Kemandirian Ekonomi Menjadi Agenda Utama, Prabowo Dorong Kampus Perkuat Riset dan Inovasi Nasional

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemandirian Ekonomi Menjadi Agenda Utama, Prabowo Dorong Kampus Perkuat Riset dan Inovasi Nasional (foto: setneg)

Kemandirian Ekonomi Menjadi Agenda Utama, Prabowo Dorong Kampus Perkuat Riset dan Inovasi Nasional (foto: setneg)

Sisipublik.com – Kemandirian Ekonomi menjadi Agenda utama dalam Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026). Presiden Prabowo Subianto membuka langsung forum tersebut sekaligus mengajak perguruan tinggi memperkuat peran sebagai penggerak riset, inovasi, dan pembangunan nasional.

Kegiatan itu menghadirkan ribuan peserta dari kalangan akademisi, peneliti, pemerintah, hingga pelaku industri. Melalui forum tersebut, pemerintah ingin memperluas kolaborasi agar hasil penelitian mampu menjawab kebutuhan bangsa sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Kemandirian Ekonomi Diperkuat Lewat Kolaborasi Kampus

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto melaporkan Kemandirian Ekonomi menjadi semangat yang mengiringi pelaksanaan Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026. Forum tersebut di ikuti lebih dari 2.600 peserta yang terdiri atas 219 rektor, 44 direktur perguruan tinggi vokasi, enam pimpinan perguruan tinggi, 1.596 dosen, ilmuwan, peneliti, termasuk sekitar 300 peneliti BRIN, serta lebih dari 635 mitra kolaborasi.

Brian menjelaskan KSTI merupakan inisiatif Presiden Prabowo yang pertama kali berlangsung di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Agustus 2025. Tahun ini, pemerintah kembali menggelarnya untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, dunia usaha, industri, masyarakat, dan pemerintah.

Baca Juga :  Pembiayaan Perumahan Diperkuat, Kementerian PKP Dorong UMKM dan Program 3 Juta Rumah

Selain itu, forum tersebut mengusung tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia. Tema itu sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menempatkan ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai fondasi dalam meningkatkan daya saing Indonesia.

Menurut Brian, kementeriannya terus mendorong seluruh perguruan tinggi agar menghasilkan riset yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kampus juga di harapkan menghadirkan inovasi yang mampu mendukung program pembangunan secara berkelanjutan.

Presiden Prabowo Minta Kampus Menjadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo memberikan apresiasi kepada para guru besar, akademisi, peneliti, serta pimpinan perguruan tinggi yang menghadiri Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026.

Presiden menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun Indonesia melalui pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Karena itu, pemerintah ingin memanfaatkan potensi besar yang di miliki kampus untuk mempercepat kemajuan bangsa.

Prabowo juga menegaskan bahwa para guru besar dan akademisi merupakan sumber daya intelektual yang mampu melahirkan berbagai solusi atas tantangan nasional. Oleh sebab itu, pemerintah mengajak seluruh perguruan tinggi memperkuat kontribusi dalam pembangunan ekonomi maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :  Apresiasi Wakil Perdana Menteri Qatar ke Pengawal Wanita Kunjungan di Kemenhan

Kemandirian Ekonomi menjadi Agenda utama Perkuat Sinergi Pemerintah dan Akademisi

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo mengaku bangga dapat kembali berdialog dengan para rektor dari seluruh Indonesia. Pertemuan kali ini menjadi agenda keempat sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

Sebelumnya, Presiden telah menggelar dua pertemuan di Istana Merdeka dan satu pertemuan di Institut Teknologi Bandung. Rangkaian dialog tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi yang erat dengan kalangan akademisi.

Sarasehan Kebangsaan KSTI 2026 juga di hadiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para menteri Kabinet Merah Putih, Jaksa Agung S.T. Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Melalui forum ini, pemerintah berharap kolaborasi antara kampus, industri, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat. Dengan sinergi tersebut, riset dan inovasi di harapkan mampu melahirkan berbagai solusi nyata yang mendukung Kemandirian Ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan Indonesia. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru