Gempa NTT: Pemerintah Kerahkan Tim Pusat dan 50.000 Paket Bantuan ke Maumere

- Jurnalis

Minggu, 16 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa di Flores, NTT (foto: kementerian sekretaris negara)

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran pemerintah untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak gempa di Flores, NTT (foto: kementerian sekretaris negara)

Sisipublik.com – Gempa NTT mendorong pemerintah segera mengambil langkah penanganan di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sejak Sabtu pagi, Presiden Prabowo Subianto mengarahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat serta memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan sesuai kebutuhan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan informasi tersebut melalui keterangan tertulis pada Sabtu (15/08/2026). Menurutnya, Presiden Prabowo menugaskan sejumlah pejabat pemerintah pusat untuk mendatangi langsung wilayah terdampak di Labuan Bajo dan Maumere pada hari yang sama.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan. Presiden Prabowo juga telah menugaskan beberapa pejabat pusat untuk langsung ke Labuan Bajo dan Maumere hari ini,” ujar Seskab.

Baca Juga :  Karhutla Merauke Mengancam Permukiman, Warga dan TEP UGM Perkuat Pemadaman di Bupul Indah

Tim Pemerintah Dikerahkan ke Labuan Bajo dan Maumere

Untuk mempercepat penanganan gempa NTT, pemerintah mengirim sejumlah pejabat ke Labuan Bajo dan Maumere. Mereka terdiri atas Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Wakil Menteri Kesehatan, serta Wakil Menteri Sosial.

Selain jajaran kementerian dan lembaga tersebut, pemerintah turut mengerahkan tim dari sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) dan lembaga terkait. PLN, Telkom, Pertamina, dan Bulog ikut mendukung penanganan kebutuhan masyarakat di wilayah yang terdampak.

Langkah tersebut bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat mendapat perhatian secara menyeluruh. Dengan keterlibatan berbagai unsur, pemerintah dapat menyesuaikan penanganan berdasarkan kondisi di lapangan.

Baca Juga :  Pascagempa NTT, Siswa SMA Muhammadiyah Boleng Dapat Pendampingan Kesehatan Mental

50.000 Paket Sembako Dikirim ke Maumere

Selain mengerahkan personel, pemerintah juga menyalurkan bantuan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak gempa NTT. Sebanyak 50.000 paket sembako dari Bantuan Presiden (Banpres) telah diberangkatkan menuju Maumere.

“Selain itu telah di berangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” imbuhnya.

Selanjutnya, pemerintah memastikan proses penanganan terus berjalan dengan melibatkan seluruh unsur terkait. Koordinasi antarlembaga menjadi bagian penting agar bantuan dan dukungan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah akan terus mempercepat langkah penanganan di wilayah terdampak.

“Pemerintah terus bergerak cepat menangani saudara-saudara kita di NTT,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai
Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa
Budidaya Lebah Trigona Sumalata Buka Peluang Usaha Madu Berbasis Potensi Lokal
Dapur SRT 3 Sulsel Ditarget Rampung 6 Oktober, Mensos Dorong Sekolah Rakyat Mandiri Pangan
Berita ini 4 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:00 WIB

KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai

Berita Terbaru