199 dari 540 Penyulang Kembali Beroperasi, PLN Percepat Normalisasi Listrik Pasca Gangguan Listrik Sumatera

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gardu Induk (foto: id.wikipedia)

Gardu Induk (foto: id.wikipedia)

Sisipublik.com – PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan dan normalisasi pasokan listrik di sejumlah wilayah Sumatera setelah gangguan sistem kelistrikan terjadi pada Jumat (22/5/2026). Langkah tersebut di lakukan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas tanpa terganggu pemadaman berkepanjangan.

Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, mengatakan proses pemulihan berlangsung secara bertahap dan menunjukkan perkembangan signifikan.

“Hingga saat ini, PLN telah mengoperasikan kembali 199 penyulang dari total 540 penyulang yang terdampak,” ujar Darma di Medan, Sabtu (23/5/2026), di kutip dari Antara.

PLN juga terus menormalkan sistem kelistrikan agar seluruh wilayah terdampak segera kembali menikmati pasokan listrik secara penuh.

Baca Juga :  Hasil Australian Open 2026: Ana/Trias Lolos ke Final Setelah Kalahkan Wakil Taiwan

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan gangguan sistem kelistrikan terjadi akibat cuaca yang kurang mendukung yang memengaruhi sistem transmisi utama Sumatera.

Gangguan muncul pada ruas transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai pada Jumat (22/5/2026) pukul 18.44 WIB. Kondisi tersebut memicu penurunan frekuensi akibat beban berat pembangkit dan menimbulkan efek di sejumlah wilayah Sumatera.

PLN langsung bergerak cepat setelah gangguan terjadi. Dalam waktu sekitar dua jam, tim berhasil memperbaiki jaringan transmisi utama. Setelah itu, PLN melanjutkan proses pemulihan dengan menyalakan kembali pembangkit listrik secara bertahap dan sistematis.

Menurut Darmawan, jenis pembangkit menentukan kecepatan pemulihan pasokan listrik. Pembangkit hidro dan gas dapat beroperasi lebih cepat untuk membantu suplai listrik, sedangkan pembangkit thermal seperti PLTU memerlukan waktu sekitar 15 hingga 20 jam hingga kembali beroperasi penuh.

Baca Juga :  Kolaborasi Riset dan Industri Jadi Kunci Hilirisasi, Rosan Ungkap Strategi Percepat Investasi Nasional

Sejumlah daerah yang menjadi fokus pemulihan meliputi Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, dan Aceh.

Petugas PLN terus bekerja selama 24 jam untuk memastikan sistem kelistrikan kembali stabil dan pasokan listrik pulih secara optimal.

“Kami memahami ketidaknyamanan pelanggan dan terus berupaya mempercepat pemulihan listrik secara bertahap dan andal,” ujar Darma.

PLN juga membuka akses informasi perkembangan penanganan gangguan melalui kanal resmi perusahaan agar masyarakat dapat memantau proses pemulihan secara berkala. (j/*)

Berita Terkait

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar
Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin
Syarikat Islam Perkuat Dakwah Ekonomi, Bidik Pasar Koperasi Desa
Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar
Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami
Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data
SMA Unggul Garuda Perluas Akses Sekolah Unggulan hingga Empat Daerah
Kedelai Grobogan Ditargetkan Tembus 3 Ton per Hektare, Kementan Siapkan Ekspansi Lahan
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:00 WIB

Sertipikasi Tanah Pulau Kecil Dikebut, 15.977 Pulau di Indonesia Belum Terdaftar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kementan-Kemenko PM Perkuat Hilirisasi Pertanian untuk Buka Peluang Usaha di Daerah Miskin

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Revitalisasi Sekolah di Bali Naik Jadi 401 Unit, Perbaikan Infrastruktur Dukung Kenyamanan Belajar

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:00 WIB

Bhumi ATR/BPN Bantu Cek Peta Bidang Tanah, Ini Batasan Informasi yang Perlu Dipahami

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Digitalisasi Bansos Perkuat Verifikasi Penerima, Kemensos Buka Akses Pengawasan Data

Berita Terbaru