Mendikti: 122 Program Studi Bertransformasi pada 2026, Kampus Sesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi- 122 Program Studi Bertransformasi pada 2026, Kampus Sesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri (foto: AI)

Ilustrasi- 122 Program Studi Bertransformasi pada 2026, Kampus Sesuaikan Kurikulum dengan Kebutuhan Industri (foto: AI)

Sisipublik.com – Sebanyak 122 program studi di berbagai perguruan tinggi mengalami perubahan pada 2026. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menjelaskan bahwa Langkah tersebut merupakan transformasi akademik yang di ajukan oleh perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS).

Penjelasan itu di sampaikan Brian dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh perubahan program studi berasal dari usulan institusi pendidikan yang ingin menyesuaikan kurikulum dan bidang keilmuan dengan kebutuhan zaman.

Menurut Brian, sejumlah program studi melakukan pembaruan nama agar lebih relevan dengan perkembangan industri. Salah satu contohnya adalah program studi Matematika yang bertransformasi menjadi Aktuaria untuk memperkuat kompetensi lulusan pada bidang yang banyak di butuhkan dunia kerja.

Baca Juga :  Pemutakhiran DTSEN Dorong Pemerintah Perbaiki Penentuan Desil Penerima Bansos

Ia menilai perubahan tersebut merupakan bagian dari strategi kampus dalam meningkatkan daya tarik program studi sekaligus memperluas peluang karier bagi mahasiswa setelah lulus.

Brian juga menjelaskan bahwa pemerintah menjalankan kebijakan penutupan program studi demi menyesuaikan kebutuhan industri masa depan. Ia menegaskan bahwa kementerian tidak memiliki kebijakan tersebut.

Sebaliknya, pemerintah mendorong perguruan tinggi untuk terus mengembangkan dan memperbarui program studi agar mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Evaluasi serta penyesuaian kurikulum secara berkala menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pendidikan tinggi.

Baca Juga :  74 Peserta Magang Nasional Belajar Langsung tentang Cara Kerja Birokrasi dari Kementerian PANRB

Sebagai contoh, sejumlah bidang teknik kini berkembang ke arah kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), machine learning, hingga robotika. Perubahan tersebut di lakukan melalui penguatan substansi pembelajaran tanpa menghilangkan akar keilmuan yang telah ada.

Ia menegaskan bahwa penyesuaian program studi di lakukan melalui pembaruan substansi pembelajaran, termasuk pada program studi kependidikan dan bidang lainnya. Dengan demikian, kampus dapat tetap relevan sekaligus menjaga kualitas akademik di tengah perubahan kebutuhan industri yang terus berkembang. (j/*)

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar
Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin
Syarikat Islam Perkuat Dakwah Ekonomi, Bidik Pasar Koperasi Desa
Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Berita Terbaru