Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing Jadi Sorotan BBNKT 2026

- Jurnalis

Minggu, 25 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono mengapresiasi prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing serta inovasi sosial masyarakat pada malam penganugerahan BBNKT 2026 di Yogyakarta (foto: kementerian sosial)

Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono mengapresiasi prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing serta inovasi sosial masyarakat pada malam penganugerahan BBNKT 2026 di Yogyakarta (foto: kementerian sosial)

Sisipublik.com – Prestasi siswa Sekolah Rakyat dalam Olimpiade Bahasa Asing menjadi salah satu sorotan dalam malam penganugerahan Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026 di Yogyakarta, Jumat (23/10/2026). Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono mengapresiasi pencapaian tersebut sekaligus menegaskan pentingnya kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh anak.

Selain prestasi akademik, kegiatan bertema “Bersatu, Bergerak, Berdampak” itu juga memberikan penghargaan kepada masyarakat yang menghadirkan inovasi sosial. Karang Taruna mendorong generasi muda dan masyarakat untuk mengembangkan gagasan yang mampu menjawab persoalan di lingkungan sekitar.

Prestasi Siswa Sekolah Rakyat Membuktikan Kesempatan yang Setara

Budisatrio menilai prestasi siswa Sekolah Rakyat menunjukkan bahwa kondisi ekonomi keluarga tidak harus membatasi kemampuan anak dalam mengembangkan potensi. Menurutnya, kesempatan yang memadai dapat membuka jalan bagi siswa untuk bersaing dan meraih pencapaian di bidang akademik.

Ia mengaku bangga melihat para siswa mampu menunjukkan kemampuan yang setara dengan peserta dari sekolah lain. Karena itu, dukungan terhadap pendidikan dan pengembangan bakat perlu terus diperkuat agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk berprestasi.

Dalam Olimpiade Bahasa Inggris, Misfan Nazriel dari SRMA 13 Bekasi meraih juara pertama. Novia Ariyani dari SRMA 38 Lombok Timur menempati posisi kedua, sedangkan Andi Melisa S dari SRT 33 Tanjungpinang meraih juara ketiga. Liana dari SRT 1 Gresik memperoleh juara harapan pertama.

Pada kategori Bahasa Arab, Andi Zahra Syahwah dari SRT 1 Jakarta Pusat meraih juara pertama. Muh Fathur Rahman dari SRMA 38 Lombok Timur menempati posisi kedua, diikuti Hazmi Ariansyah dari SRT 2 Kota Banjarbaru sebagai juara ketiga. Sabri Maulana Fajar dari SRMA 6 Kota Bengkulu meraih juara harapan pertama.

Sementara itu, kategori Bahasa Mandarin menempatkan Siti Safarahayu dari SRMA 31 Pekanbaru sebagai juara pertama. Ferdin Radiel Zebua dari SRMA 4 Padang meraih juara kedua, sedangkan Nur Asyifa Syafira dari SRT 1 Buton Tengah menempati posisi ketiga. Meyda Nur Aisyiah dari SRMA 2 Samarinda memperoleh juara harapan pertama.

Baca Juga :  Menkeu Soroti Disiplin Anggaran dan Evaluasi Program Strategis di Jawa Barat

Para siswa yang memenangkan olimpiade juga menerima dukungan berupa bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST), uang tunai, serta Kartu Indonesia Pintar (KIP). Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan keluarga dan menjaga keberlanjutan pendidikan mereka.

Inovasi Sosial Dorong Solusi bagi Masyarakat

Selain mengapresiasi prestasi pelajar, BBNKT 2026 memberikan perhatian kepada warga yang mengembangkan solusi sosial di berbagai bidang. Dalam Pekan Inovasi Sosial 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta, lima karya terbaik memperoleh penghargaan atas gagasan mereka dalam pengelolaan lingkungan, pertanian, peternakan, dan pemberdayaan masyarakat.

Lima karya terbaik tersebut meliputi Dari Sampah Organik Menjadi Siklus Pangan karya Anggun Tri Cahyanto, Biokonversi Sampah Organik karya Dimas Febrianta Nugroho, Lingkungan Hidup Pariwisata karya Eko Sujarno, Laboratorium Sedusun karya Kris Meilda Setiawati, serta Aquaponik Drum karya Mona Losinta.

Adapun lima karya lain yang masuk dalam Top 10 ialah Edukasi Pertanian Rombo Depok karya Arif Rahman O, Terkam (Ternak Kambing) Terpadu karya Marini, Sego Warisan Simbah karya Miarsih, Kalfis karya Muh Ahsanul Fikri, dan Budidaya Bebek Petelur Terpadu karya Surono.

Panitia memberikan uang pembinaan sebesar Rp10 juta kepada masing-masing inovator yang masuk Top 5 dan Rp5 juta kepada masing-masing inovator dalam Top 10. Bantuan tersebut diharapkan membantu para penerima mengembangkan gagasan dan memperluas manfaatnya bagi masyarakat.

Budisatrio berharap inovasi yang lahir dari kreativitas warga tidak berhenti pada tahap kompetisi. Sebaliknya, para penggagas perlu mengembangkan karya mereka agar dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pencegahan Kekerasan di Pesantren Jadi Fokus Pelatihan Musyrif dan Musyrifah

Kolaborasi Pemerintah dan Karang Taruna Perlu Diperkuat

Budisatrio juga menekankan pentingnya gotong royong dalam memperluas pengabdian sosial. Ia menjelaskan bahwa Karang Taruna tumbuh dari inisiatif masyarakat di lingkungan kecil di Jakarta, kemudian berkembang hingga menjangkau berbagai desa di Indonesia.

Menurutnya, upaya membantu masyarakat membutuhkan kerja sama antara individu, kelompok, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya. Kolaborasi tersebut memungkinkan program sosial menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan dukungan.

Dalam rangkaian penganugerahan BBNKT 2026, penyelenggara juga memberikan penghargaan kepada lima kepala daerah yang menjalankan peran sebagai pembina umum Karang Taruna tingkat kabupaten. Mereka berasal dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Semarang, Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Bali.

Budisatrio menilai dukungan pemerintah daerah dapat memperkuat jangkauan kegiatan sosial sekaligus mendorong kader Karang Taruna berkontribusi secara lebih luas.

BBNKT 2026 Ajak Generasi Muda Berkontribusi Nyata

Melalui BBNKT 2026, Budisatrio mengajak seluruh kader Karang Taruna untuk memperkuat semangat kebersamaan dan melanjutkan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga mendorong generasi muda agar mengambil peran aktif dalam pembangunan sosial dan menghadirkan solusi bagi persoalan di lingkungannya.

Menurutnya, ruang partisipasi bagi anak muda perlu terus terbuka agar mereka dapat mengembangkan gagasan, kemampuan, dan kepedulian sosial. Dengan demikian, prestasi akademik maupun inovasi masyarakat dapat berkembang menjadi kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Penganugerahan BBNKT 2026 pun menyoroti dua hal penting, yakni perlunya kesempatan pendidikan yang setara bagi anak-anak serta dukungan berkelanjutan bagi masyarakat yang mengembangkan inovasi sosial. Keduanya menjadi bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi dan pengabdian.

Berita Terkait

Pengawal Energi 2026 Sasar 3.679 SPBU, Pemerintah Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi
BBNKT Award 2026: 6.450 Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan, Kader Karang Taruna Hadirkan Inovasi Sosial
Revitalisasi Galeri Nasional Indonesia Perluas Akses Publik ke Karya Maestro Nusantara
Karhutla Berbasis Satelit Jadi Fokus Pemerintah, Lima Provinsi Masuk Prioritas Pengendalian
Gerakan Pangan Murah Perluas Akses Pangan, Pemerintah Siapkan Respons Harga Lebih Cepat
Swasembada Pangan Jadi Penyangga Indonesia saat Krisis Global, Cadangan Beras Tembus 4,56 Juta Ton
Prabowo Benahi BUMN, Pemerintah Prioritaskan Perusahaan Produktif dan Aset Negara
Manajemen Risiko ATR/BPN Jadi Kunci Percepat Layanan Pertanahan yang Aman
Berita ini 1 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing Jadi Sorotan BBNKT 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Pengawal Energi 2026 Sasar 3.679 SPBU, Pemerintah Perketat Pengawasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:00 WIB

BBNKT Award 2026: 6.450 Siswa Sekolah Rakyat Unjuk Kemampuan, Kader Karang Taruna Hadirkan Inovasi Sosial

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:16 WIB

Karhutla Berbasis Satelit Jadi Fokus Pemerintah, Lima Provinsi Masuk Prioritas Pengendalian

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Gerakan Pangan Murah Perluas Akses Pangan, Pemerintah Siapkan Respons Harga Lebih Cepat

Berita Terbaru

Tim Ekspedisi Patriot ITS mendampingi kelompok tani di Kawasan Transmigrasi Selaparang, Lombok Timur, dalam pemanfaatan limbah pertanian menjadi biochar (foto: kementerian transmigrasi)

Teknologi

Biochar Selaparang Ubah Limbah Jagung Menjadi Penyubur Tanah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 16:45 WIB