Sisipublik.com – Stasiun JIS mulai beroperasi pada Juni 2026 dan segera melayani pengguna KRL di lintas Tanjung Priok. Kehadiran stasiun baru ini memberi kemudahan bagi masyarakat yang ingin menuju kawasan Jakarta International Stadium (JIS) maupun permukiman di sekitarnya. Selain itu, akses transportasi publik di Jakarta Utara juga semakin terintegrasi.
PT KAI memastikan pembangunan stasiun berjalan sesuai target. Hingga April 2026, pengerjaan memasuki tahap akhir. Selanjutnya, proses penyelesaian berlangsung pada Mei 2026 sebelum layanan resmi dibuka pada bulan ini.
Stasiun JIS mulai beroperasi untuk mendukung mobilitas masyarakat yang terus meningkat. KAI menilai fasilitas tersebut dapat membantu mengurangi kepadatan kendaraan di Jakarta Utara, terutama saat berlangsung kegiatan berskala besar di kawasan stadion.
KAI membangun stasiun tersebut bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dan sejumlah pihak terkait. Kolaborasi itu bertujuan memperkuat jaringan transportasi publik yang lebih nyaman dan efisien.
Stasiun JIS Mulai Beroperasi untuk Mendukung Mobilitas
Jakarta International Stadium memiliki kapasitas sekitar 82 ribu penonton. Sebelum tersedia akses langsung, pengunjung biasanya melanjutkan perjalanan menggunakan moda transportasi lain setelah turun di stasiun terdekat.
Akibatnya, kepadatan kendaraan dan penumpukan penumpang sering terjadi ketika acara besar berlangsung. Kini, masyarakat dapat menuju kawasan stadion secara lebih praktis melalui transportasi berbasis rel.
Selain itu, integrasi antarmoda juga semakin kuat. Kondisi tersebut membuat perjalanan menuju Jakarta Utara menjadi lebih mudah sekaligus mendukung penggunaan transportasi publik.
Jumlah Penumpang KRL Tanjung Priok Terus Bertambah
KAI mencatat jumlah pengguna KRL di lintas Tanjung Priok terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022, jumlah pelanggan mencapai sekitar 1,59 juta orang.
Selanjutnya, angka tersebut meningkat menjadi sekitar 3,53 juta pelanggan pada 2025. Tren tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang memilih transportasi berbasis rel untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Karena itu, KAI terus memperkuat prasarana, elektrifikasi, serta konektivitas antarmoda. Upaya tersebut bertujuan menghadirkan layanan yang aman, nyaman, dan andal.
Dengan hadirnya stasiun baru ini, masyarakat dapat menjangkau kawasan stadion dan permukiman sekitar dengan lebih cepat. Selain meningkatkan kenyamanan perjalanan, keberadaan Stasiun JIS juga mendukung upaya mengurangi penggunaan kendaraan pribadi saat berbagai acara besar berlangsung. (j/*)










Komentar