Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

indonesia-emas-boccia-asian-para-games-2026.webp
Tim boccia Indonesia bertanding pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.
Tim boccia Indonesia mempersembahkan medali emas ke-15 melalui nomor Mixed Team BC1/BC2 setelah mengalahkan Thailand 11-3 pada Asian Para Games 2026.

indonesia-emas-boccia-asian-para-games-2026.webp Tim boccia Indonesia bertanding pada Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Tim boccia Indonesia mempersembahkan medali emas ke-15 melalui nomor Mixed Team BC1/BC2 setelah mengalahkan Thailand 11-3 pada Asian Para Games 2026.

Sisipublik.com – Indonesia menutup Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang dengan raihan 15 medali emas dan menempati peringkat kedelapan klasemen akhir. Kontingen Merah Putih mengumpulkan total 73 medali, sekaligus melampaui target awal tujuh emas yang telah ditetapkan sebelum kompetisi.

Pencapaian tersebut mencerminkan kontribusi atlet dari berbagai cabang olahraga sepanjang pertandingan. Selain itu, konsistensi para atlet hingga hari terakhir turut memperkuat posisi Indonesia dalam persaingan olahraga disabilitas tingkat Asia.

Indonesia Raih 15 Emas Berkat Perjuangan hingga Hari Terakhir

Indonesia raih 15 emas Asian Para Games 2026 setelah para atlet terus menambah perolehan medali hingga penutupan kompetisi pada Sabtu (24/10). Rinciannya terdiri atas 15 emas, 21 perak, dan 37 perunggu.

Cabang olahraga boccia menyumbangkan emas terakhir Indonesia melalui nomor beregu campuran BC1/BC2. Tim yang diperkuat Muhammad Syafa, Gischa Zayana, dan Felix Ardi Yudha mengalahkan Thailand dengan skor 11-3.

Sementara itu, cabang powerlifting turut menyumbangkan medali perak melalui atlet Indonesia, yakni Ni Nengah Widiasih, Hilman, dan A. Hadi, sebagaimana tercantum dalam informasi kontingen.

Baca Juga :  Carlos Espi Jadi Pembeda, Real Madrid Buka Liga dengan Kemenangan atas Espanyol

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama NPC dan CdM

Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir mengapresiasi perjuangan atlet, ofisial, dan seluruh unsur pendukung kontingen Indonesia. Ia menilai keberhasilan melampaui target emas menunjukkan pentingnya koordinasi antara pemerintah, National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, dan Chef de Mission (CdM).

Erick menyebut Indonesia berhasil meraih lebih dari dua kali lipat target awal. Menurutnya, para atlet tetap menunjukkan semangat kompetitif meskipun telah mencapai sasaran medali emas yang pemerintah dan tim pendukung tetapkan.

Ia juga menilai komunikasi yang solid antara NPC Indonesia, CdM, dan Kementerian Pemuda dan Olahraga membantu seluruh pihak menjalankan strategi prestasi secara terarah.

Indonesia Raih 15 Emas sebagai Modal Pembinaan Atlet

Indonesia raih 15 emas Asian Para Games 2026 dengan total 73 medali. Hasil tersebut memberikan bahan evaluasi bagi pemangku kepentingan untuk menilai efektivitas program latihan, memetakan potensi atlet, serta menentukan cabang olahraga yang berpeluang meningkatkan prestasi.

Baca Juga :  Timnas Voli Indonesia Target Juara SEA V League 2026, Reidel Toiran Siapkan Kekuatan Terbaik

Namun, pencapaian di Jepang tidak hanya menjadi tolok ukur keberhasilan satu kompetisi. Pemerintah dan NPC Indonesia juga perlu menjaga kesinambungan pembinaan, memperkuat dukungan bagi atlet disabilitas, serta menyusun program latihan berdasarkan kebutuhan setiap cabang olahraga.

Selanjutnya, Indonesia dapat memanfaatkan hasil Asian Para Games 2026 untuk mempersiapkan atlet menghadapi ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028. Evaluasi yang terukur akan membantu tim pelatih menentukan prioritas latihan dan meningkatkan daya saing atlet pada ajang berikutnya.

Erick Thohir turut menyampaikan terima kasih kepada para atlet dan seluruh pendukung kontingen yang telah berjuang membawa nama Indonesia di Nagoya, Jepang. Ia berharap semangat dan kerja sama yang terbentuk selama kompetisi terus mendukung perkembangan olahraga disabilitas nasional.

Berita Terkait

Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui
Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional
Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan
Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas
Perizinan Usaha Olahraga Jadi Fokus Kemenpora, Pemda Perkuat Pengawasan
Rabu Bugar Kemenpora Perkuat Kebiasaan Olahraga Lewat Senam Jantung Sehat dan Tai Chi
Indonesia Youth Summit 2026 Siapkan 160 Pemuda untuk Bahas Tantangan Ekonomi dan Isu Strategis
Pembinaan Atlet Jawa Timur Jadi Sorotan, Kemenpora Siapkan Perlindungan Masa Pensiun
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Raih 15 Emas Asian Para Games 2026, Boccia Pastikan Posisi Delapan Besar

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Boccia Indonesia Sumbang Tiga Emas, Target Asian Para Games 2026 Terlampaui

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Taufik Hidayat Dorong Kolaborasi Kampus dan Praktisi untuk Cetak Talenta Olahraga Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Regulasi Desain Olahraga Daerah Jadi Pekerjaan Rumah, Kemendagri Usulkan Peta Jalan 12 Bulan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Stadion Daerah Jadi Pusat Ekonomi, Kemenpora Siapkan Model Bisnis untuk 20 Stadion Prioritas

Berita Terbaru