Manufaktur Elektronika Indonesia Naik Kelas, Ekspor Midea Tembus 2 Juta Unit

- Jurnalis

Jumat, 11 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fasilitas manufaktur Midea Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, menjadi bagian dari pengembangan kapasitas produksi dan ekspor produk elektronik dari Indonesia (foto: kementerian perindustrian)

Fasilitas manufaktur Midea Indonesia di Cikarang, Jawa Barat, menjadi bagian dari pengembangan kapasitas produksi dan ekspor produk elektronik dari Indonesia (foto: kementerian perindustrian)

Sisipublik.com – Manufaktur elektronika Indonesia mulai memainkan peran lebih besar dalam jaringan produksi global. Perkembangan itu terlihat dari ekspansi fasilitas produksi Midea Electronics Indonesia di Cikarang dan Karawang serta capaian ekspor perusahaan yang mencapai dua juta unit produk hingga 2026.

Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza menilai peningkatan kapasitas manufaktur tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan pelaku industri terhadap Indonesia sebagai basis produksi. Ia menyampaikan hal itu saat menghadiri pencapaian produksi tiga juta unit dan peresmian pabrik Midea Indonesia di Cikarang, Rabu (9/9/2026).

Selain itu, manufaktur elektronika Indonesia mendapat dukungan dari pertumbuhan kelompok industri barang logam, komputer, barang elektronik, optik, dan peralatan listrik yang mencapai 9,20 persen pada triwulan II 2026. Pertumbuhan tersebut memperlihatkan bahwa industri berbasis teknologi memiliki ruang yang semakin penting dalam struktur manufaktur nasional.

Manufaktur elektronika Indonesia Perluas Akses Pasar Ekspor

Ekspansi Midea juga memperlihatkan bahwa kapasitas produksi dalam negeri tidak hanya menyasar konsumen Indonesia. Hingga 2026, perusahaan telah mengekspor sekitar dua juta unit produk ke pasar ASEAN dan Amerika Utara.

Capaian tersebut sekaligus memperkuat peluang Indonesia untuk mengambil posisi yang lebih besar dalam rantai pasok industri global. Dengan demikian, investasi manufaktur dapat menghasilkan nilai tambah melalui produksi, ekspor, pengembangan tenaga kerja, serta peningkatan kemampuan industri pendukung.

Baca Juga :  Wamenaker Soroti Regulasi dan Pengawasan untuk Jaga Industri Padat Karya Serang

Midea melalui PT Jaya Refrigeration Equipment mengembangkan fasilitas manufaktur di kawasan Cikarang dan Karawang. Fasilitas tersebut memproduksi sejumlah peralatan rumah tangga, termasuk air conditioner (AC), mesin cuci, refrigerator, dan freezer.

Pada momentum peresmian fasilitas tersebut, Midea mencatat produksi tiga juta unit. Rinciannya terdiri atas 2,25 juta unit AC, satu juta unit refrigerator, dan 367.500 unit mesin cuci.

Neraca Perdagangan Produk Elektronika Masih Perlu Diperkuat

Di tengah ekspansi produksi, pemerintah juga melihat peluang untuk memperbaiki neraca perdagangan sejumlah produk elektronik rumah tangga. Pada triwulan II 2026, AC mencatat surplus perdagangan sebesar 103,70 juta dolar AS, sedangkan refrigerator membukukan surplus 96,39 juta dolar AS.

Namun, mesin cuci masih mengalami defisit sekitar 100 juta dolar AS. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas produksi domestik perlu berjalan bersama dengan penguatan rantai pasok dan kemampuan industri menghasilkan komponen yang lebih kompetitif.

Karena itu, Kementerian Perindustrian mendorong perusahaan untuk memperluas keterlibatan industri dalam negeri. Penggunaan komponen lokal, pengembangan sumber daya manusia, penguasaan teknologi, serta inovasi menjadi bagian penting dari penguatan ekosistem manufaktur. Faisol mengatakan pengembangan fasilitas produksi Midea di Indonesia diharapkan tidak berhenti pada peningkatan jumlah produk.

Baca Juga :  Ekspor Otomotif Indonesia Didorong Meluas, Mendag Budi Santoso Bahas Peluang Pasar Global Bersama TMMIN

Pemerintah Dorong Indonesia Jadi Basis Produksi Regional

Pemerintah menggunakan sejumlah instrumen kebijakan untuk memperkuat struktur industri, antara lain Standar Nasional Indonesia (SNI) wajib dan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Kebijakan tersebut bertujuan menjaga kualitas produk sekaligus mendorong peningkatan nilai tambah di dalam negeri.

Masuknya produk Indonesia ke pasar ASEAN dan Amerika Utara menunjukkan peluang untuk memperluas fungsi Indonesia dalam jaringan produksi perusahaan multinasional. Posisi tersebut dapat semakin kuat jika industri domestik mampu memenuhi kebutuhan komponen, menjaga kualitas, dan meningkatkan efisiensi produksi.

Faisol berharap Midea terus meningkatkan peran Indonesia dalam jaringan produksi dan bisnis global perusahaan. Dengan penguatan fasilitas manufaktur dan ekosistem pendukung, Indonesia berpeluang tidak hanya menjadi pasar produk elektronik, tetapi juga menjadi salah satu basis produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar regional dan global.

Berita Terkait

Sumur Rakyat Berizin Jadi Andalan, Bahlil Siapkan Etanol untuk Kurangi Impor Bensin
Defisit APBN 2027 Turun Jadi 2,4 Persen, Suahasil Nazara Prioritaskan Efisiensi Belanja
Waralaba Lokal Bidik Pasar Global, Mendag Dorong Anak Muda Mulai Berwirausaha
BPDLH Kelola Dana Lingkungan USD1,3 Miliar, Menkeu Tekankan Transparansi dan Dampak
Ekspor Baterai Kendaraan Listrik Jadi Ujian Hilirisasi dan Tanggung Jawab Lingkungan
Menperin Sarmuji Dorong Sinkronisasi Kebijakan agar Industri Dalam Negeri Tumbuh Lebih Cepat
Ekspor Industri Mainan Naik, Kemenperin Dorong Produk Lokal Perluas Pasar Global
Koperasi Ekspor Merah Putih Buka Akses Produk Jateng ke Pasar Global
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 17:00 WIB

Sumur Rakyat Berizin Jadi Andalan, Bahlil Siapkan Etanol untuk Kurangi Impor Bensin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Defisit APBN 2027 Turun Jadi 2,4 Persen, Suahasil Nazara Prioritaskan Efisiensi Belanja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Waralaba Lokal Bidik Pasar Global, Mendag Dorong Anak Muda Mulai Berwirausaha

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:00 WIB

BPDLH Kelola Dana Lingkungan USD1,3 Miliar, Menkeu Tekankan Transparansi dan Dampak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Ekspor Baterai Kendaraan Listrik Jadi Ujian Hilirisasi dan Tanggung Jawab Lingkungan

Berita Terbaru