatan Besar Sains dan Teknologi Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Persatuan Potensi Bangsa Jadi Kunci, Prabowo Dorong Lompatan Besar Sains dan Teknologi Indonesia (foto: presidenri)

Persatuan Potensi Bangsa Jadi Kunci, Prabowo Dorong Lompatan Besar Sains dan Teknologi Indonesia (foto: presidenri)

Sisipublik.com – Persatuan Potensi Bangsa menjadi pesan utama yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Minggu (28/6/2026). Presiden mengajak seluruh elemen nasional memperkuat kolaborasi agar Indonesia mampu menciptakan lompatan besar di bidang sains, teknologi, dan inovasi.

Kegiatan tersebut mengakhiri rangkaian diskusi yang mempertemukan pemerintah, akademisi, peneliti, serta pelaku industri. Forum itu membahas berbagai strategi pembangunan nasional yang berorientasi pada penguatan riset, inovasi, dan kemandirian ekonomi.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan bahwa Persatuan Potensi Bangsa tercermin dari jalannya sarasehan yang berlangsung terbuka, aktif, dan produktif. Para peserta saling bertukar pandangan mengenai kebijakan strategis nasional yang menjadi dasar pembangunan Indonesia pada masa mendatang.

Menurut Brian, forum tersebut menghasilkan banyak masukan yang memperkuat sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan komunitas riset. Kolaborasi itu diharapkan mampu mempercepat pemanfaatan hasil penelitian menjadi inovasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia juga mengapresiasi arahan Presiden Prabowo dalam pembukaan acara. Menurutnya, paparan tersebut tersusun secara komprehensif, berbasis data, dan memberikan arah yang jelas bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta teknologi nasional.

Baca Juga :  Peta Jalan Riset Nasional Jadi Kompas Indonesia Menuju 2045, Ini Strategi Besarnya

Persatuan Potensi Bangsa Perkuat Kolaborasi Riset

Selanjutnya, Brian menjelaskan bahwa Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi segera menindaklanjuti hasil sarasehan melalui pembentukan kelompok kerja tematik. Tim tersebut akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan sesuai bidang keahlian masing-masing.

Kelompok kerja itu bertugas menghimpun kepakaran nasional, mempercepat penyusunan solusi berbasis riset, sekaligus menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan pembangunan. Dengan langkah tersebut, pemerintah ingin memastikan inovasi akademik dapat berkembang menjadi kebijakan dan teknologi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Selain itu, kerja sama lintas sektor diharapkan memperkuat ekosistem riset nasional sehingga mampu menghasilkan inovasi yang lebih kompetitif di tingkat global.

Prabowo Ajak Seluruh Elemen Bersatu Hadapi Perubahan Dunia

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengaku mengikuti perkembangan sarasehan hingga selesai. Ia menilai suasana diskusi berlangsung positif karena seluruh peserta saling berbagi pandangan, pengalaman, dan gagasan untuk kepentingan bangsa.

Baca Juga :  Pendidikan Koperasi Akan Masuk Kurikulum SD hingga SMA di Jawa Tengah Mulai Tahun Ajaran 2026/2027

Menurut Presiden, perubahan global berlangsung sangat cepat akibat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Karena itu, Indonesia memerlukan kebersamaan seluruh komponen bangsa agar mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.

Presiden menegaskan bahwa setiap gagasan, kemampuan, dan inisiatif harus di arahkan untuk memperkuat daya saing nasional. Ia menilai kolaborasi menjadi modal penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Prabowo mengajak seluruh pemangku kepentingan terus membangun budaya inovasi yang melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, industri, peneliti, dan masyarakat.

Sinergi Nasional Menuju Indonesia Maju

Penutupan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 menjadi awal penguatan sinergi nasional dalam pengembangan sains dan teknologi. Pemerintah berharap seluruh hasil pembahasan tidak berhenti sebagai rekomendasi, tetapi berkembang menjadi program nyata yang mendorong inovasi nasional.

Melalui kolaborasi yang semakin erat, Indonesia memiliki peluang lebih besar untuk memperkuat daya saing global. Langkah tersebut sekaligus membuka jalan bagi lahirnya karya-karya inovatif yang mampu membawa Indonesia sejajar dengan negara-negara maju melalui kekuatan riset, teknologi, dan sumber daya manusia unggul. (j/*)

Berita Terkait

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia dan Belarus Tetapkan Tujuh Kerja Sama Prioritas Hingga 2030
Perkuat Aliansi dengan Belarus, Prabowo Siapkan Langkah Besar Dongkrak Investasi dan Perdagangan
Transformasi Besar Indonesia Jadi Fokus Prabowo untuk Wujudkan Negara Modern dan Sejahtera
Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli 2026, Simak Daftar Lengkap Penyesuaiannya
Polri Harus Lindungi Rakyat, Prabowo Tekankan Peran Strategis Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional
Magang Nasional 2026 Dibuka 15 Juli, Peluang 50 Ribu Lulusan Baru Segera Dimulai
Impor Kedelai Mau Dipangkas, Langkah Besar Pemerintah Ini Bisa Ubah Nasib Petani
Harga LNG Industri Turun, Pemerintah Pangkas Biaya Gas untuk Jaga Lapangan Kerja
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 06:00 WIB

Perkuat Kemitraan Strategis, Indonesia dan Belarus Tetapkan Tujuh Kerja Sama Prioritas Hingga 2030

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:00 WIB

Perkuat Aliansi dengan Belarus, Prabowo Siapkan Langkah Besar Dongkrak Investasi dan Perdagangan

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:00 WIB

Transformasi Besar Indonesia Jadi Fokus Prabowo untuk Wujudkan Negara Modern dan Sejahtera

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:30 WIB

Harga BBM Non Subsidi Pertamina Turun Mulai 1 Juli 2026, Simak Daftar Lengkap Penyesuaiannya

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:30 WIB

Polri Harus Lindungi Rakyat, Prabowo Tekankan Peran Strategis Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional

Berita Terbaru