Riset dan Inovasi BRIN Dapat Apresiasi Presiden Prabowo, Sampah hingga Material Lokal Jadi Sorotan

- Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Riset dan Inovasi BRIN Dapat Apresiasi Presiden Prabowo (foto: kementerian Sekretariat Negara)

Riset dan Inovasi BRIN Dapat Apresiasi Presiden Prabowo (foto: kementerian Sekretariat Negara)

Sisipublik.com – Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi riset dan inovasi BRIN yang mendukung penyelesaian berbagai persoalan serta pembangunan nasional. Presiden menyampaikan apresiasi tersebut saat bertemu para periset Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dalam pertemuan itu, Presiden menyoroti sejumlah hasil penelitian BRIN yang memiliki manfaat langsung bagi masyarakat. Perhatian tersebut mencakup teknologi pengelolaan sampah, material konstruksi ramah lingkungan, rumah tahan gempa, hingga pemanfaatan limbah sawit untuk produk sepatu.

Selain itu, Presiden menilai hasil penelitian perlu terus berkembang agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, riset dan inovasi BRIN mendapat perhatian khusus, terutama yang berkaitan dengan lingkungan, pembangunan, serta pemanfaatan bahan baku lokal.

Riset dan Inovasi BRIN Dukung Pengelolaan Sampah

Kepala BRIN Arif Satria menjelaskan bahwa Presiden memberikan perhatian besar terhadap teknologi pengelolaan sampah yang dikembangkan para periset. Teknologi tersebut tersedia dalam berbagai skala sesuai kebutuhan masyarakat.

Menurut Arif, BRIN mengembangkan teknologi pengelolaan sampah mulai dari skala rumah tangga hingga kawasan perkotaan. Pengembangan tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap kebersihan lingkungan dan kualitas kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan

“Alhamdulillah, Bapak Presiden sangat gembira dan berterima kasih kepada BRIN yang telah menghasilkan berbagai terobosan inovasi-inovasi untuk menyelesaikan berbagai masalah,” ujar Arif Satria dalam keterangannya kepada awak media setelah pertemuan.

Arif menjelaskan bahwa Presiden juga menaruh perhatian pada kebersihan desa dan kota. Menurut dia, lingkungan yang sehat dan bersih dapat mendukung sektor pariwisata serta meningkatkan kenyamanan masyarakat.

Material Ramah Lingkungan Manfaatkan Bahan Baku Lokal

Selanjutnya, Presiden membahas hasil riset BRIN pada bidang material konstruksi. Salah satu inovasi tersebut berupa teknologi genteng ramah lingkungan yang memanfaatkan bahan baku lokal dari limbah sawit, limbah kelapa, dan serabut kelapa.

“Bapak Presiden sangat berkepentingan terhadap pentingnya kota yang sehat, desa yang sehat, desa yang bersih, kota yang bersih. Karena ini sangat penting untuk menunjang wisata,” kata Arif.

BRIN juga berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk menguji penggunaan genteng tersebut. Menurut Arif, material itu memiliki bobot ringan dan memanfaatkan bahan yang lebih ramah lingkungan.

Rumah Tahan Gempa dan Produk Berbasis Limbah

Selain teknologi genteng, BRIN mengembangkan sejumlah tipe rumah tahan gempa. Arif menyebut pembangunan rumah tersebut dapat berlangsung dalam waktu relatif singkat sesuai desain dan kebutuhan.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Apresiasi Petugas Upacara HUT ke-81 RI di Hambalang

“Kami berkolaborasi dengan TNI Angkatan Darat untuk melakukan uji coba pemanfaatan genteng ini. Dan kita juga punya rumah tahan gempa berbagai tipe yang bisa dibangun dalam 14 hari, dan dalam 30 hari bisa siap huni,” ujar Arif.

Di sisi lain, Presiden juga menunjukkan ketertarikan terhadap inovasi sepatu berbahan limbah sawit. Produk tersebut menjadi bagian dari upaya BRIN mengembangkan pemanfaatan limbah menjadi produk yang memiliki nilai tambah.

Arif mengatakan Presiden melihat industri sepatu sebagai salah satu sektor yang dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkembang. Karena itu, pemerintah mendorong pengembangan industri tersebut melalui pemanfaatan inovasi dan bahan baku yang tersedia di dalam negeri.

Ke depan, BRIN akan terus mengembangkan hasil penelitian yang memiliki manfaat praktis bagi masyarakat. Penguatan kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting agar teknologi hasil riset dapat melalui tahap pengujian dan pemanfaatan secara lebih luas.

Berita Terkait

Penertiban Kawasan Hutan Masuk Tahap Pengumuman, Prabowo Minta Proses Terbuka
Penguatan Pelatih Guru Jadi Strategi Kemenag Perluas Pembelajaran Numerasi Madrasah
BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 19:00 WIB

Penertiban Kawasan Hutan Masuk Tahap Pengumuman, Prabowo Minta Proses Terbuka

Sabtu, 5 September 2026 - 17:00 WIB

Penguatan Pelatih Guru Jadi Strategi Kemenag Perluas Pembelajaran Numerasi Madrasah

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Berita Terbaru