Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal untuk Kepala Daerah lewat Ajang Regional

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal untuk Kepala Daerah lewat Ajang Regional (foto:kemendagri)

Kemendagri Siapkan Insentif Fiskal untuk Kepala Daerah lewat Ajang Regional (foto:kemendagri)

Sisipublik.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sulawesi di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (29/5/2026). Ajang ini hadir dengan skema baru berbasis wilayah untuk memberi ruang kompetisi yang lebih seimbang bagi setiap daerah.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan, format regional di pilih agar pemerintah daerah dengan kapasitas fiskal terbatas tetap punya peluang yang setara menunjukkan kinerjanya.

Menurut Tito, Kemendagri juga menyiapkan dukungan berupa insentif fiskal yang berasal dari alokasi anggaran kementerian. Dana tersebut menjadi bentuk apresiasi nyata bagi daerah yang mampu mencatatkan capaian terbaik di wilayah masing-masing.

Baca Juga :  Prabowo Tunjuk AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Whoosh, Ini Tugas dan Tanggung Jawabnya

Ia menjelaskan, sistem penilaian sebelumnya di lakukan dalam skala nasional. Namun setelah di evaluasi,

Karena itu, Kemendagri membagi ajang penghargaan ini ke dalam 18 regional di berbagai wilayah Indonesia. Lewat skema tersebut, persaingan di nilai lebih proporsional karena kepala daerah bertanding dengan wilayah yang karakteristik fiskalnya relatif seimbang.

Baca Juga :  Komdigi Perluas Spektrum Frekuensi, Kapasitas Jaringan Seluler Nasional Berpotensi Naik Signifikan

Regional Sulawesi sendiri menghadirkan empat kategori utama, yakni penurunan angka pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanganan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.

Kemendagri memastikan seluruh proses penilaian berlangsung objektif dengan mengacu pada data kuantitatif dari Badan Pusat Statistik dan data Pendapatan Asli Daerah masing-masing wilayah.

Pemerintah juga ingin mendorong hadirnya kompetisi sehat yang memacu inovasi dan pelayanan publik di berbagai daerah. (j/*)

Berita Terkait

Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 RI, Monas Siap Tampung 100 Ribu Peserta pada 1 Agustus 2026
Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan
Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian
Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar
KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli
Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG
Kepala BGN Mundur, Nanik S. Deyang Pilih Fokus Jalani Pengobatan Jantung
Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:00 WIB

Benih Kedelai Unggul Jadi Andalan Kementan Bersama Unesa untuk Percepat Swasembada Pangan

Senin, 27 Juli 2026 - 11:06 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Bank Indonesia, Pemerintah Siapkan Proses Penggantian

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Naik Daya Listrik dari 1300 VA ke 2200 VA, Simak Persiapan agar Proses Berjalan Lancar

Sabtu, 25 Juli 2026 - 01:00 WIB

KUR Perumahan Rp 880 Miliar Siap Disalurkan, Akad Massal Ribuan Debitur Digelar Akhir Juli

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:55 WIB

Tata Kelola BGN Jadi Prioritas, Sudaryono Siapkan Sistem Transparan untuk Perkuat Program MBG

Berita Terbaru