17 Perubahan Penting Disahkan, Apa Dampaknya bagi Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia?

Revisi UU P2SK Diharapkan Memperkuat Ketahanan Keuangan Nasional di Tengah Tantangan Ekonomi Global

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

17 Perubahan Penting Disahkan, Apa Dampaknya bagi Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia? (foto: kemenkeu)

17 Perubahan Penting Disahkan, Apa Dampaknya bagi Stabilitas Sistem Keuangan Indonesia? (foto: kemenkeu)

Sisipublik.com – Pemerintah menempatkan stabilitas sistem keuangan sebagai salah satu prioritas utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Langkah tersebut semakin kuat setelah DPR RI mengesahkan revisi Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK) dalam rapat paripurna pada Kamis, 4 Juni 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, menilai revisi regulasi tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat daya tahan sektor keuangan Indonesia. Selain itu, aturan baru ini diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi global yang masih berlangsung.

Menurut Purbaya, stabilitas sistem keuangan membutuhkan regulasi yang mampu mengikuti perkembangan industri jasa keuangan.

Di sisi lain, pemerintah juga ingin memperkuat koordinasi antarotoritas dalam menjaga kesehatan sistem keuangan nasional. Langkah tersebut di nilai penting untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik sekaligus meningkatkan kepercayaan pelaku usaha dan masyarakat.

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp31 Ribu, Simak Daftar Lengkap per Gram

Purbaya sekaligus Ketua Dewan Komisioner LPS, menjelaskan bahwa kondisi ekonomi global masih menghadapi berbagai tantangan. dinamika global, gangguan rantai pasok, serta potensi kenaikan harga energi masih menjadi faktor yang perlu di cermati. Indonesia mampu mempertahankan kinerja ekonomi yang relatif positif di bandingkan banyak negara lainnya.

Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama 2026 berada di atas rata-rata negara anggota G20 dan ASEAN. Selain itu, inflasi nasional juga tetap terjaga pada tingkat yang terkendali sehingga memberikan ruang bagi aktivitas ekonomi untuk terus berkembang.

Revisi UU P2SK sendiri mencakup 17 topik utama yang di rancang untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Baca Juga :  Sukses Haji 2026, Prabowo Sampaikan Apresiasi untuk Petugas dan Jemaah

Beberapa poin penting dalam revisi tersebut meliputi penguatan kelembagaan LPS, OJK, dan Bank Indonesia. Selain itu, aturan baru juga mengatur perluasan usaha perbankan dan perbankan syariah, penguatan pengawasan aset kripto, pembentukan pusat finansial internasional Indonesia, serta penyempurnaan mekanisme penanganan layanan pinjaman digital yang tidak berizin.

Tak hanya itu, revisi UU P2SK juga mencakup penguatan pengawasan perbankan, dukungan bagi penyelesaian piutang UMKM, pengembangan bursa mineral dan komoditas strategis, hingga penerbitan instrumen pembiayaan baru yang mendukung pembangunan nasional.

Pemerintah berharap revisi UU P2SK dapat menjadi landasan hukum yang lebih kuat untuk memperkuat sektor keuangan nasional. Dengan sistem keuangan yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, Indonesia di harapkan mampu menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang. (j/*)

Berita Terkait

Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri
Sidang Kabinet Paripurna 2026 Jadi Momentum Evaluasi Kinerja, Prabowo Perkuat Langkah Menuju Tahun Kedua Pemerintahan
Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Proyek LNG Abadi Masela Serap 12.000 Pekerja, Prioritaskan 30 Persen Tenaga Kerja Lokal Maluku
TNI dan Polri Anak Kandung Rakyat, Prabowo Tegaskan Peran Nyata Dukung Masyarakat dan Ketahanan Pangan
Prabowo Pimpin Panen Raya Serentak 43 Titik di Malang, Upaya Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
Cara Lihat Lowongan Magang Program Magang Nasional 2026, Cek Ribuan Kesempatan dari Berbagai Perusahaan
LNG Abadi Masela Resmi Dimulai, Prabowo Sebut Jadi Penggerak Kemandirian Energi Nasional

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 20:30 WIB

Gas Blok Masela Diprioritaskan untuk Domestik, 60 Persen Produksi Masuk Pasar Dalam Negeri

Senin, 20 Juli 2026 - 19:30 WIB

Sidang Kabinet Paripurna 2026 Jadi Momentum Evaluasi Kinerja, Prabowo Perkuat Langkah Menuju Tahun Kedua Pemerintahan

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:00 WIB

Petani Sawit Produktif Dorong Sembilan Usulan Strategis untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:30 WIB

Proyek LNG Abadi Masela Serap 12.000 Pekerja, Prioritaskan 30 Persen Tenaga Kerja Lokal Maluku

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:00 WIB

TNI dan Polri Anak Kandung Rakyat, Prabowo Tegaskan Peran Nyata Dukung Masyarakat dan Ketahanan Pangan

Berita Terbaru