PSEL Legok Nangka Siap Dibangun, Proyek Olah 2.000 Ton Sampah Bandung Raya Dimulai Akhir Juli

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PSEL Legok Nangka Siap Dibangun, Proyek Olah 2.000 Ton Sampah Bandung Raya Dimulai Akhir Juli (foto: inilahkoran)

PSEL Legok Nangka Siap Dibangun, Proyek Olah 2.000 Ton Sampah Bandung Raya Dimulai Akhir Juli (foto: inilahkoran)

Sisipublik.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan PSEL Legok Nangka memasuki tahap pembangunan fisik setelah seluruh persiapan mendekati tahap akhir. Proyek strategis nasional tersebut di jadwalkan memulai konstruksi melalui groundbreaking pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, meninjau langsung lokasi Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Legok Nangka di Kabupaten Bandung. Ia menyebut kawasan proyek memiliki luas sekitar 85 hektare, sementara sekitar 20 hektare akan di manfaatkan untuk pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste-to-energy.

Menurut Herman, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama Gubernur Jawa Barat dijadwalkan menghadiri prosesi peletakan batu pertama sebagai tanda di mulainya pembangunan proyek tersebut.

PSEL Legok Nangka Ditargetkan Olah 2.000 Ton Sampah per Hari

PSEL Legok Nangka di rancang mampu mengolah sekitar 2.000 ton sampah setiap hari.dan di targetkan menghasilkan listrik hingga 42 megawatt (MW) yang akan di salurkan ke jaringan kelistrikan nasional.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Raih Kemenangan Perdana, Reidel Toiran Soroti Kondisi Fisik Pemain di SEA V Cup 2026

Pemerintah memperkirakan nilai investasi proyek mencapai Rp6 triliun. Sementara itu, Kementerian Keuangan memberikan dukungan melalui Project Development Grant (PDG) senilai sekitar Rp1,3 triliun guna mempercepat realisasi pembangunan.

Herman menjelaskan kehadiran fasilitas ini menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi persoalan sampah di wilayah Bandung Raya. Saat ini, kawasan tersebut menghasilkan sekitar 5.000 ton sampah setiap hari, sedangkan sebagian besar pengelolaannya masih bertumpu pada TPPAS Sarimukti.

Kurangi Beban Sarimukti dan Layani Wilayah Regional

Selain melayani Kota Bandung dan wilayah Bandung Raya, TPPAS Regional Legok Nangka juga di proyeksikan menerima sampah dari Kabupaten Sumedang serta Kabupaten Garut. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah regional di Jawa Barat.

Baca Juga :  7 Wakil Indonesia di Perempat Final Indonesia Open 2026, Mampukah Tuan Rumah Ciptakan Kejutan Besar?

Di sisi lain, pemerintah mempercepat pembangunan proyek tersebut melalui Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik.

Melalui penerapan teknologi waste-to-energy, pemerintah berharap volume sampah yang berakhir di landfill terus menurun. Pada saat yang sama, energi listrik yang di hasilkan dapat memberikan manfaat tambahan bagi sistem kelistrikan nasional.

Herman optimistis tahapan groundbreaking menjadi awal percepatan pembangunan yang telah di persiapkan selama bertahun-tahun. Ia berharap seluruh proses konstruksi berjalan sesuai rencana sehingga fasilitas ini segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. (j/*)

Berita Terkait

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai
Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa
Budidaya Lebah Trigona Sumalata Buka Peluang Usaha Madu Berbasis Potensi Lokal
Dapur SRT 3 Sulsel Ditarget Rampung 6 Oktober, Mensos Dorong Sekolah Rakyat Mandiri Pangan
Kapal Fiberglass Buka Akses Warga Segun Saat Sungai Surut
Manasik Sepanjang Tahun Jadi Strategi Kemenhaj Perkuat Kemandirian Jemaah Aceh
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Budidaya Lebah Trigona Sumalata Buka Peluang Usaha Madu Berbasis Potensi Lokal

Berita Terbaru