Sisipublik.com – Kementerian Transmigrasi menyerahkan 100 unit Rumah Transmigrasi Jamban Keluarga (RTJK) beserta sejumlah fasilitas pendukung di Kampung Domande, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Rabu (26/8). Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat potensi ekonomi lokal.
Pembangunan kawasan Domande tidak berhenti pada penyediaan hunian. Pemerintah juga membangun jaringan listrik, sanitasi, jalan lingkungan, fasilitas umum, serta meningkatkan jalan kawasan dan sistem drainase. Rehabilitasi sekolah dan rumah ibadah turut masuk dalam pembangunan tahap pertama.
Kementerian Transmigrasi Fokuskan Pembangunan pada Ekonomi Lokal
Kementerian Transmigrasi menempatkan masyarakat lokal sebagai bagian penting dalam pengembangan kawasan transmigrasi. Karena itu, penyediaan rumah perlu berjalan bersama peningkatan kapasitas, akses terhadap lahan, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan kegiatan ekonomi.
Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Sigit Mustofa Nurudin mengatakan pemerintah ingin masyarakat lokal berperan sebagai penggerak pembangunan di wilayahnya. Menurut dia, pembangunan kawasan harus memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi daerah.
Selain hunian yang layak, pemerintah juga menyiapkan arah pengembangan sumber penghidupan yang dapat berlangsung dalam jangka panjang. Dengan demikian, pembangunan rumah tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari pengembangan kawasan yang lebih produktif.
100 Rumah Lengkapi Infrastruktur Dasar Kampung Domande
Sebanyak 100 unit RTJK yang pemerintah serahkan pada tahap pertama kini dapat masyarakat tempati. Fasilitas pendukung seperti listrik, jalan lingkungan, sanitasi, rumah ibadah, dan fasilitas umum melengkapi kawasan tersebut.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze menyambut pembangunan tersebut karena kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang layak kini mendapat perhatian. Pemerintah Kabupaten Merauke juga berharap pembangunan tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal, tetapi turut membuka peluang peningkatan pengetahuan, pendapatan, dan kemandirian warga.
Sekretaris Kampung Domande Reki Roberto menyebut kehadiran rumah dan listrik memberikan manfaat langsung bagi warga. Perubahan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembangunan yang selama ini masyarakat harapkan.
Trans Karya Nusa Diarahkan Tingkatkan Nilai Tambah Produk
Setelah penyediaan hunian, Kementerian Transmigrasi mengarahkan perhatian pada penciptaan sumber pendapatan yang berkelanjutan. Pemerintah mendorong transmigran dan masyarakat setempat mengembangkan komoditas unggulan yang sesuai dengan potensi Domande.
Tim Ekspedisi Patriot (TEP) dapat membantu mengidentifikasi komoditas tersebut. Selanjutnya, masyarakat didorong tidak hanya menjual hasil produksi dalam bentuk bahan mentah, tetapi juga terlibat dalam pengolahan, pengemasan, distribusi, perdagangan, dan jasa.
Pola tersebut menjadi bagian dari pendekatan Trans Karya Nusa yang mengarahkan kawasan transmigrasi pada pengembangan produk unggulan, hilirisasi, kewirausahaan, dan perluasan akses pasar. Dengan pola itu, pemerintah berharap nilai tambah dari kegiatan ekonomi dapat tetap berada di Domande.
Pembangunan 100 unit RTJK beserta fasilitas pendukung menjadi fondasi awal bagi pengembangan Kampung Domande. Selanjutnya, keberhasilan kawasan akan bergantung pada kemampuan pemerintah dan masyarakat menghubungkan infrastruktur tersebut dengan pemberdayaan warga serta kegiatan ekonomi yang mampu menghasilkan pendapatan secara berkelanjutan.











Komentar