KA Sangkuriang Ketapang-Bandung Dorong Wisata Bandung dan Banyuwangi

Layanan kereta langsung Ketapang–Bandung semakin diminati masyarakat. Dalam satu bulan pertama operasional, KA Sangkuriang melayani lebih dari 64 ribu penumpang dan memperkuat konektivitas wisata Jawa Barat hingga Banyuwangi.

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KA Sangkuriang Dorong Wisata Bandung-Banyuwangi (foto: jabarprov)

KA Sangkuriang Dorong Wisata Bandung-Banyuwangi (foto: jabarprov)

Sisipublik.com – Banyuwangi dengan kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat yang menginginkan perjalanan praktis dan nyaman antardaerah. Kehadiran KA Sangkuriang Ketapang-Bandung (PP) mendapat respons positif sejak mulai beroperasi pada awal Mei 2026. Dalam satu bulan pertama layanan, kereta tersebut berhasil melayani 64.248 penumpang, menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi berbasis rel untuk perjalanan jarak jauh.

Tingginya angka pengguna tersebut mencerminkan kebutuhan masyarakat akan transportasi langsung Bandung-Banyuwangi tanpa harus berganti kereta di beberapa stasiun.

Sejak keberangkatan perdana dari Banyuwangi pada 2 Mei 2026, KA Sangkuriang terus menarik perhatian pelanggan dari berbagai kalangan dan memperkuat sektor pariwisata melalui konektivitas yang semakin baik antara wilayah timur dan barat Pulau Jawa.

Baca Juga :  Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya Berebut Gelar, Persija Tantang Arema FC

Berdasarkan data PT KAI Daop 9 Jember, Stasiun Jember menjadi tujuan kedatangan paling diminati pada relasi Bandung-Ketapang dengan total 3.952 penumpang. Selanjutnya, Stasiun Ketapang mencatat 2.918 penumpang sebagai salah satu titik tujuan utama dalam perjalanan tersebut.

Sementara itu, pada relasi Ketapang-Bandung, Stasiun Jember kembali menjadi lokasi keberangkatan favorit dengan jumlah 4.332 penumpang.

Stasiun Banyuwangi Kota berada di posisi berikutnya dengan total 3.193 penumpang yang memanfaatkan layanan tersebut untuk menuju berbagai kota di jalur perjalanan KA Sangkuriang.

Selain mendukung mobilitas, KA Sangkuriang juga memberikan manfaat bagi sektor wisata. Wisatawan dari Bandung kini dapat melakukan perjalanan langsung menuju Banyuwangi dalam satu rangkaian perjalanan.

Baca Juga :  Produk UMKM Pangan Lolos Kurasi Ketat, 10 Produk Siap Masuk 19 Gerai AEON

Lebih lanjut, PT KAI juga menghadirkan layanan Compartment Suite pada rangkaian KA Sangkuriang. Fasilitas ini menawarkan ruang perjalanan yang lebih privat dan nyaman, terutama bagi pelanggan yang menempuh perjalanan jarak jauh. Kehadiran fasilitas premium tersebut turut menambah daya tarik layanan bagi wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.

Oleh karena itu, PT KAI Daop 9 Jember berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menghadirkan berbagai inovasi. Langkah tersebut bertujuan menciptakan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, serta memberikan kesan positif bagi seluruh pelanggan yang menggunakan KA Sangkuriang. (j/*)

Berita Terkait

Investasi FreeNow di Morowali Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal
Transaksi Emas Digital Tembus Rp299 Triliun, Bappebti Soroti Keamanan Investasi
Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Sumur Rakyat Berizin Jadi Andalan, Bahlil Siapkan Etanol untuk Kurangi Impor Bensin
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
Defisit APBN 2027 Turun Jadi 2,4 Persen, Suahasil Nazara Prioritaskan Efisiensi Belanja
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Investasi FreeNow di Morowali Berpotensi Serap 1.000 Tenaga Kerja Lokal

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Transaksi Emas Digital Tembus Rp299 Triliun, Bappebti Soroti Keamanan Investasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru