Museum Cipta Mahardika Jadi Model Penguatan Literasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

- Jurnalis

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan ruang pamer Museum Cipta Mahardika yang menjadi bagian dari perluasan Museum Gubug Wayang di Mojokerto, Jawa Timur (foto: kementerian kebudayaan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon meresmikan ruang pamer Museum Cipta Mahardika yang menjadi bagian dari perluasan Museum Gubug Wayang di Mojokerto, Jawa Timur (foto: kementerian kebudayaan)

Sisipublik.com – Museum Cipta Mahardika di Mojokerto, Jawa Timur, mendapat dorongan dari Menteri Kebudayaan Fadli Zon untuk berkembang sebagai bagian dari penguatan museum tematik di Indonesia. Ruang pamer baru yang menjadi bagian dari perluasan Museum Gubug Wayang itu dinilai dapat memperluas akses masyarakat terhadap edukasi dan warisan budaya.

Menurut Fadli Zon, keberadaan museum tematik memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya karena mampu menghadirkan koleksi dalam konteks yang lebih dekat dengan masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong keterlibatan komunitas, individu, serta pihak swasta dalam pengelolaan museum.

Museum Cipta Mahardika Perkuat Edukasi Warisan Budaya

Museum Cipta Mahardika hadir dalam ekosistem Museum Gubug Wayang yang menjadikan wayang sebagai salah satu koleksi utamanya. UNESCO telah memasukkan wayang Indonesia ke dalam daftar Warisan Budaya Takbenda pada 2003.

Fadli menilai keragaman bentuk wayang serta proses akulturasi dengan berbagai budaya membutuhkan ruang pelestarian sekaligus pembelajaran yang berkelanjutan. Museum tematik dapat menjalankan fungsi tersebut dengan menghadirkan koleksi dan informasi budaya kepada masyarakat secara lebih mudah.

Baca Juga :  Ekonomi Jawa Timur Semester I 2026 Tembus 5,84%, Tertinggi di Pulau Jawa

Selain menjaga koleksi, pendekatan museum tematik juga dapat membantu generasi muda memahami perkembangan kebudayaan melalui benda, sejarah, seni, dan narasi yang saling berkaitan.

Swasta Dinilai Bisa Gerakkan Ekonomi Budaya

Fadli juga melihat pengelolaan museum oleh komunitas dan pihak swasta sebagai peluang untuk membangun ekosistem ekonomi budaya. Menurutnya, museum tidak harus bergantung pada pembiayaan pemerintah apabila pengelola mampu mengembangkan layanan dan program yang menarik bagi masyarakat.

Ia menyebut kreativitas dalam mengemas museum tematik dapat meningkatkan minat kunjungan. Dengan demikian, museum tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga dapat menjadi ruang interaksi budaya sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitarnya.

“Kita sangat mengapresiasi individu, swasta, dan korporasi yang mencintai budaya Indonesia dan berani mendirikan museum,” kata Fadli Zon.

Baca Juga :  Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 27 Juni 2026 Lengkap, Cek Seluruh Jam Keberangkatan

Pemerintah, lanjut dia, berharap jumlah museum di Indonesia terus bertambah. Fadli bahkan menargetkan Indonesia memiliki lebih dari 1.000 museum yang dapat menjadi etalase budaya dan peradaban bangsa.

Museum Komedi Bing Slamet Segera Diresmikan

Pengembangan museum tematik juga akan berlanjut melalui rencana peresmian Museum Pelawak atau Museum Bing Slamet. Kementerian Kebudayaan menjadwalkan peresmian museum tersebut pada 27 September 2026, bertepatan dengan Hari Komedi Nasional.

Langkah tersebut menunjukkan upaya pemerintah memperluas bentuk pelestarian budaya melalui tema yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Museum tidak hanya dapat mengangkat warisan tradisional, tetapi juga merekam perjalanan tokoh, seni pertunjukan, dan budaya populer Indonesia.

Fadli berharap Museum Gubug Wayang beserta museum lain dalam kelompoknya dapat menjadi contoh bagi pengembangan museum tematik di daerah lain. Ia menilai keberadaan museum dengan tema yang spesifik dapat membantu masyarakat mengenal kekayaan budaya Indonesia sekaligus menjaga keberlanjutannya.

Berita Terkait

Pascagempa NTT, Siswa SMA Muhammadiyah Boleng Dapat Pendampingan Kesehatan Mental
Jembatan Manyar Dibuka, Jalur Logistik Gresik ke KEK JIIPE Kini Lebih Lancar
Potensi Laut Momiwaren Dibidik untuk Buka Lapangan Kerja Baru
1.000 Pompa Air Disiapkan untuk Jaga Panen Padi dan Jagung di Grobogan
Kemenag Perbarui Data Penerima, Bantuan Pemulihan 821 Pesantren di Aceh Capai Rp74,24 Miliar
Bendungan Cibeet Jadi Andalan Kendalikan Banjir Karawang-Bekasi, Pembangunan Dipercepat
Petani Pala Papua Barat Belajar Bahasa Inggris untuk Buka Akses Pasar Global
JIAT Jadi Sumber Air Alternatif, Petani Kalobo dan Waibu Tetap Bertani Saat Kering
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 15:00 WIB

Pascagempa NTT, Siswa SMA Muhammadiyah Boleng Dapat Pendampingan Kesehatan Mental

Rabu, 16 September 2026 - 13:00 WIB

Jembatan Manyar Dibuka, Jalur Logistik Gresik ke KEK JIIPE Kini Lebih Lancar

Rabu, 16 September 2026 - 07:00 WIB

Potensi Laut Momiwaren Dibidik untuk Buka Lapangan Kerja Baru

Selasa, 15 September 2026 - 14:00 WIB

1.000 Pompa Air Disiapkan untuk Jaga Panen Padi dan Jagung di Grobogan

Selasa, 15 September 2026 - 12:00 WIB

Museum Cipta Mahardika Jadi Model Penguatan Literasi Budaya dan Ekonomi Kreatif

Berita Terbaru