Bintang Jasa Pencipta B50 Disiapkan Prabowo, Penggagas Program Diminta Segera Didata

- Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bintang Jasa Pencipta B50 Disiapkan Prabowo, Penggagas Program Diminta Segera Didata (foto: setneg)

Bintang Jasa Pencipta B50 Disiapkan Prabowo, Penggagas Program Diminta Segera Didata (foto: setneg)

Sisipublik.com – Bintang Jasa Pencipta B50 menjadi bentuk apresiasi yang disiapkan Presiden Prabowo Subianto bagi para tokoh yang berkontribusi dalam pengembangan hingga penerapan biodiesel B50. Pemerintah menilai keberhasilan program tersebut sebagai pencapaian strategis karena membawa Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan mandatori biodiesel dengan campuran 50 persen.

Prabowo menyampaikan arahan tersebut saat meresmikan peluncuran program B50 di Rest Area KM 57 Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia meminta jajaran menteri dan pimpinan lembaga terkait segera mengidentifikasi seluruh pihak yang berperan sejak tahap pengembangan hingga implementasi program.

Bintang Jasa Pencipta B50 untuk Tokoh yang Berkontribusi

Prabowo menegaskan Bintang Jasa Pencipta B50 akan di berikan berdasarkan kontribusi nyata, bukan karena jabatan atau posisi. Oleh sebab itu, ia meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Direktur Utama Pertamina, serta pejabat terkait segera menyusun daftar nama yang layak menerima penghargaan.

Baca Juga :  Energi Hijau Jadi Prioritas, Prabowo dan Jusuf Kalla Bahas Ketahanan Energi Nasional

Menurut Presiden, pemerintah akan menggunakan daftar tersebut sebagai dasar pemberian tanda kehormatan negara kepada individu yang memberikan sumbangsih penting dalam mewujudkan program biodiesel B50.

Ia menekankan bahwa penghargaan negara harus menghargai hasil kerja, dedikasi, dan manfaat yang di rasakan masyarakat. Dengan demikian, setiap penerima di nilai berdasarkan pengabdian serta pencapaiannya bagi bangsa.

Program B50 Dinilai Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Selain memberikan apresiasi kepada para penggagas, Prabowo menilai implementasi B50 menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Di sisi lain, kebijakan tersebut juga mendukung hilirisasi industri sawit sekaligus memperkuat perekonomian Indonesia.

Baca Juga :  Prabowo Beri Arahan kepada 1.000 Perwira TNI-Polri di Bandung, Resmikan Perpustakaan dan Museum Seskoad

Presiden menyebut program B50 sebagai hasil besar yang memberikan manfaat luas bagi negara dan masyarakat. Karena itu, seluruh pihak yang berperan dalam proses pengembangannya di nilai pantas memperoleh penghormatan dari negara.

Program B50 resmi di luncurkan pada 9 Juli 2026 setelah mulai berlaku sejak 1 Juli 2026. Melalui kebijakan ini, Indonesia menjadi negara pertama yang menerapkan kewajiban penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen minyak sawit.

Target B50 Dorong Devisa, Serap CPO, dan Kurangi Emisi

Pemerintah memperkirakan implementasi B50 mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan tonggak penting dalam penguatan sektor energi dan industri nasional. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru