GATF 2026 Dorong Wisata Domestik di Tengah Pertumbuhan Perjalanan Wisnus

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GATF 2026 yang menjadi momentum promosi perjalanan dan destinasi wisata Indonesia.(foto: kementerian pariwisata)

GATF 2026 yang menjadi momentum promosi perjalanan dan destinasi wisata Indonesia.(foto: kementerian pariwisata)

Sisipublik.com – GATF 2026 menjadi momentum Kementerian Pariwisata memperkuat pasar wisata domestik di tengah tingginya mobilitas wisatawan nusantara.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat untuk berwisata di dalam negeri. Karena itu, pemerintah ingin memperluas pilihan perjalanan sekaligus mendorong masyarakat mengenal lebih banyak destinasi Indonesia.

GATF 2026 Manfaatkan Pertumbuhan Perjalanan Wisnus

Badan Pusat Statistik mencatat 630,41 juta perjalanan wisnus sepanjang Januari–Juni 2026, meningkat 2,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Menurut Ni Made, kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku pariwisata untuk menawarkan produk perjalanan yang semakin beragam. Pemerintah juga berharap peningkatan mobilitas wisatawan memberikan manfaat lebih luas bagi daerah tujuan.

“Potensi ini perlu terus dioptimalkan agar semakin banyak masyarakat melakukan perjalanan dan mengenal keragaman destinasi di Indonesia,” kata Ni Made dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Baca Juga :  INSA Yacht Festival 2026 Perkuat Wisata Bahari dan Marine Lifestyle Indonesia

Selanjutnya, Kemenpar melihat perjalanan domestik tidak hanya berkaitan dengan aktivitas wisata. Pergerakan wisatawan turut menciptakan permintaan bagi transportasi, akomodasi, kuliner, atraksi, ekonomi kreatif, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pilihan Destinasi dan Konektivitas Jadi Penggerak

GATF 2026 berlangsung pada 28–30 Agustus 2026. Gelaran tersebut hadir secara serentak di tujuh kota, yakni Jakarta, Medan, Palembang, Surabaya, Denpasar, Makassar, dan Jayapura.

Di Jakarta, kegiatan berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC). Selain menyediakan pilihan perjalanan, gelaran tersebut mempertemukan masyarakat dengan berbagai produk dan layanan pariwisata.

Kemenpar juga menghadirkan delapan seller yang telah melalui proses kurasi. Mereka terdiri atas Selaras Jiwo Journey, PT Flores Fantastic Tours, Remen Jawi, Tanjung Lesung Resort, Antik Hospitality Service, Sejiva, Explorer.id, serta Always Tour & Event Management.

Baca Juga :  Garut International Kite Festival 2026 Hadirkan Peserta dari 13 Negara, Langit Tepas Papandayan Penuh Warna

Dengan pilihan tersebut, masyarakat dapat memperoleh referensi perjalanan ke berbagai destinasi Indonesia. Selain itu, konektivitas penerbangan menjadi bagian penting untuk membuka akses menuju daerah tujuan wisata.

Ni Made menilai konektivitas yang semakin baik perlu berjalan bersama kesiapan produk dan layanan.

Kemenpar Dorong Dampak Ekonomi ke Daerah

Kemenpar menilai peningkatan perjalanan domestik dapat memperluas permintaan terhadap transportasi, akomodasi, kuliner, atraksi, dan produk ekonomi kreatif di daerah tujuan.

Karena itu, Kemenpar mendorong kolaborasi dengan pelaku usaha dan pemangku kepentingan. Pemerintah ingin menjaga momentum pertumbuhan wisnus sekaligus memastikan manfaat pariwisata menjangkau masyarakat di daerah.

“Harapannya, peningkatan perjalanan wisatawan nusantara tidak hanya membuat semakin banyak masyarakat mengenal Indonesia, tetapi juga meningkatkan perputaran ekonomi,” ujar Ni Made.

Berita Terkait

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda
Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura
Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN
Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka
Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global
Michelin Keys 2026 Bertambah, 47 Hotel Indonesia Raih Pengakuan Global
Perluas Pasar Jepang, Kemenpar Dorong Wisatawan Jelajahi Destinasi di Luar Bali
Event by Indonesia Catat Dampak Ekonomi Rp1,09 Triliun, Konser Internasional Jadi Penggerak Pariwisata
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Wisata Edukasi Australia, Kemenpar Kenalkan Warisan Jakarta kepada 43 Calon Pemimpin Muda

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Wisata Kebugaran dan Kuliner Yogyakarta Dibidik untuk Pasar Singapura

Jumat, 9 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Indonesia Jadi Pusat Koordinasi Kompetensi Tenaga Pariwisata ASEAN

Selasa, 29 September 2026 - 09:00 WIB

Greater Bay Airlines Buka Rute Hong Kong-Surabaya, Peluang Wisata Jawa Timur Makin Terbuka

Selasa, 29 September 2026 - 07:00 WIB

Indonesia Tourism Outlook 2026/2027 Jadi Acuan Pariwisata Indonesia Hadapi Perubahan Global

Berita Terbaru