Pelatihan Kemnaker di Brebes Bidik Penyerapan Kerja bagi Korban PHK

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi membuka program pelatihan berbasis kompetensi bagi pekerja terdampak PHK di PT Bintang Indokarya Gemilang, Brebes, Jawa Tengah (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi membuka program pelatihan berbasis kompetensi bagi pekerja terdampak PHK di PT Bintang Indokarya Gemilang, Brebes, Jawa Tengah (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sisipublik.com – Pelatihan Kemnaker bagi pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) menyasar dua peluang sekaligus, yakni kembali memasuki pasar kerja dan membangun usaha mandiri. Melalui Program Pelatihan Berbasis Kompetensi, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri dan kemampuan peserta.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi membuka program tersebut di PT Bintang Indokarya Gemilang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada 20 Oktober 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kompetensi pekerja agar mampu menghadapi perubahan kebutuhan tenaga kerja.

Pelatihan Kemnaker Targetkan 50.000 Peserta

Secara nasional, Kemnaker mengalokasikan pelatihan vokasi bagi 50.000 peserta. Sementara itu, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang menargetkan 2.464 peserta di 25 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Khusus di Kabupaten Brebes, sebanyak 32 peserta angkatan pertama mengikuti pelatihan dengan peluang penyerapan langsung oleh PT Bintang Indokarya Gemilang. Skema ini menghubungkan pelatihan dengan kebutuhan perusahaan sehingga peserta memiliki jalur yang lebih jelas untuk kembali bekerja.

Baca Juga :  Beasiswa LPDP Syariah Diusulkan Purbaya untuk Perkuat Talenta Ekonomi Islam Indonesia

Cris menekankan bahwa penguasaan kompetensi menjadi bekal penting bagi pekerja yang ingin kembali memasuki dunia kerja. Karena itu, penyelenggara perlu menyesuaikan materi pelatihan dengan kebutuhan peserta sekaligus tuntutan industri.

Bekal Kompetensi untuk Bekerja dan Berwirausaha

Selain mengejar peluang kerja baru, peserta dapat memanfaatkan keterampilan yang mereka pelajari untuk merintis usaha atau mengembangkan bisnis yang sudah berjalan. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya membuka peluang bekerja sebagai karyawan, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi.

Cris meminta peserta mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan serius agar mampu menguasai keterampilan yang diberikan. Ia juga mendorong pekerja agar melihat PHK sebagai kesempatan untuk menyiapkan langkah karier berikutnya.

Pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja diharapkan membantu peserta meningkatkan daya saing. Namun, peluang penempatan kerja tetap bergantung pada kecocokan kompetensi, kebutuhan perusahaan, dan ketersediaan lowongan.

BBPVP Semarang Perluas Pelatihan Melalui TMT

Dalam kunjungan yang sama, Cris memantau pelaksanaan Tailor Made Training (TMT) di LPK Anugerah Trikarya Utama. Program ini menawarkan pelatihan yang dapat menyesuaikan kebutuhan lembaga atau kelompok peserta.

Baca Juga :  Perluasan Program Bedah Rumah Jadi Fokus, Langkah Mendagri Ini Bisa Berdampak Besar bagi Warga

BBPVP Semarang menargetkan 741 paket TMT dengan kapasitas total 11.856 orang. Kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, lembaga pelatihan kerja swasta (LPKS), serta komunitas dapat memanfaatkan program tersebut.

Pelaksanaan pelatihan di Brebes melibatkan BBPVP Semarang, Pemerintah Kabupaten Brebes, dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kabupaten Brebes. Kolaborasi ini mendukung penyelarasan pelatihan dengan kebutuhan dunia usaha dan kondisi ketenagakerjaan daerah.

Cara Mengakses Informasi Pelatihan Kemnaker

Pencari kerja dapat mengakses layanan ketenagakerjaan melalui aplikasi SIAPkerja. Sementara itu, informasi mengenai program pelatihan vokasi tersedia melalui situs resmi Skillhub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id.

Pekerja terdampak PHK dapat memanfaatkan kanal tersebut untuk mencari informasi program yang sesuai dengan kebutuhan dan rencana karier mereka. Dengan memilih pelatihan yang relevan, peserta dapat mempersiapkan diri untuk melamar pekerjaan baru maupun mengembangkan usaha mandiri.

Berita Terkait

Kemnaker Siapkan Teaching Factory dan Karirhub untuk Percepat Penyerapan Lulusan Kampus
Pemberdayaan Keluarga Sekolah Rakyat Dimulai dari Usaha Mikro di Bandung
Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar
Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin
Syarikat Islam Perkuat Dakwah Ekonomi, Bidik Pasar Koperasi Desa
Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Kemnaker Siapkan Teaching Factory dan Karirhub untuk Percepat Penyerapan Lulusan Kampus

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Pemberdayaan Keluarga Sekolah Rakyat Dimulai dari Usaha Mikro di Bandung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Pelatihan Kemnaker di Brebes Bidik Penyerapan Kerja bagi Korban PHK

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin

Berita Terbaru