Optimalisasi Aset Negara Jadi Sorotan, Mengapa Kebun Raya Bogor Dijadikan Percontohan Nasional?

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Optimalisasi Aset Negara Jadi Sorotan, Mengapa Kebun Raya Bogor Dijadikan Percontohan Nasional? (foto: kebunraya)

Optimalisasi Aset Negara Jadi Sorotan, Mengapa Kebun Raya Bogor Dijadikan Percontohan Nasional? (foto: kebunraya)

Sisipublik.com – Kebun Raya Bogor menjadi contoh nyata dalam upaya optimalisasi aset negara yang mampu mendukung penerimaan negara sekaligus menjaga fungsi konservasi. Model kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Mitra Natura Raya mendapat perhatian karena dinilai berhasil menghadirkan pengelolaan yang produktif dan berkelanjutan.

Melalui skema kemitraan pemerintah dan badan usaha (KPBU), pengelolaan kawasan tersebut tidak hanya mendukung kegiatan riset dan edukasi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Karena itu, pemerintah menilai pola kerja sama tersebut layak menjadi referensi bagi berbagai instansi.

Model Kemitraan Dinilai Efektif

Kementerian Keuangan menempatkan Kebun Raya Bogor sebagai percontohan nasional dalam pemanfaatan aset negara. Penilaian tersebut muncul setelah model kemitraan yang di jalankan mampu menunjukkan keseimbangan antara aspek ekonomi, konservasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Baca Juga :  Jadwal Car Free Day Jakarta Hari Ini Berlangsung di Dua Kawasan Utama

Pimpinan Bimbingan Teknis (Bimtek) PNBP 2026, Moedji Sampurnanto, menjelaskan bahwa keterlibatan pihak swasta dapat membantu pemerintah mengelola aset secara lebih optimal. Menurutnya, kolaborasi yang tepat mampu meningkatkan kualitas pengelolaan sekaligus memberikan nilai tambah bagi negara.

Selain itu, kerja sama tersebut menunjukkan bahwa aset milik pemerintah dapat menghasilkan manfaat ekonomi tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai sarana penelitian dan pelestarian lingkungan.

Optimalisasi Aset Negara Jadi Acuan Baru

Keberhasilan optimalisasi aset negara di Kebun Raya Bogor kini menjadi perhatian berbagai kementerian dan lembaga. Pemerintah melihat pola ini sebagai salah satu langkah yang dapat memperkuat tata kelola aset publik secara profesional.

Di sisi lain, model tersebut membuktikan bahwa kolaborasi dengan sektor swasta dapat berjalan sejalan dengan kepentingan publik. Pengelola tetap menjaga kawasan sebagai pusat konservasi, edukasi, dan riset, sambil membuka peluang peningkatan penerimaan negara.

Baca Juga :  Pembangkit Trisakti Tambah 20 MW, PLN Nusa Daya Perkuat Listrik Kalimantan

Pendekatan ini juga mendukung pengembangan ekonomi hijau yang semakin menjadi fokus dalam berbagai program pembangunan nasional.

Mitra Natura Raya Kantongi Persetujuan Resmi

PT Mitra Natura Raya tercatat sebagai salah satu perusahaan yang memperoleh persetujuan sebagai Mitra Instansi Pengelola (MIP). Persetujuan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 58/PMK.02/2023 tentang Tata Cara Pengelolaan PNBP.

Melalui regulasi itu, pemerintah membuka kesempatan bagi perusahaan yang memenuhi persyaratan untuk ikut mendukung pengelolaan aset negara. Namun, setiap mitra tetap harus memenuhi standar dan kualifikasi yang telah di tetapkan.

Dengan adanya mekanisme tersebut, pemerintah berharap kualitas layanan publik semakin meningkat. Selain itu, pengelolaan aset negara juga dapat berlangsung lebih efisien, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. (j/*)

Berita Terkait

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan
Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda
Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura
Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta
Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat
Karhutla Tanjung Puting Meluas, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan 200 Titik Bor Air
KDKMP Sorowako Dorong Hilirisasi Pertanian, Produk Lokal Kuasai 70 Persen Gerai
Pelatihan Vokasi Kemnaker di NTT Sasar Pemulihan Ekonomi Penyintas Gempa
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Kelapa Parut Kering Jadi Peluang Usaha Baru bagi Warga Pulau Bacan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Kilang LPG Cilamaya Pasok 160 Ton per Hari, Perkuat Kemandirian Energi Jabar dan Jakarta

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Longsor Tapan–Jambi Rusak Delapan Titik Jalan, Kementerian PU Kerahkan Alat Berat

Berita Terbaru