Green Jobs Jadi Fokus, Wamenaker Dorong Daerah Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industri

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Green Jobs Jadi Fokus, Wamenaker Dorong Daerah Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industrip  (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Green Jobs Jadi Fokus, Wamenaker Dorong Daerah Siapkan SDM Sesuai Kebutuhan Industrip (foto: kementerian ketenagakerjaan)

Sisipublik.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mendorong pemerintah daerah mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi perubahan pasar kerja. Green jobs atau pekerjaan ramah lingkungan menjadi salah satu bidang yang perlu mendapat perhatian karena peluangnya terus berkembang seiring transformasi usaha dan penerapan prinsip keberlanjutan.

Perubahan aktivitas ekonomi turut menghadirkan berbagai profesi dengan kebutuhan keahlian yang berbeda. Karena itu, pemerintah daerah perlu memetakan potensi usaha di wilayah masing-masing agar pendidikan dan pelatihan mampu mengikuti bidang pekerjaan yang memiliki peluang penyerapan tenaga kerja.

Green Jobs Perlu Masuk Pemetaan Kebutuhan Daerah

Green jobs menjadi bagian penting dalam persiapan menghadapi perubahan dunia kerja. Afriansyah meminta pemerintah daerah tidak hanya berfokus pada pekerjaan konvensional, tetapi juga mulai mengenali jenis profesi yang berkembang akibat perubahan teknologi dan pola industri.

“Zaman sekarang sudah berbeda. Saya meminta daerah-daerah untuk fokus pada pekerjaan baru, yaitu green jobs,” ujar Afriansyah saat berkunjung ke Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi, Senin (10/8/2026).

Menurut dia, persiapan tersebut tidak hanya menyasar lulusan baru. Para pekerja yang sudah berada di dunia profesional juga membutuhkan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan atau upskilling serta mempelajari keterampilan baru melalui reskilling.

Baca Juga :  Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Dengan demikian, peningkatan kompetensi dapat mengikuti perubahan kebutuhan profesi. Kemnaker, kata Afriansyah, siap mendukung langkah tersebut melalui satuan pelayanan pelatihan yang tersedia di berbagai daerah.

Fasilitas pelatihan itu dapat membantu pemerintah menyusun materi pembelajaran sesuai karakter ekonomi lokal. Selain itu, program tersebut dapat di arahkan pada bidang yang memiliki peluang kerja berdasarkan kebutuhan perusahaan di wilayah masing-masing.

Perusahaan Didorong Perkuat Link and Match

Selain pemerintah dan lembaga pendidikan, perusahaan juga memiliki peran penting dalam menyiapkan tenaga kerja. Afriansyah menilai penyusunan materi pelatihan perlu melibatkan dunia usaha agar kemampuan peserta didik lebih sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja.

Sebab, ketidaksesuaian atau mismatch antara kompetensi lulusan dan kebutuhan perusahaan masih menjadi salah satu tantangan dalam penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu mempertemukan pelaku usaha dengan lembaga pendidikan melalui skema link and match.

Skema tersebut dapat berjalan bersama SMA, SMK, dan satuan pendidikan sederajat. Dengan pola ini, proses pembelajaran tidak hanya memberikan pemahaman akademis, tetapi juga membantu peserta didik mengenal kebutuhan dunia profesional.

“Harapan kami seluruh perusahaan di daerah betul-betul bisa berkolaborasi dengan pemerintah daerah, sehingga program link and match dengan SMA dan SMK sederajat dapat berjalan dengan baik,” kata Afriansyah.

Baca Juga :  BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Lebih lanjut, keterlibatan perusahaan dapat memberikan pengalaman yang lebih dekat dengan kondisi pekerjaan. Peserta didik dapat memahami standar kerja, budaya profesional, hingga keterampilan praktis yang mereka perlukan dalam aktivitas sehari-hari.

Investasi Perlu Diiringi Kompetensi Tenaga Kerja

Di sisi lain, penguatan kompetensi SDM juga berkaitan erat dengan masuknya investasi ke daerah. Penanam modal dapat membuka peluang ekonomi baru, tetapi manfaat investasi akan semakin optimal apabila daerah memiliki calon pekerja dengan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan sektor usaha.

Karena itu, pemerintah daerah perlu melakukan pemetaan sektor ekonomi sejak awal. Data tersebut dapat menjadi dasar untuk menentukan jenis pendidikan dan pelatihan yang relevan sekaligus menyesuaikan kompetensi tenaga kerja dengan perkembangan usaha.

Langkah tersebut juga penting untuk menghadapi perubahan akibat otomatisasi, perkembangan teknologi, dan penerapan praktik ramah lingkungan. Dengan persiapan yang tepat, masyarakat dapat memperoleh kesempatan untuk mengikuti perubahan kebutuhan dunia kerja.

“Langkah itu sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadapi perubahan struktur pasar kerja. Selain pekerjaan konvensional, daerah perlu mulai mempersiapkan tenaga kerja untuk jenis pekerjaan baru yang muncul akibat perkembangan teknologi dan perubahan industri,” tutur Afriansyah.

Berita Terkait

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang
Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa
Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci
Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana
Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare
Sekolah Rakyat Mamuju Tengah Masuk Persiapan Tahap 3 Setelah Sertifikat Lahan Terbit
Kementerian PU Pasok Air, Penanganan Karhutla Muaro Jambi Berlanjut hingga Pendinginan
SNI Wajib AMDK, Kemenperin Buka Pendampingan Sertifikasi bagi Industri Maluku
Berita ini 11 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 15:00 WIB

Jembatan Gantung Pongpet Dievaluasi, Kementerian PU Kaji Perbaikan atau Pembangunan Ulang

Jumat, 4 September 2026 - 13:00 WIB

Uskup Labuan Bajo Apresiasi Kehadiran Menag di Flores Pascagempa

Senin, 31 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Mutasi Tiga Kapolres Polda Jambi, Ini Nama Pejabat Baru untuk Batanghari, Tanjabbar, dan Kerinci

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:30 WIB

Kriya Payakumbuh Didorong Tembus Pasar Lebih Luas Pascabencana

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Mentan Amran Siapkan Alsintan untuk 25 Distrik Puncak, Kopi Arabika Dibidik hingga 500 Hektare

Berita Terbaru