Sisipublik.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Ajang ini hadir dengan skema baru berbasis wilayah untuk memberi ruang kompetisi yang lebih seimbang bagi setiap daerah.
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, format regional di pilih agar pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal terbatas tetap punya peluang yang setara menunjukkan kinerjanya.
Menurut Tito, Kemendagri juga menyiapkan dukungan berupa insentif fiskal yang berasal dari alokasi anggaran kementerian. Dana tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata bagi daerah yang mampu mencatatkan capaian terbaik di wilayah masing-masing.
Ia menjelaskan, sistem penilaian sebelumnya di lakukan dalam skala nasional. Namun setelah di evaluasi,
Karena itu, Kemendagri membagi ajang penghargaan ini ke dalam 18 regional di berbagai wilayah Indonesia. Lewat skema tersebut, persaingan di nilai lebih proporsional karena kepala daerah bertanding dengan wilayah yang karakteristik fiskalnya relatif seimbang.
Regional Sulawesi sendiri menghadirkan empat kategori utama, yakni penurunan angka pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanganan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.
Kemendagri memastikan seluruh proses penilaian berlangsung objektif dengan mengacu pada data kuantitatif dari Badan Pusat Statistik dan data Pendapatan Asli Daerah masing-masing wilayah.
Pemerintah juga ingin mendorong hadirnya kompetisi sehat yang memacu inovasi dan pelayanan publik di berbagai daerah. (j/*)










Komentar