Polri Harus Lindungi Rakyat, Prabowo Tekankan Peran Strategis Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri Harus Lindungi Rakyat, Prabowo Tekankan Peran Strategis Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional (foto: ntvnews)

Polri Harus Lindungi Rakyat, Prabowo Tekankan Peran Strategis Kepolisian Jaga Stabilitas Nasional (foto: ntvnews)

Sisipublik.com – Polri Harus Lindungi Rakyat menjadi pesan utama Presiden Prabowo Subianto saat memimpin peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Bhayangkara. Ia meminta seluruh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap pelaksanaan tugas. Menurutnya, Polri harus selalu hadir untuk memberikan perlindungan, pelayanan, dan pengabdian kepada bangsa serta negara.

Presiden menyampaikan pesan tersebut dalam upacara HUT Ke-80 Bhayangkara yang berlangsung di Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026). Di hadapan peserta upacara, Prabowo menegaskan bahwa keberadaan Polri memiliki peran penting untuk menjaga rasa aman sekaligus mendukung jalannya pembangunan nasional.

Polri Harus Lindungi Rakyat Demi Mendukung Transformasi Nasional

Selain menyoroti tugas utama kepolisian, Polri Harus Lindungi Rakyat juga menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menjalankan transformasi nasional. Prabowo menjelaskan bahwa Indonesia kini memasuki fase strategis yang membawa perubahan besar di berbagai bidang. Pada saat yang sama, dunia masih menghadapi ketidakpastian, ketegangan geopolitik, hingga berbagai konflik yang memengaruhi stabilitas global.

Baca Juga :  Kyohei Yoshino Resmi Perkuat Persija, Shin Tae-yong Tambah Kekuatan di Lini Tengah

Oleh sebab itu, pemerintah terus memperkuat transformasi pada sektor ekonomi, birokrasi, pendidikan, ketahanan pangan, hingga energi. Langkah tersebut bertujuan membangun Indonesia sebagai negara yang modern, makmur, berkeadilan, dan memiliki kedaulatan yang kuat.

Menurut Prabowo, seluruh program pembangunan memerlukan situasi yang aman agar setiap kebijakan dapat berjalan secara optimal. Karena itu, aparat kepolisian memegang tanggung jawab besar dalam menciptakan keamanan yang mendukung aktivitas masyarakat maupun dunia usaha.

Stabilitas Menjadi Kunci Pembangunan dan Investasi

Selanjutnya, Presiden menegaskan bahwa keamanan menjadi fondasi utama bagi kemajuan bangsa. Ia menjelaskan bahwa kemakmuran tidak dapat tercapai tanpa stabilitas. Selain itu, pembangunan juga memerlukan kondisi yang kondusif agar seluruh program pemerintah dapat terlaksana sesuai rencana.

Baca Juga :  Putri KW Kalahkan Wang Zhi Yi, Melaju ke Semifinal Japan Open 2026

Prabowo juga menilai investasi hanya akan tumbuh apabila terdapat kepastian hukum yang mampu memberikan rasa aman kepada pelaku usaha. Di sisi lain, pemerintahan yang bersih dan memiliki kompetensi tinggi menjadi syarat penting untuk menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kesejahteraan nasional hanya dapat diwujudkan jika ketertiban tetap terpelihara. Karena alasan tersebut, Polri memiliki posisi yang sangat strategis dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung keberhasilan agenda pembangunan nasional.

Menutup pidatonya, Prabowo kembali menekankan bahwa peran kepolisian sangat menentukan masa depan Indonesia. Ia berharap seluruh anggota Polri terus menjalankan tugas secara profesional, mengutamakan kepentingan rakyat, serta menjaga stabilitas demi mendukung terwujudnya Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera. (j/*)

Berita Terkait

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu
Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok
Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik
Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai
KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul
Panglima Jilah Dorong Masyarakat Adat Jadi Mitra Penanganan Karhutla di Kalbar
Kolaborasi Peraih Nobel dan Peneliti Indonesia Didorong Prabowo untuk Perkuat Riset Nasional
Muktamar ke-35 NU Resmi Dibuka Prabowo, Forum Lima Tahunan Mulai Bahas Arah Organisasi
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 09:00 WIB

BTA 2023 Mulai Dioptimalkan, Indonesia-Malaysia Fokus Perdagangan Entikong-Tebedu

Rabu, 2 September 2026 - 19:26 WIB

Sapaan Hangat Mahasiswa Indonesia Sambut Kunjungan Prabowo di Vladivostok

Selasa, 1 September 2026 - 09:00 WIB

Seleksi PPIH 2027 Gandeng BKN, CAT Digelar Serentak di 34 Titik

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:01 WIB

Muktamar ke-35 NU Resmi Berakhir, Kepemimpinan Baru PBNU 2026-2031 Dimulai

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:00 WIB

KH Miftachul Akhyar Terpilih Lagi, AHWA Minta Semua Potensi NU Dirangkul

Berita Terbaru