Libatkan Kantin Sekolah, Mendikdasmen Siapkan Penyesuaian Skema Program Makan Bergizi Gratis

- Jurnalis

Minggu, 14 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Libatkan Kantin Sekolah, Mendikdasmen Siapkan Penyesuaian Skema Program Makan Bergizi Gratis (foto: kemendikdasmen)

Libatkan Kantin Sekolah, Mendikdasmen Siapkan Penyesuaian Skema Program Makan Bergizi Gratis (foto: kemendikdasmen)

Sisipublik.com – Program Makan Bergizi Gratis terus menjadi salah satu program prioritas pemerintah untuk mendukung kualitas kesehatan dan pendidikan peserta didik di Indonesia. Pemerintah juga membuka peluang Libatkan Kantin Sekolah dalam penyediaan makanan bergizi agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seimbang antara kemampuan akademik dan kondisi fisik. Menurutnya, asupan gizi yang baik akan membantu anak-anak tumbuh sehat dan memiliki daya saing di masa depan.

Program Makan Bergizi Gratis saat ini telah menjangkau sebagian besar siswa di Indonesia. Berdasarkan data yang terintegrasi dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), sebanyak 43,4 juta siswa atau sekitar 80,94 persen dari total 53,5 juta peserta didik menerima manfaat program tersebut. Tingginya antusiasme siswa juga menjadi salah satu alasan pemerintah melanjutkan program tersebut.

Baca Juga :  Rekor Gol Piala Dunia: Lionel Messi Ukir Hattrick dan Samai Catatan Legendaris Miroslav Klose

Program Makan Bergizi Gratis Jangkau Mayoritas Siswa

Saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Sabtu (13/6), Abdul Mu’ti menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen melanjutkan MBG sebagai bagian dari upaya mencetak generasi yang sehat dan unggul.

Selain itu, pemerintah memanfaatkan data Dapodik untuk memastikan penyaluran bantuan berlangsung lebih akurat sesuai identitas dan alamat masing-masing siswa.

Program Makan Bergizi Gratis Buka Peluang Libatkan Kantin Sekolah

Program Makan Bergizi Gratis juga akan mengalami sejumlah penyesuaian agar distribusi makanan semakin tepat sasaran. Pemerintah akan memprioritaskan sekolah yang memiliki tingkat kebutuhan gizi lebih tinggi.

Di samping itu, pemerintah membuka peluang bagi kantin maupun dapur sekolah untuk ikut menyediakan makanan bergizi. Dengan demikian, penyediaan makanan tidak selalu bergantung pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Baca Juga :  IIMS Surabaya 2026 Cetak Rekor Kunjungan, Lebih dari 36 Ribu Pengunjung Hadiri Pameran Otomotif

Meski begitu, seluruh proses penyediaan makanan tetap berada dalam pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) agar kualitas dan keamanan pangan tetap terjaga.

Pemerintah Perkuat Evaluasi Penyedia Makanan

Sementara itu, Abdul Mu’ti juga menanggapi sejumlah kasus gangguan kesehatan akibat makanan yang sempat terjadi di beberapa daerah. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut tidak memengaruhi kelanjutan program secara nasional.

Pemerintah memilih memperkuat evaluasi terhadap penyedia makanan yang tidak memenuhi standar. Selain itu, pihak terkait dapat menghentikan operasional dapur atau mencabut izin penyedia yang terbukti lalai.

Sebaliknya, penyedia yang menjalankan standar keamanan pangan dengan baik akan tetap melanjutkan layanan kepada para siswa.

Melalui langkah tersebut, pemerintah berharap MBG menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat, cerdas, dan memiliki daya tahan fisik yang optimal. (j/*)

Berita Terkait

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Skrining Mata Kemenkes Sasar 60.000 Siswa dan Pekerja, Layanan Diperluas ke Puskesmas
Kabut Asap Ancam Kesehatan, Menkes Prioritaskan Perlindungan Kelompok Rentan
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Dua Perkuat Sektor Pertahanan
Berita ini 16 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Skrining Mata Kemenkes Sasar 60.000 Siswa dan Pekerja, Layanan Diperluas ke Puskesmas

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kabut Asap Ancam Kesehatan, Menkes Prioritaskan Perlindungan Kelompok Rentan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Berita Terbaru